
Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....
Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...
Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...
Happy reading
"Del,entah ini kesalahan atau memang sudah ditakdirkan, gue bakal tanggung jawab, lu harus yakin sama gue ya beb!" ucap Riko.
"Hahahhaha"Adelia tertawa terbahak-bahak.
Riko mencolek kepala Adelia saat ada orang yang mau bertanggung jawab tapi ditertawakan.
"Gimana sih ni bocah, gue tanggung jawab malah lu ngetawain!" Ucap Riko sewot.
"Adel ketawa dipanggil beb..beb?hihihi geli banget dengernya hihihihi" Adel masih tertawa.
"Beb kan romantis gitu!, jadi..."
"Gue masih bingung kak dengan semua yang terjadi, mungkin hanya satu malam cuma bisa saja merubah hidup Adel"
"Kenapa bingung?"
"Adel mungkin udah dijodohin tapi hanya pembicaraan orang tua, tapi ga tau itu sudah fix atau belum, Adel juga ga tau posisi perjodohan itu seperti apa sekarang, semua serba membingungkan...apa memang jodoh Adel menerima perjodohan ini atau enggak, itu juga Adel ga tau!, Adel cuma dikasih tau aja kalau dulu orang tua pas masih kecil pernah ngobrol mau jodohin anak-anaknya, dan sebisa mungkin bisa menjaga diri sampai waktunya tiba" jelas Adelia.
"Apa dengan yang terjadi semalam orang yang dijodohin sama lu, masih bisa nerima?"
__ADS_1
"Adel tentu saja nggak tau kak, Adel nggak yakin juga"
"Kok gue liat, lu ceritain sesuatu yang kayak ada tapi kayak nggak ada beb?"
"Entahlah"
Mereka terdiam sejenak, memikirkan apa yang harus dilakukan.
"Seharusnya Adel kan marah sama kak Riko udah..."
"Nggak kebalik beb? harusnya kan gue yang marah karena emmm...."
"Ih kakak!!!"
"Gini beb, gue sekarang udah tau posisi lu beb, tapi izinkan gue tanggung jawab, gue mau nikahin lu, gue bilang sama orang tua lu ya beb" pinta Riko.
"Kenapa lu panik gitu, gue ga cerita sampai detail semalam sama orang tua lu kok, cuma garis besarnya aja hehheheh"
"Bisa gawat kak, uang jajan Adel bisa distop dikira Adel jadi anak nakal disini"
"Tenang aja nanti gue yang kasih uang jajan kok, udah pokoknya lu terima atau ga terima yang jelas gue serius sama lu"
"Tapi..."
"Lu nggak mikir apa? kali aja udah ada baby R di perut mommynya". Riko mengelus perut Adelia. Adelia syok mendengar ucapan Riko.
"Tuh kan muka lu dah pucat, orang hamil kan biasanya agak pucat gitu!"
__ADS_1
"Yang bener kak! waduh gimana ini Adel pulang bawa bocil, apa mommy ga ngamuk, aduh gimana ya!"
"Jadi..?" Tanya Riko sekali lagi. Tapi Adelia ga bisa menjawabnya.
"Diam artinya setuju!"
"Ehhh...eh...ga bisa begitu kak"
"Istirahatlah, biar baby R tumbuh sehat!" ledek Riko.
"Gue pulang dulu, emm lu masih ingat nama gue kan?"
"Iya, Riko!"
"Riko Liandro dan elu Adelia Xavier kan?"
"Lho kok tau kak?" Adelia penasaran kenapa Riko tau namanya.
"Buat persiapan ijab qobul, Adelia Xavier binti Rifki Xavier hehhehe" ledek Riko. Sebelum Adelia sewot mendengarnya Riko segera mengambil tasnya dan mengecup kening Adelia.
"Gue pulang beb, jaga mommy baik-baik ya nak!" Riko tersenyum.
"Ugh kakak!!"
Riko meninggalkan Adelia di apartemennya. Dan selanjutnya dia harus bergegas menyelesaikan apa yang harus dilakukan.
Gercep Riko! halal-in Adelia..
__ADS_1
Kak Fizhi dukung kalau sudah terlanjur terjadi sesuatu begini. Alex..gimana ya nasib Alex, secara sekarang dia masih bertahan menjomblo...