Penguntit Jodoh

Penguntit Jodoh
Lulus dan Kuliah


__ADS_3

#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....


#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...


#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...


#Happy reading


Dan beberapa bulan kemudian Adelia sudah lulus sekolah dan sesuai dengan keputusan yang diambil oleh mommynya dia diperbolehkan untuk mengambil kuliah di Amsterdam dengan sebuah misi yaitu mencari tahu tentang Alex.


Berbekal data yang sudah di carinya mengenai lelaki yang dijodohkan dengan dia yaitu Alex, Adelia juga mencoba untuk mendaftar di kampus yang sama ada jurusan hubungan internasional.


Karena mommy Angelica sudah mengambil keputusan memperbolehkan Adelia berkuliah di Amsterdam mau nggak mau daddy Rifki juga menyetujuinya walaupun sebenarnya agak keberatan dia harus berjauhan dengan anak perempuannya, tentu saja dia akan sangat merindukan Adelia karena selama ini daddy dan Adelia hubungannya sangat dekat, daddy Rifki merupakan Daddy yang luar biasa.


Jika mommy meminta ijin dulu pada daddy tentu saja daddy akan menolaknya, karena tanpa mencari tahu Alex terlebih dahulu mereka juga pasti suatu saat akan dipertemukan.


Daddy dan mommy mereka mengantarkan Adelia ke Amsterdam dan memastikan Adelia menempati apartemen yang nyaman, setidaknya mommy dan daddy merasa tenang jika mereka meninggalkan Adelia sendirian di Amsterdam.

__ADS_1


Setelah selesai segala urusan mommy dan daddy segera kembali ke Indonesia.


Melihat pengumuman kelulusan di kampusnya dia melihat beberapa daftar calon mahasiswa yang diterima dan di situ ada nama Alex Ferdinand.


"Yes, akhirnya dia lulus juga, akhirnya bisa bareng!" seru Adelia.


Lalu Adelia berpikir sejenak, dia berfikir lebih baik dia bisa dekat dengan Alex namun tanpa sepengetahuan Alex bahwa dia merupakan orang yang dijodohkan dengannya, karena memang belum waktunya mereka di pertemukan.


"Setidaknya gue tahu kehidupan dia sebelum menuju tahap serius, jadi kayaknya gue mau menyamar buat menutupi jati diri gue mumpung disini nggak ada yang kenal gue dan gue bisa merubah jati diri gue di sini" ide Adelia mulai memenuhi otaknya.


Adelia mempersiapkan beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk melancarkan keinginannya untuk menyamar menjadi orang yang kutu buku dan agak culun juga cupu. Adelia memiliki paras yang cantik namun karena obsesinya ingin dekat dengan Alex tanpa diketahui yang akhirnya menutupi kecantikannya dengan tampilan yang sangat biasa dan sangat cupu.


Menggunakan baju yang jauh dari feminim dan terkesan jadul serta tidak mengikuti mode pakaian terbaru, pakai kacamata besar, rambut yang agak acak-acakan.


"Oh my God, ih ini sih cupu pakai banget kayaknya mommy sama daddy juga nggak bakal kenal sama gue!" gumam Adelia.


Pengumpulan mahasiswa baru di kampus diadakan untuk melaksanakan masa pengenalan kampus.

__ADS_1


Adelia mengedarkan pandangan untuk mencari Alex hanya berdasarkan foto yang ada di sosial medianya. Namun dari tadi mencari tidak menemukan sesuai foto yang diingatnya.


Karena Adelia dan Alex ada di jurusan yang berbeda, mereka pastinya akan sibuk sendiri-sendiri dengan tugas di kegiatan pengenalan kampus.


"Yaaa hari ini gagal deh pencarian Kak Alex, tenang saja gue masih punya banyak waktu" batin Adelia.


Adelia berjalan menuju kantin dia duduk di kursi cafetaria.


"Orang Indonesia ya?" tanya seseorang. Adelia segera mengangguk.


"Gue Manda"ucapnya memperkenalkan diri.


"Gue Adelia".Mereka berjabat tangan khas orang Indonesia memperkenalkan diri.


"Biasanya kalau orang Indonesia yang sama-sama kuliah di Amsterdam suka ngumpul lho, mungkin lu mau ikut juga biar ada kebersamaan gitu!"


"Waaa...pasti kak Alex juga ikut! pucuk di cinta ulam pun tiba" batin Adelia.

__ADS_1


__ADS_2