Penguntit Jodoh

Penguntit Jodoh
Kaget


__ADS_3

#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....


#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...


#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...


#Happy reading


Keesokan harinya disebuah kamar hotel, dua orang manusia yang sangat kelelahan dengan pergulatan semalam mungkin sampai pukul 4 pagi tak mampu bangun lebih awal, mereka tertidur begitu lelapnya. Jam 10 pagi, Riko baru mulai terbangun, melihat wanita disebelahnya masih tertidur sangat nyaman bersandar dipundak dan memeluk dirinya, tidurnya begitu nyaman.


Riko memperhatikan wajahnya, "Cantik" lirik Riko. "Adelia cantik kenapa sehari-hari dia tidak terlihat kecantikannya?" pikir Riko. Riko membelai wajah Adelia dia ingin menyakinkan dirinya bahwa semalam dia bersama Adelia.


Adelia mulai mengerjapkan matanya karena merasakan ada yang membelai wajahnya. Akhirnya Adelia membuka matanya, dia melihat tangannya memeluk seseorang dan dia baru tersadar sedang bersandar dan memeluk..Adelia langsung menutup mulutnya karena begitu kaget. "Kak Rikoooo...awww" Adelia merasakan badan yang begitu sakit, apalagi daerah sensi tifnya.


"Masih sakit hemmm?" tanya Riko dan Adelia hanya mengangguk.


"Adel, maafin gue kita tau ini diluar keinginan kita, lu pasti bisa berfikir kenapa bisa terjadi apa yang kita lakukan semalam sampai kita berakhir begini. Seakan-akan lu begitu menginginkan gue, begitu juga sebaliknya, gue yakin ada yang menjebak kita. Namun entah kenapa kita sampai dijebak atau anggap aja ada tamu lain yang pesan dan bisa aja salah ngasih minumannya ke kita. Adel gue mau tanya?apa lu punya cowok?"

__ADS_1


Adelia mendengarkan Riko sambil menangis, "Enggak...emm iya, ta...tapi bisa saja udah ada calonnya hik..hik" jawab Adelia sambil menangis.


"Dan sekarang gue calon suami lu, gue bakal tanggung jawab! pasti tanggung jawab".


"Sekarang bersihkan diri dulu, karena sebentar lagi waktu checkout".


Adelia mencoba duduk dan menahan sakitnya, melihat hal itu Riko tidak tega dengan hasil perbuatannya membuat Adelia susah berjalan. Riko membopong Adelia ala bridal style ke kamar mandi, mengisi bathub dengan air hangat.


Adelia begitu malu dengan perlakuan Riko apalagi mereka tak menggunakan baju.


"Kenapa malu?kita sudah sama-sama melihatnya" Riko tersenyum.


"Mandilah, gue tunggu diluar"


Riko segera menghubungi butik langganannya dan meminta langsung dikirim ke kamar hotel secepatnya. Saat Adelia sudah selesai mandi dan hanya menggunakan kimono handuk keluar dari kamar mandi. Riko yang melihat Adelia langsung memberikan paper bag berisi baju.


"Pakailah"

__ADS_1


Adelia mengecek barang yang ada di paper bag, "Baju?kapan kak Riko beli?" pikir Adelia.


"Tadi gue beli lewat telepon ke butik, apa sudah pas?" jawab Riko seakan-akan tau isi hati Adelia.


"Ada yang kurang kak" Adelia menutup dadanya.


"Ya ampun gue tadi cuma bilang satu set baju wanita buat lu, bisa aja orang-orang sini ga biasa pakai b r a hehhehe jadi ga dibawain juga. Maaf ya..untung lagi ga di Indonesia, mungkin ga papa" ucap Riko.


Setelah selesai membersihkan diri, Riko yang sudah membaca pesan dari Alex jika kunci mobilnya ada di resepsionis hotel karena Marsha juga menginap di sana dan hotel dekat dengan bar, Alex mengantisipasi jika Riko kembali ke bar, Riko bisa mengambilnya di hotel jika ingin pulang.


Mereka keluar dari hotel, bersamaan dengan gerombolan Marsha dan teman-temannya yang juga akan checkout.


"Eh..Eh ..itu kan Adelia sama Riko?" ucap Manda.


"Mana..mana?"mereka bersautan dan sangat penasaran.


"Iya, oh my god! gosip paling hot kayaknya!"

__ADS_1


#like, komen, vote and gift tetep donk untuk support nya ya say...


__ADS_2