Penguntit Jodoh

Penguntit Jodoh
Rencana Pernikahan


__ADS_3

#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....


#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...


#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...


#Happy reading


Setidaknya menghubungi Adelia sekarang sudah menjadi mood boster bagi Riko. Setelah mengobrol dengan Adelia, Riko berusaha menghubungi Beniqno melalui handphone.


"Beniqno, tolong kau urus berkas pernikahanku!"


"Anda akan menikah bos?"


"Iya, apa kau bisa secepatnya mengurusnya kalau bisa besok pernikahannya!"


"Apa!besok?"


"Iya, usahakanlah!"


"Baik bos, berkasnya apa sudah ada?"


"Saya kirim lewat email, segera kerjakan!" tentu saja Riko sudah mendapatkan data Adelia yaitu KTP yang di fotonya saat dia membongkar tas Adelia di malam kejadian.


"Bos yang nikah kenapa gue yang sibuk gini? kalau bos ga bisa dilawan deh" pikir Beniqno.

__ADS_1


Selain menghubungi Beniqno, Riko juga menghubungi butik untuk membeli baju pernikahan. Menghubungi makeup artis dan fotografer.


Rencananya pernikahan akan diselenggarakan secara sederhana, mengundang kerabat yang ada di Amsterdam dan staff di perusahaan Riko. Setidaknya dengan mengundang staff, perusahaan akan tau tentang Adelia menjadi istri Riko yang suatu saat akan membantu di perusahaan.


Riko memikirkan acara pernikahannya sendirian, setidaknya dia akan memberikan surprise pada Adelia.


Tiba-tiba dering telepon berbunyi.


"Mamah? ya Tuhan gue melewatkan mamah untuk acara pernikahan nya, syukurlah mamah menelepon!" pikir Riko.


"Assalamualaikum, hallo mah".


"Waalaikumsalam, Anak mamah, kangen banget nih..tebak mamah lagi dimana?"


"Mamah sama papah lagi ke Amsterdam, kita tau anak mamah lagi libur abis ujian kan? kita perlu tour guide buat jalan-jalan di Amsterdam!"


"Wow pas banget sih mah, Riko juga tadi kepikiran sama mamah! sekarang dimana mah, Riko jemput ya"


"Iya ni dah di bandara, jemput ya!" pinta mamah.


\=\=\=\=\=\=\=\=


Setelah mamah dan papah Riko sudah sampai di apartemen Riko. Alex yang tidak enak karena kamar di apartemen hanya ada 2, akhirnya dia menginap di hotel sementara selama mamah dan papah Riko ada di Amsterdam.


Riko menjelaskan pada orang tuanya mengenai rencananya menikahi Adelia, kenapa dia menikahi Adelia, latar belakang Adelia.

__ADS_1


"Mah,pah maafin Riko sudah berbuat hal yang seharusnya tidak Riko lakukan pada anak gadis tapi Riko akan bertanggungjawab, tolong restui Riko menikah"


"Riko, tidak usah menanyakan restu pada kami, memang kamu harus bertanggungjawab atas perbuatanmu! papah selalu mengajarkanmu untuk selalu bertanggungjawab" ucap papah Riko.


"Terimakasih pah, rencana 1 Minggu lagi Riko menikah, tapi Riko belum ngasih tau rencana pernikahannya sama Adelia, biar surprise!"


"Kau ini ada-ada aja Riko, kalau calon pengantinmu menolak dan kabur gimana?"


"Riko udah dapat restu papahnya insyaAllah Adelia ga nolak pah"


Papahnya hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah anaknya.


"Bolehkan mamah bertemu dengan calon mantu mamah sayang?"


"Tentu saja mah, tapi besok ya..mamah capek kan? istirahat dulu mah".


Mamah dan papah Riko mulai penasaran seperti apa sosok Adelia yang akan dinikahi oleh anaknya.


"Pah, bisa-bisanya kita liburan malah dapat mantu!".


"Anak kita selalu banyak kejutah mah"


"kayak papahnya hahhaha"


#Kak Fizhi bentar lagi mau mantu nih, siap-siap jadi pager ayu..eh yang bener aja, nikahan di Amsterdam kok pakai pager ayu yach hihihi

__ADS_1


__ADS_2