
Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....
Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...
Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...
Happy reading
Marsha berusaha untuk memperoleh hati Alex dengan bantuan Dev untuk memanasinya namun usaha Marsha selama ini tidak membuahkan hasil.
Dev yang berusaha untuk berada di samping Marsha walaupun dengan statusnya menjadi pacar pura-pura namun dia juga memiliki strategi tersendiri agar Marsha tetap ada di sampingnya. Banyak perhatian yang dia berikan namun tetap saja Marsha belum memandangnya sebagai orang yang ada di hatinya.
Dev dengan kejahilannya nya dia membuat semua orang tahu bahwa antara Dev dan Marsha memiliki hubungan. Semua orang yang ada di sekolah baik guru maupun siswa yang ada di sekolahnya menganggap mereka benar-benar sebagai sepasang kekasih.
__ADS_1
Orang tua Alex dan orang tua Marsha juga menganggap Dev merupakan kekasih dari Marsha. Semua anggapan itu tentunya merupakan usaha dari Dev selama ini sehingga tujuannya seakan-akan dianggap dia adalah kekasih Marsha tercapai. Dengan cara ini tidak ada laki-laki yang akan mendekati Marsha dan menjadi saingannya.
Dengan tingkah laku Dev yang seperti itu, malah lebih menguasai hidup Marsha karena semua orang tahu bahwa dia merupakan kekasih dari Marsha. Marsha berfikir dia akan semakin sulit untuk mendapatkan Alex menjadi kekasihnya.
"Kenapa malah semua orang berpikir gue sama Dev pacaran ya? kan seharusnya Alex cemburu ini malah Alex lama-lama dukung gue sama si Dev? ini ga bisa dibiarkan! kayaknya gue harus menghindar dari Dev".
Beberapa hari Marsha berusaha menghindar dari Dev baik istirahat maupun pulang sekolah. Waktu istirahat dia akan ke perpustakaan atau mencari kesibukan lainnya, pulang sekolah Marsha berusaha secepatnya keluar dari kelas dan langsung memesan ojek online.
Dev yang beberapa hari mencarinya,namun Marsha tak kelihatan batang hidungnya. Kekecewaan terpancar dari raut muka Dev.
"Marsha kok sering menghindar ya Lex?"
"Lu ada masalah sama dia?"
__ADS_1
"Ya ga lah,kita baik-baik aja kok,sudahlah besok gue temuin Marsha!yuk balik".
"Apa perlu gue bantuin?".
"Enggak makasih Lex,ini antara gue sama Marsha". Mengakhiri pembicaraan akhirnya mereka pulang.
Keesokan harinya Marsha berangkat sekolah mengendarai mobil sendiri menggunakan mobil bundanya, kebetulan bunda dan ayahnya pergi keluar kota jadi mobilnya bisa dipakai Marsha. Pulang sekolah Marsha melangkahkan kaki secepat mungkin kearah parkiran.
Hari ini dia baru membawa mobil jadi Dev tidak mungkin mencari diparkiran, dari kemarin Marsha menggunakan ojek online, Dev segera mengejar ke depan gerbang sekolah karena Dev berfikir Marsha ada disitu menunggu ojek online. Sementara itu Marsha berusaha secepatnya pulang kalau bisa tidak bertemu Dev.
Dev benar-benar frustasi kenapa Marsha tiba-tiba seperti itu padahal tidak ada masalah antara mereka. Dev memang selama ini memposisikan diri sebagai kekasih Marsha tanpa embel-embel pura-pura, namun Marsha malah takut jika dia dekat dengan Dev semakin sulit mendapatkan cinta Alex.
Malam hari Dev selalu memikirkan Marsha, lalu Dev akhirnya bergegas pergi ke rumah Marsha. Mengetok pintu rumah Marsha, dan akhirnya dibuka oleh Marsha. Terlihat Marsha mengenakan hotpant dan kaos t-shirt, rambutnya dikuncir terlihat leher jenjangnya.Dev begitu terpesona dengan apa yang dilihatnya.
__ADS_1
Sha lu ga tau ya?belajar dari ayam jago kalo udah suka sama ayam betina bakal dikelilingi terus Sha, lu menghindar kayak gimana juga pasti Dev bakal disekeliling lu, ya kan bang jago??mari joget tiktok.ampun bang jagooo
Kak Fizhi ga bakal ngehindar kalo reader kasih like,komen yang membangun ya...gift,sama votenya..