
#Dukung Kak Fizhi Vie dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....#
#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...
#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...#
#Jangan lupa sajennya hwehehehe
#Happy reading
.........
Mamah Cindi sudah memikirkan apa yang akan dilakukan keesokan harinya bersama dua anaknya, ya dia seperti memiliki dua anak. Adel belum memiliki baju perempuan dan dia hanya menggunakan baju Alex sehingga dia berencana hari ini akan mengajak anak-anak membeli baju untuk Adelia.
Pagi hari, Alex yang masih tidur begitu terganggu dengan badan yang memeluknya seperti bantal guling, dia sudah berada diposisi itu dan sudah tidak bisa bergerak selama semalaman dan membuat badannya kesemutan. Pada akhirnya Alex membuka matanya, dan dia begitu kaget dengan anak kecil yang sangat imut dan lucu berada disebelah Alex dan dia segera menyadari itu.
"Adik kecil bangunlah, badanku sakit semua, kasur begitu luas kenapa kamu tidur malah nempel ke aku?"
Alex melihat wajah Ajel, "Emmm dia memiliki tanda lahir di leher bawah telinganya...waa seperti bentuk ikan memo hihihi..." gumam Alex.
__ADS_1
Alex memindahkan tangan Adelia agar tidak memeluknya terus, dan akhirnya Adelia pun bangun dalam keadaan kaget, dia masih trauma dengan orang gila yang selalu ada didekatnya beberapa hari kemarin. Karena orang gila itu kadang membangunkannya dengan cara memukulnya, jadi pada saat Alex membangunkan memorinya masih mengingat dia dibangunkan oleh orang gila.
"Maaf, apa aku mengagetkanmu?"
"Gak kak, aku cuma masih takut dengan orang gila kemaren yang membawaku kesana-kemari"
"Tenanglah Ajel"
Saat Ajel dan Alex sudah bangun semua, Mamah Cindi masuk kekamar Alex.
"Ayo anak-anak bangun, mandi nanti sarapan....mamah mau ngajakin kalian ke suatu tempat, pasti kalian seneng deh!"
"Apa mau ke taman bermain mah?"
Adelia masih menggunakan baju Alex.
"Untung masih kecil jadi ga protes pake baju maco gitu" batin Mamah Cindi.
"Ayok sarapan dulu sayang" dan merekapun sudah duduk di ruang makan.
__ADS_1
Alex makan sendiri, namun Adelia tidak mengambil makanan sedikitpun dari piringnya.
"Apakah kamu tidak suka makanannya Ajel?"tanya Mamah Cindi.
"Ajel ga bisa makan sendiri mah, Ajel biasanya disuapin mommy..hik-hik" Adelia seketika mengingat mommynya.
Mamah Cindi berada didepan kursi Adelia dan terhalang meja sehingga agak jauh. Alext dengan spontan menyuapi Adelia dengan telatennya sampai makanan yang dipiringnya habis.
"Ckkk ckkkckkk"mamah Cindi cuma bisa geleng-geleng.
Setelah selesai makan, mereka segera berangkat ke sebuah toko khusus fashion untuk anak-anak.
"Kok kesini mah?katanya mau ke tempat bermain?"tanya Alex.
"Kita beli baju dulu buat Ajel ya sayang, masa anak cewek mamah pake baju cowok, nanti kita beli baju cewek biar Ajel kayak putri cantik".
"Yeeee Ajel jadi putri cantik....nanti kalau Ajel udah jadi putri Ajel mau sama pangeran ya mah?"
__ADS_1
"Hahahhaha iya" Mamah Cindi tersenyum garing, "Agresif sekali kau nak! anakku aja datar begitu" batin Mamah Cindi.
kak Fizhi: Mamah Cindi coba deh maknai kata-kata Ajel dengan benar "nanti kalau Ajel udah jadi putri Ajel mau sama pangeran ya mah" maksudnya mau main atau temenan sama pangeran, ga usah mikir yang macem-macem deh mah....