
#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....
#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...
#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...
#Happy reading
"Biasanya kalau orang Indonesia yang sama-sama kuliah di Amsterdam suka ngumpul lho, mungkin lu mau ikut juga biar ada kebersamaan gitu!"
"Waaa...pasti kak Alex juga ikut! pucuk di cinta ulam pun tiba" batin Adelia
"Hari Sabtu besok kita juga ada pertemuan loh mungkin lu mau ikut?" ajak Manda.
"Baiklah" ucap Adelia tentu saja dia akan menyetujui ajakan itu.
"Wah pasti seneng deh ada anggota baru lagi dan semakin banyak orang Indonesia yang kuliah di Amsterdam yang ikut perkumpulan, besok kita ketemu di restoran Graham's Kitchen rencananya katanya makanannya enak banget!. Gue minta kontak lu ya karena tiap kita ngumpul pasti beda tempat sekalian nyoba kulineran di Amsterdam soalnya".
Adelia langsung memberikan kontaknya agar mempermudah Manda menghubunginya jika ada pertemuan kembali.
"Ok gue simpan ya, eh sorry gue tinggal dulu masih ada kuliah soalnya,bye!"
__ADS_1
"bye"
"Dua hari lagi pertemuannya, gue musti persiapkan sebaik-baiknya" guman Adelia.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hari pertemuan mahasiswa Indonesia di Amsterdam sudah tiba, Adelia mempersiapkan diri tentu saja bukan menjadi putri yang cantik tetapi dia menyembunyikan penampilannya dengan penampilan yang cupu.
"Sempurna!" pikirnya.
Setelah selesai mempersiapkan diri Adelia segera beranjak ke Graham's kitchen.
Adelia memang sedikit terlambat karena memang dia tidak terlalu mengerti dengan jalur yang ada di Amsterdam jadi beberapa kali dia salah jalan namun akhirnya dia bisa sampai di restoran yang yang digunakan untuk pertemuan dengan teman-temannya. Adelia masuk ke dalam restoran, dia mengedarkan pandangan mencari sosok Manda karena hanya dia yang dikenal. Dari jauh Manda melihat kedatangan Adelia dan langsung melambaikan tangannya.
Adelia segera mendekati teman-temannya yang sedang berkumpul. Mereka melihat penampilan Adelia yang sangat jauh dari modis.
"Oh my god, perlu di permak penampilannya kayanya!" lirih Marsha pada temen-teman perempuan yang ada disitu. Teman-teman nya pun mengangguk tanda setuju.
Akhirnya mereka saling berkenalan dan tibalah dia berkenalan di sana ada Bella, Manda, Nissa, Marsha, Riko, dan Alex.
"Sepertinya cowok itu yang hampir sama dengan foto kak Alex" batin Adelia.
Adelia menyodorkan tangannya ke Alex untuk berkenalan.
__ADS_1
"Adelia"
"Alex"
"Oh my god bener ini kak Alex! sumpah ganteng banget" batin Adelia sambil memandangi wajah tampan Alex.
"Ehem, bisa dilepasin ga tangannya" ucap Alex
"Eh iya, maaf kak" ucap Adelia.
Marsha yang melihat adegan itu merasa aneh dengan tingkah Adelia.
"Adel lu mau pesan apa yang lain udah pada pesan!"tanya Manda.
Adelia yang mengedarkan pandangan ke meja yang sudah banyak makanan.
"Kayaknya pesan yang kayak itu, tapi gue nggak tahu namanya" Adelia sambil tunjukkan makanan yang terhidang di depan Alex.
Marsha mengamati tingkah Adelia, karena terlihat semuanya mengarah ke Alex. walaupun Marsha tidak bisa mendapatkan hati Alex namun dia selalu merasa memiliki Alex setiap kali ada yang memperhatikannya dia merasa tidak rela. dan saat ada orang yang memperhatikannya tentu saja dia bisa merasakannya walaupun dia bukan ceweknya.
Saat SMA setiap kali ada orang yang naksir Alex tentu saja dia akan berpura-pura menjadi kekasihnya dan menghempaskan cewek-cewek yang naksir untuk tidak mendekati Alex lagi. Tapi sekarang...?
__ADS_1
Dalam pertemuan itu mereka saling bersenda gurau dan suasana sangat hangat. Adelia sangat senang tentu saja karena ada Alex dan juga memiliki teman-teman seperti mereka walaupun Adelia lebih muda dari mereka.