
#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....
#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...
#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...
#Happy reading
Amsterdam merupakan negara yang sangat indah. Alex merasakan begitu nyaman tinggal di sana. Perlu waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan yang ada begitu juga dengan makanan yang ada di sana.
__ADS_1
Ini adalah hal yang wajar yang akan dirasakan oleh mahasiswa yang berkuliah di luar negeri mereka harus beradaptasi dengan bahasa budaya makanan dan yang lainnya. Harus ada jiwa survive pada saat kita berkuliah di luar negeri.
Di Amsterdam Alex memilih untuk menyewa sebuah apartemen karena dia tahu dia tidak selamanya akan tinggal di Amsterdam sehingga sayang sekali jika dia membeli sebuah unit apartemen yang nantinya dia akan meninggalkannya jadi dia memilih untuk menyewa nya saja.
Alex berkuliah dengan dana beasiswa tentu saja ada alasannya kenapa dia memilih kuliah dengan beasiswa. Alex tidak memberitahukan kepada orangtuanya bahwa dia sebagai penerima beasiswa untuk berkuliah di Amsterdam dengan tujuan dia ingin menyimpan uang yang diberikan oleh orang tuanya yang seharusnya untuk biaya kuliah,untuk mendirikan perusahaan yang dia inginkan jika uangnya sudah banyak terkumpul.
Alex menginginkan sebuah perusahaan yang nantinya akan didirikan sendiri dan akan menghandle nya setidaknya itu mempercepat dia menjadi orang yang bisa siap dari sisi ekonomi untuk melamar princess-nya suatu saat nanti.
Sesekali mereka bertemu terkadang pada saat di kampus mereka akan makan siang bersama di kantin. Sejauh ini Marsha masih tetap berusaha untuk mendapatkan Alex namun tidak terlalu terlihat. Dev yang berada jauh dari Marsha akan selalu menghubungi Marsha setiap harinya dan mungkin itulah yang membuat Marsha hari-harinya terisi dengan Dev dan keinginan Marsha terhadap Alex hanya ada rasa ingin memiliki tapi tidak sebesar yang dulu.
__ADS_1
Walaupun berbeda jurusan antara Alex dan Marsha begitu juga mereka memiliki kegiatan sendiri-sendiri, namun mereka kadang berkumpul dengan teman-teman yang lain yang berasal dari Indonesia. Rasanya begitu senang berkumpul dengan orang yang sama-sama berasal dari negara yang sama karena mereka sama-sama merasakan menjadi anak rantau di negeri orang.
Perkumpulan orang Indonesia terdiri dari beberapa mahasiswa yang berada di Amsterdam antara lain Bella, Manda, Nissa, Marsha, Alex dan Riko. Mereka adalah mahasiswa yang berasal dari Indonesia yang berkuliah di universitas yang sama. Alex dan Riko merupakan mahasiswa di jurusan yang sama dan kelas yang sama tapi mereka tidak dekat hanya sebatas mengetahui mereka ada di kelas yang sama dan sama-sama orang Indonesia.
Kegiatan berkumpul dengan mahasiswa yang berasal dari Indonesia tentunya akan mengurangi perasaan menjadi orang yang terasing di negara asing dan dengan berkumpul mereka juga sebenarnya tidak membatasi harus berkumpul dengan orang-orang Indonesia terkadang mereka juga membawa temannya yang berasal dari Amsterdam tujuannya adalah mempermudah proses transisi beradaptasi di Amsterdam.
Setiap hari Alex akan kuliah ke kampus sesuai dengan jadwal yang ada namun setelah 2 bulan berkuliah di sana, proses pembelajaran diubah dengan konsep daring karena kondisi pandemic COVID-19 yang juga melanda negara itu sehingga Alex tidak perlu datang ke kampus setiap hari hanya jika diperlukan saja dia kan ke kampusnya.
# ditunggu Li ke Li ke nya ya ..
__ADS_1
#Kak Fizhi tadi udah ngumumin mau refreshing, tapi tetep pengennya update hihihi..tentunya dengan perjuangan rebutan hp sama bocil cuma mau update part novel hahhaha...tapi masa Kak Fizhi mau rebutan sama bocil, akhirnya ngalah deh,nungguin bocil mainan hp sampai tertidur..setelah bocil tidur langsung serobot hp dan jempol mulai beraksi, kebayang kan perjuangan Kak Fizhi nulis part demi part sambil ngantuk-ngantuk karena baru dapat hp buat update malem-malem...makanya jangan lupa like,komen,vote,gift apa aja boleh hehehe..