Penguntit Jodoh

Penguntit Jodoh
Bau Ketek


__ADS_3

#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....#


#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...


#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...#


#Happy reading


Seharian Marsha benar-benar salah tingkah, biasanya dia ke kantin saat istirahat bersama Alex tetapi karena terlalu grogi dan belum siap bersama Alex setelah semalam dia begitu perhatian kepadanya.


Alex juga istirahat tidak ke kantin karena rasanya masih kenyang pagi-pagi juga sudah ke kantin ditraktir oleh Dev. Akhirnya Alex bermain basket dengan Dev di lapangan.


Marsha tetap berada di kelas dan karena grogi. Hari ini dia dikelas hanya mencoret-coret kertas lama kelamaan isi pulpennya habis.


"Ugh,lho kok ga ada tintanya lagi!ya ampun ternyata gue mencoret-coret kertas ampe bolong gini". Akhirnya dia harus membeli pulpen ke koperasi, karena dia masih membutuhkan pulpen untuk pelajaran selanjutnya.

__ADS_1


Marsha berjalan ke koperasi dan melewati lapangan dia melihat Alex begitu tampannya sedang bermain basket, "Ya ampun cowok gue ganteng banget" Marsha bergumam dan senyumnya langsung merekah. Dev melihat Marsha ke arah koperasi, setelah Marsha membeli pulpen dan keluar dari koperasi lalu dia kembali ke kelas. Marsha sedang berjalan di pinggir lapangan,Dev memanggil Marsha dan melambaikan tangannya.


"Marsha Marsha!" teriak Dev. Ya kalau orang suka dengan seseorang walaupun dia ada di sisi yang jauh dan berada dengan banyak orang pasti akan kelihatan namanya juga jatuh cinta, seperti saat ini Dev menyukai Marsha, dan saat Marsha sedang berjalan padahal jaraknya begitu jauh itupun kelihatan oleh Dev yang sudah terbiasa memperhatikan Masha.


Dev melambaikan tangan, Marsha yang secara spontan juga ikut membalas lambaian tangan Dev. " kali ini kau hanya membalas lambaian tanganku suatu saat kau pasti akan membalas cintaku" batin Dev. Dev tersenyum walaupun Marsha sudah tidak melihatnya lagi karena dia buru-buru pergi ke kelas. Kalau pun Marsha melihatnya tersenyum itu juga tidak akan berarti apa-apa bagi Marsha karena di hatinya hanya ada Alex.


Dev memang sengaja melakukan itu untuk mengalihkan pandangan Marsha ke Alex saat mereka sedang bermain di lapangan. "Mungkin jika aku mendekatimu dengan cara yang sangat cepat kamu belum tentu akan menerima aku saat ini namun sekarang aku hanya bisa mengalihkan perhatianmu pada Alex sedikit-sedikit padaku"batin Dev.


Dev dan Alex meneruskan permainan basket di lapangan bersama teman-temannya. Begitu serunya permainan tanpa terasa bel masuk pun berbunyi dan mereka harus kembali ke kelasnya.


Dev dan Marsha bertabrakan,"Aduuuhhhh" dua-dua yang menganduh.


"Maaf Sha kamu sakit ga? Mana yang sakit?"


"Nggak sakit kok,sorry gue mau ke toilet" dan Marsha berlalu.

__ADS_1


Saat di toilet, tiba-tiba Marsha mengingat adegan bertabrakan yang tidak disengaja dan menabrak da da bidang Dev. Wangi tubuh Dev walaupun dia habis bermain basket dengan teman-temannya namun wanginya sangat enak dan menenangkan bagi Masha. "Tuh bocah wanginya kok enak juga"


Dev yang setelah bertabrakan dengan Marsha, dadanya begitu dag-dig-dug karena tanpa meminta pelukan pada Marsha tiba-tiba Marsha sudah nempel dida danya. Untung Marsha segera berlalu kalau nggak mungkin Marsha akan melihat muka Dev begitu merah padam.


"Cie...cie...ampe merah tuh muka!" Alex menggoda Dev.


"Tau tuh anak tiba-tiba nempel aja kayak cicak,eh bau ga gue kan tadi abis basket sama lu!"


"Idih segitunya kalo lagi jatuh cinta ya,tenang aja bau ketek lu bisa jadi pelet buat Marsha kalau emang lu jodoh sama dia hahahha!" ledek Alex


#Bau ketek kalau udah jodoh mah wangi aja,malah itu yang bikin nyaman kalau lagi peyuk-peyuk manja....ah jadi pengen cari misua mau unyel-unyel diketeknya,misua mana misua..


#Bukan hanya bau ketek tapi bau-bau 'like' juga Kak Fizhi suka😁😁


#Eh dah beberapa episode nih? kira-kira reader suka ga sama ceritanya..ni baru cerita pendukung ya belum masuk intinya..masih banyak kejutan-kejutan yang sudah Kak Fizhi rencanakan di otak ane, semoga Kak Fizhi kuat jempolnya buat ngikutin otak ane yang suka mengkhayal, reader jangan lupa jempolnya juga ya buat like,komen,vote,gift..sajennya juga biar makin heboh Kak Fizhi nulisnya hihihi...

__ADS_1


__ADS_2