Penguntit Jodoh

Penguntit Jodoh
Nyatakan Cinta


__ADS_3

#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....#


#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...


#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...#


#Happy reading


Di rumahnya Alex mencari informasi kepada Mamah Cindy mengenai princess yang akan menjadi jodohnya.


"Mamah coba kasih tahu Alex princess yang dijodohin sama Alex kayak apa?"


"Sabar ya Alex nanti kita pasti ketemu sama princess kamu kita udah janjian kalau bakal nemuin kamu kalau waktunya sudah siap. Mamah gak bisa nunjukin ke kamu karena Facebook mamah keblokir dan Mamah udah gak bisa masuk lagi ke akun mama. Tapi sayangnya mamah juga lupa akunnya mommynya Ajel jadi walaupun mamah punya Facebook lagi tapi mamah lupa akunnya mommynya Ajel. Mamah belum bisa temuin akunnya mommynya Ajel sayang. Walaupun mamah ga bisa komunikasi dengan Mommynya Ajel tapi kita dulu sudah pernah janjian kalau bakal nemuin kamu suatu saat dengan Ajel, bersabarlah sayang. Mamah cuma punya foto dan video yang dulu pernah mamah ambil waktu Ajel masih di sini "cerita Mamah Cindy panjang lebar.


"Foto dan video aku minta ya mah" lalu Alex pun menyalin foto dan video yang ada di handphone Mamah Cindy ke handphonenya.


Alex kembali ke kamarnya dan dia mencari di sosial media mencari orang-orang yang memiliki ciri-ciri seperti foto dan video yang sudah diambil dari handphone mamahnya, namun hasilnya nihil.


Alex penasaran princess yang dijodohkan dengannya namun dia harus tetap bersabar dan dia bertekad harus menjadi seseorang yang sukses terlebih dahulu agar dapat bersanding dengan princess-nya.


Keesokan harinya setelah kemarin Marsha pulang bersama Dev mereka semakin dekat namun bagaimana kedekatan mereka nanti diceritakan di novelnya sendiri ya mengenai kisah Dev dan Marsha.


Dev begitu senang dengan kedekatannya dengan Marsha, tapi dia belum berani untuk menyatakan cintanya karena masih melihat Marsha yang masih terlalu berharap kepada Alex.


Dev tidak mau mengambil resiko ditolak jika menyatakan perasaannya saat ini juga kepada Marsha. Alhasil dia selalu siap sedia jika Marsha curhat mengenai Alex kepadanya.

__ADS_1


Alex masuk ke dalam kelas melihat Dev sedang bersama Masha asyik mengobrol dan terlihat mereka sangat bahagia. Seperti biasa Alex menaruh tasnya dan kemudian dia pergi meninggalkan kelas dengan maksud memberi waktu untuk Dev dekat dengan Masha.


Selain itu Alex juga sedang ingin sendiri,foto dan video yang mengingatkan mengenai potongan-potongan bersama Ajel di waktu kecil namun agak sedikit susah mengingatnya karena kenangan itu sudah terlalu lama. Alex yang ingin sendiri dia keluar dari kelas menuju lantai atas gedung sekolahnya, disitu merupakan tempat yang paling nyaman untuk merenung.


Marsha yang melihat Alex pergi, dia begitu khawatir takut jika Alex merasa cemburu dengan kedekatannya dengan Dev.


"Gimana kalau dia cemburu aduh gimana ya gawat!"Marsha pun berlari mengejar Alex. Dev belum sempat untuk menjawab pertanyaan dari Marsha sudah ditinggal pergi oleh Marsha. Alex yang pergi ke lantai atas gedung sekolah dikejar oleh Marsha dan Dev mengikuti Marsha dan melihatnya dari jauh.


Setelah di lantai atas gedung sekolah Alex berdiri dan melihat lantai bawah, Mengambil napasnya dengan berat karena memang dia tidak bisa mengingat banyak hal mengenai princess nya.


"Alex"


"Sha kenapa kamu kesini?"


"Lex,lu jangan marah sama gue,maafin gue..gue ga ada apa-apa sama Dev,tolong lu jangan salah paham Lex".


"Lho gue ga marah kok Sha, kenapa coba ceritain" Alex mendekati Marsha, mereka berdiri berhadapan.


"Lu ga marah?tapi kenapa lu tadi pergi setelah liat gue berduaan sama Dev?" Alex hanya tersenyum tanpa menjawabnya.


"Maafin gue Lex"


"Gue ga marah kok Sha,beneran deh!"


"Lex.."

__ADS_1


"hemmmm"


"Gila gue deg-degan banget, mungkin sekarang sudah tepat waktunya,tempatnya.. pokoknya sudah pas" batin Marsha.


"Gue...gue suka sama lu, dari kebersamaan kita gue menyadari kalau ada rasa yang berbeda,dan gue yakin gue cinta sama lu"


Alex begitu kaget mendengar pernyataan dari Marsha.


"Sha, kita sudah lama bersama,dan kita sudah nyaman dengan hubungan kita yang sudah seperti saudara dan sahabat, seperti itulah kita Sha"


"Tapi Lex,gue tau lu juga suka sama gue dari perhatian yang lu kasih ke gue"


"Udah Sha, lebih baik kita tetap seperti ini,gue ga mau merusak persahabatan, setelah pembicaraan ini gue harap kita tetap biasa dan ga saling menjauh,ok"


Bel masuk berbunyi. Alex mengajak Marsha kembali ke kelas, Marsha yang masih syok dia menangis tersedu-sedu namun dia juga perlu waktu untuk sendiri.


"Sha, maafin gue..tapi tolong jangan menangis untuk gue"


Marsha hanya bisa menangis tanpa suara. "Lex lu pergi dulu ga papa". Alex meninggalkan Marsha agar dia bisa menenangkan diri.


Dev yang melihat Marsha tetap dilantai atas gedung sekolah segera menghampirinya,dia tidak tega melihat Marsha terus menangis.


# Pinteran babang Dev ngasih perhatian pas cewe lagi sedih, siapin dada bidangmu bang,cewek kalau sedih perlu sandaran..Pinteran bener lu bang..


#dunia kebalik ya?cewek dulu yang nembak..Kak Fizhi aja gak punya nyali buat nembak duluan hihihi....

__ADS_1


#Alex nolak Marsha, tapi kak Fizhi ga bakal nolak like komen,gift,vote reader tersayang...ditunggu pokoknya pernyataan like dari reader pake jempol,auto "I do" hihihi ga bakal "I don't"


__ADS_2