Penguntit Jodoh

Penguntit Jodoh
Kecelakaan


__ADS_3

#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....


#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...


#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...


#Happy reading


Jam sudah menunjukkan jam 15 lebih 15 waktu Amsterdam, Dev tetap berusaha untuk menghubungi Marsha dan juga Alex. Namun karena Marsha tidak mengangkatnya sama sekali akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi Alex karena terlihat di aplikasi chatting-nya dia dalam mode online.


Drrrrrt…Drrrrt….


Dev terus saja menghubungi Alex karena dia sendiri sangat bingung siapa yang akan dia hubungi lagi selain Alex.


Alex yang yang sedang mengendarai motor menuju ke kampusnya sebenarnya dari tadi dia sudah mendengar ada yang menelponnya. Tapi karena sedang gugup beberapa kali dia mengabaikan telepon itu. Akan tetapi karena dering itu terus berbunyi.


"Ada apa ya kok ditelepon terus! mungkin penting!" pikir Alex.


Alex mengangkat teleponnya, dengan menggunakan headset bluetooth yang akan memudahkan dia menerima telepon sambil berkendara.


"Hello Alex" suara Dev di seberang sana.


"Kenapa Dev?lama ga nelepon?tumben".

__ADS_1


"Alex, Marsha susah dihubungi kita tadi ada masalah dan setelah itu ditelepon sudah ga mau angkat! lu bisa bantu gue hubungi Marsha?" ungkap Dev begitu semangat karena sudah ada yang bisa dihubungi yaitu Alex tanpa bertanya dulu apakah Alex dalam kondisi siap atau tidak jika ada orang curhat.


Dev menceritakan Masha yang marah padanya setelah melihat foto dirinya dengan Laura yang sering diposting oleh Laura dalam halaman sosial medianya.


Alex tetap mendengarkan Dev sambil berkendara.


"Alex lu bisa bantu gue?"


"Dev, gue lagi ke kampus,kalau gue sempet nanti gue hubungi Marsha,tapi gue ga janji ya Dev tapi gue usahain bantu lu!"


"Ok,makasih Lex"


Dev mematikan teleponnya. Alex mencoba menghubungi Marsha, Dering telepon berbunyi dan Marsha yang melihat layar teleponnya dan ada kontak Alex artinya yang menelepon nya adalah Alex dan Marsha langsung mengangkatnya.


"Tapi Dev..."


"Sha elu dah gede, jangan kayak anak kecil gitu, bicarakan semua dengan baik-baik,ok! gue tutup!"


"Tapi...." Marsha tidak meneruskan apa yang mau dibicarakan karena sambungan telepon terputus.


Alex menutup teleponnya, setidaknya dia sudah memenuhi janjinya untuk membantu Dev menghubungi Marsha.


Laki-laki terbiasa akan konsentrasi pada satu hal pada waktu yang sama.

__ADS_1


#corpus callosum merupakan serat saraf yang berada di tengah otak yang menghubungkan otak kiri dan kanan. Diketahui, wanita memiliki corpus callosum yang 30 persen lebih tebal dibanding pria, sehingga mampu mengerjakan lebih dari satu pekerjaan yang berbeda pada satu waktu atau disebut multitasking. Berbeda dengan laki-laki yang hanya bisa konsentrasi dengan 1 kegiatan dalam satu waktu.


yuk lanjut ceritanya.....


Dan saat mengendarai sepeda motor sambil menelepon dia tidak konsentrasi dengan jalanan.


Tepat setelah Alex menutup telepon.


"Bruuuuuak..." tabrakan begitu keras dialami oleh Alex, Alex tertabrak sebuah mobil yang melaju sangat kencang. Motor Alex terpelanting dan terlempar beberapa meter.


Alex terlempar dan mengenai pembatas jalan yang ada di kota Amsterdam.



Naasnya dia terlempar dan mengenai pembatas jalan di bagian perut.


"Bugh" Alex jatuh tepat di atas pembatas jalan dan terkena bagian perut dengan sangat kuat yang membuat Alex langsung tak sadarkan diri.


Karena kecelakaan itu seketika jalan menjadi macet. Banyak orang panik melihat kecelakaan itu. Orang yang berada disitu mencoba untuk menghubungi polisi dan ambulance. terlihat kepanikan melihat korban yaitu Alex yang pingsan ditempat dan terkapar ditepi jalan.


#Jadi gimana?kecelakaan di negara asing ga ada keluarga lagi, Kak Fizhi juga ikut panik?mau menghubungi siapa coba?


#Like...like...ya tiap part sayangku..

__ADS_1


__ADS_2