
#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....
#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...
#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...
#Happy reading
"Alex bisa nggak lu tinggal ditempat gue?setidaknya kita bisa saling mengingatkan menjaga kesehatan sesuai anjuran dokter kan?"
"Tadi dengar sendiri kan dokter William menjelaskan apa? kata dokter William: Perawatan pasca operasi Cangkok Ginjal perlu dilakukan baik oleh donor maupun resipien. Bagi resipien, beberapa bulan pertama pasca operasi merupakan fase kritis.
Pasien harus melakukan kontrol 3 kali seminggu pada 1 bulan pertama pasca operasi. Frekuensi kontrol akan berkurang hingga 1 bulan sekali pada bulan ke 6 pasca operasi. Setelah 1 tahun, kontrol dapat dilakukan 2 atau 3 bulan sekali hingga akhirnya dapat dilakukan 4 bulan sekali pada tahun ke 3.
Durasi kontrol berbeda bergantung pada kebijakan rumah sakit dan masalah yang akan muncul pada pasien. Pasien juga wajib melakukan tes darah pada setiap saat kontrol. Pasien juga harus rutin mengkonsumsi obat anti penolakan (obat imunosupresan).
__ADS_1
Perlu diwaspadai beberapa komplikasi yang bisa muncul setelah tranplantasi ginjal. Jika ada kasus penolakan organ ginjal, gejala yang dapat muncul antara lain demam, menurunnya volume urin dan bengkak pada wajah dan kaki.
Setelah pulang dari rumah sakit, pasien harus istirahat dari pekerjaannya selama 4 – 6 minggu. Mencoba untuk melakukan aktivitas fisik perlu dilakukan mulai dari awal pasien pulang dari rumah sakit.
Jalan kaki merupakan olahraga yang mudah dan murah untuk dilakukan Namun hindari olahraga berat dulu pada masa penyembuhan. Pasien juga wajib minum air putih minimal 2 liter per hari. Pilihan makanan bagi pasien transplantasi juga bervariasi dengan syarat rendah lemak, rendah gula, rendah garam dan tinggi serat.
Pasien juga dianjurkan untuk minum susu dan makanan laut pada awal minggu setelah transplantasi untuk mencegah hipofosfatemia. Hindari makanan seperti keju, yoghurt, telur mentah, mayonais untuk mencegah terjadi infeksi bakteri Listeria. Hindari konsumsi anggur dan olahannya karena dapat menurunkan efek obat anti penolakan (obat imunosupresan).
Pendonor harus menjalani hidup sehat seperti makan makanan bergizi dan berserat, menjaga berat badan ideal, melakukan olahraga aerobik (jalan kaki, lari, senam, berenang, dan bersepeda).
Hipertensi merupakan penyebab utama terjadinya gagal ginjal. Selain itu, pendonor juga harus menyesuaikan gaya hidup seperti pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.
Rekomendasi gaya hidup yang dapat dilakukan di antaranya:
Berhenti merokok, karena merokok akan mengurangi masa hidup ginjal baru dan meningkatkan risiko kanker.
__ADS_1
Makan makanan yang sehat dan bergizi seimbang.
Menjaga berat badan ideal, sebaiknya tidak overweight atau obesitas
Olahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi risiko terjadinya infeksi, sebaiknya dilakukan 150 menit dalam seminggu pada intensitas moderat, seperti berjalan cepat, mengendarai sepeda, atau berenang.
Hindari minuman beralkohol atau konsumsi obat-obatan di luar dari yang diberikan oleh dokter.
Pasien pasca transplantasi ginjal yang sedang menjalani terapi imunosupresan, perlu menghindari kontak dengan orang yang sedang mengalami infeksi, seperti varicella atau influenza.
Menjaga kebersihan pribadi seperti rajin mencuci tangan".
Begitu panjang kali lebar anjuran dari dokter William kepada Alex dan Riko karena dokter William benar-benar khawatir dengan efek yang ditimbulkan akibat keberanian Riko yang mengambil keputusan mendonorkan ginjalnya begitu saja saat usianya masih sangat muda.
Setelah Alex mempertimbangkan anjuran dokter William yang sangat detail panjang kali lebar persis kayak dosen yang mengisi kuliah Alex akhirnya setuju tinggal di apartemen Riko.
__ADS_1
#Dokter William is the best lah, penjelasannya mantap banget! pasien pasti langsung paham dijelasin sama dokter William....hayoo reader ngerti ga penjelasannya pak dokter?