Penguntit Jodoh

Penguntit Jodoh
Efek Minuman


__ADS_3

#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....


#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...


#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...


#Happy reading


Alex yang keluar ke toilet melihat Marsha yang sedang bisik-bisik ke pelayan. "Agak sedikit aneh kenapa harus bisik-bisik?" pikirnya, tapi sekali lagi Alex mengabaikan apa yang dilihatnya. Dia tidak mau terlalu mengurusi urusan Marsha, karena terakhir dia mengurusi masalah Marsha akhirnya dia kecelakaan dan sekarang dia trauma!


Alex kembali ke ruangan dimana teman-temannya berada. Mereka masih bercengkrama.


"Kak Alex apa ga ingat sama gue sedikitpun?" batin Adelia lalu Adelia mendekati Alex dengan gaya culunnya.


"Kak Alex tinggalnya di kota C ya?" tanya Adelia.

__ADS_1


Alex mulai melihat muka Adelia, agak heran kenapa dia tau tinggal dikota C.


"Kok tau?".


"Iya kan gue cari tau semua yang pada ngumpul disini di sosial media, kalau kak Alex tinggal di kota C berarti gue ga salah liat akun sosial medianya" ucap Adelia.


"Pernah ke kota C?" tanya Alex. Adelia agak takut menjawabnya karena dia sedang dalam mode penyamaran.


"Emmm...dulu waktu kecil, pernah main di rumah pohon temen" ucap Adelia sambil penasaran dia menceritakan rumah pohon apakah Alex mengingatnya atau tidak. Sebelum melihat ekspresi Alex, Marsha masuk kedalam ruangan dan melihat Adelia dan Alex mengobrol.


Tidak begitu lama pelayan membawa pesanan mereka. Orang-orang masih mengobrol, Riko yang dari tadi ada di ruangan sambil mengecek berkas perusahaan melalui gawainya mengambil minuman sesuai pesanannya, karena begitu haus dia minum agak banyak.


Marsha melihat Riko meminum minuman itu dan tersenyum licik. Marsha memang belum pernah menggunakan campuran sesuatu yang diberikan oleh pelayan sehingga dia tidak tau berapa lama obatnya akan mulai bereaksi. Marsha selalu mengamati Riko sambil dia mengobrol dengan yang lain.


Riko merasakan sesuatu yang berbeda, rasa yang sama saat dulu ada seseorang yang menjebaknya sehingga dia memutuskan untuk pergi dari kehidupannya dan mencari teman yang sebenarnya.

__ADS_1


Flashback on


Riko diundang ke pesta salah satu temannya yang sangat ingin mendapatkan Riko yang hanya berfikir mendapatkan Riko sama saja mendapatkan harta keluarganya. Namun cara mendapatkan Riko menggunakan cara licik. Seseorang mencampurkan sesuatu ke minumannya, merasakan ada sesuatu yang berbeda benar-benar menyiksa dan menuntut untuk dilam piaskan, namun dia berusaha untuk bertahan agar tidak melakukan kesalahan.


Riko tidak berani pulang waktu itu, karena keadaannya sangat kacau. Riko memutuskan ke sebuah hotel milik keluarga dan menyuruh staff hotel agar tidak ada siapapun yang masuk dalam kamarnya, siapapun itu! Seseorang tersenyum menyeringai melihat Riko yang sudah terpengaruh obat.


Clara, itulah namanya, dia mengikuti Riko dan saat Riko memasuki hotel Clara tersenyum licik.


"Kau memilih tempat yang luar biasa untuk malam ini".


Clara mengikuti Riko untuk mengetahui kamarnya dimana, Clara mengetuk kamar berkali-kali namun tidak ada tanda-tanda akan dibuka.


"Riko...Riko!" panggil Clara.


Tentu saja Riko dapat mendengarnya dan tau siapa yang mengetuk, " S ialan Clara, berani-beraninya kau lakukan ini!" geram Riko.

__ADS_1


Clara tau apa efek obatnya, segera dia menuju resepsionis untuk membuka kamar Riko dengan alibi sebagai saudaranya yg sedang ada dikamar hotel dan ketinggalan kuncinya, namun karena petugas sudah mendapatkan mandat dia tidak mau membuka pintu kamar yang digunakan oleh Riko.


__ADS_2