Penguntit Jodoh

Penguntit Jodoh
Makan Bakso


__ADS_3

#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....


#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...


#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...


#Happy reading


"Maaf ya kak, ngerepotin!"


"Gapapa kok gue seneng, seneng banget malah!yuk naik! perlu dibantuin ga naik motornya"


Adelia menaiki motor sport milik Vino, "Aduh tinggi banget sih kak motornya!" Adelia agak kesusahan menaiki motor, akhirnya dia memegang bahu Vino untuk menaiki motor.


Deg deg...."Kok jadi deg-degan gini ya? bener-bener nih bocil bikin gue jantungan aja!" Senyum mengembang di wajah Vino.


"Kak gue bonceng kakak nanti ada yang marah, besok-besok ga lagi deh, gue ga enak!"


"Ga ada yang marah kok! Eh temenin gue makan dulu ya, gue laper banget, lu juga ga ada orang dirumah pasti ga ada yang masakin!"


"Ada kok!"


"Ayok temenin gue, gue kasih tau bakso paling enak, lu pasti belum pernah coba! ya jelaslah lu kan orang rumahan hihihih"


Mereka berhenti di penjual bakso, setelah memesan bakso jumbo dan sekarang terhidang didepan mereka.


"Waaah kak gede banget!" tapi kok cuma pesan 1 sih kak!"


"Lha tadi kan gue bilangnya temenin gue makan! jadi ya cuma temenin doang!" goda Vino.

__ADS_1


"Ih jahat"


"Ga becanda kok, coba lu liat deh bakso segede bola basket mau gue makan sendiri, ya nggak lah mana gue kuat! jadi kita makan sama-sama ok! gue selalu penasaran sama ni bakso tapi kalo gue datang sendiri ga mungkin gue abisin sendiri!"


"Ta..tapi!"


"Ayuk makan!"


"Ba baiklah..."  dan Adelia menyantap bakso jumbo itu, tentu saja semangkok berdua itu sebenarnya hanya kejahilan Vino saja biar bisa dekat dengan Adelia.


"Emmmm enak juga ya kak!"


"Iya enak bisa makan semangkok berdua sama lu pasti enak!"


"Eh bukan itu kak! baksonya yang enak!


"Hahahha dasar bocil masih 15 tahun tentu saja ga GR an kalau digodain" batin Vino, mereka menikmati bakso sambil bersenda gurau.


"Eh nyobain bakso jumbo ya? eh gue cobain ya? kalian gak bakal bisa ngabisin juga kan?" ucap Dania


tanpa menunggu persetujuan dari Vino, Dania langsung mengambil bakso dari mangkok yang sama. "Em enak!" ucap Dania.


"Ayok kak bantuin kita ngabisin, kita emang ga kuat kalau segede bola basket gini hihihi!"


Terlihat Dania masih terus menikmati baksonya.


"Gue udah kenyang!" ucap Vino sesaat setelah Dania ikut menyantap bakso yang seharusnya disantap berdua dengan Adelia.


Dania begitu cuek dan Adelia tetap mengajak Dania mengobrol. Baik Adelia dan Dania sama-sama merasakan kecocokan mengobrol satu sama lain.

__ADS_1


Sesekali Dania melirik ke arah Vino, namun Vino mengabaikannya walaupun dia tahu sedang diperhatikan oleh Dania.


"Eh udah yuk pulang!" Ucap Vino.


"Tapi kak Dania belum selesai makannya kak?" Adelia memang terbiasa memanggil seangkatannya dengan panggilan kakak karena dia sadar dia lebih muda.


"Biarin yuk!"


Vino menggandeng tangan Adelia dan tentu saja Adelia sangat kaget! dia yang tidak siap lalu mengambil tasnya sebelum badannya terseret oleh Vino yang terus menggandeng tangannya.


"Duluan kak Dania"


Vino tetap dingin dan Adelia mengikuti Vino ke parkiran motor.


"Sorry, gue buru-buru jadi ngajak lu pulang!"


"O...k!" sambil berfikir agak aneh dengan dinginnya Vino kepada Dania yang jelas terlihat oleh Adelia.


"Apa kak Vino ada masalah sama kak Dania? tanya Adelia dengan polosnya.


"Ya gak lah..gue cuma pusing aja liat kalian ngobrol, cerewet banget padahal cuma ngomongin bakso bulat seperti bola pingpong!hehhehe"


Vino melajukan motornya dan mengantarkan ke depan rumah Adelia. Tentu saja adegan Adelia yang diantar oleh cowok tidak luput dari pengawasan mommynya, karena mommynya memasang cctv didepan rumahnya. Karena dari tadi belum terlihat oleh mommynya yang mengawasi melalui cctv yang terakses internet yang dapat dilihat jarak jauh.


"Wooow..wow...daddy liat nih Adelia dianter cowok!" sambil menunjuk pada layar laptop yang menampilkan tangkapan dari cctv rumahnya.


"Udah gede ya mom anak kita!" ucap daddy Rifki.


"Daddy bukan gitu sayang, Adelia kan udah dijodohin dulu waktu kecil! jadi mommy kayaknya harus ambil langkah deh!"

__ADS_1


#Kasih tau dong mommy! jadi penasaran nih mau pakai cara kasar atau ga buat menyingkirkan laki-laki yang mendekati anaknya hihihih....


__ADS_2