
"Iya nona, saya tahu semuanya, nona sudah ditakdirkan akan bertemu dengan kakek tua ini, bertahun-tahun kakek selalu sabar menunggu kedatangan nona," jawab kakek tersenyum
"Haahh?" Freya malah semakin bingung dengan jawaban kakek itu
********
Freya berjalan perlahan ditengah rimbunnya hutan. Ia sama sekali tak takut berkeliaran sendirian. Sejak meminum teh pemberian kakek tua itu. Ia secara mendadak dapat mengerti banyak bahasa asing yang sebelumnya tidak pernah ia pahami. Bahkan ia pun bisa berbicara dengan seekor binatang. Waaaw.. Menakjubkan sekali bukan! Ramuan apa sebenarnya yang kakek itu masukan ke dalam tehnya.
Saat ini Freya memakai sebuah gaun khas kerajaan China, berbeda dengan sebelumnya saat bertemu kakek Li yang memakai pakaian modern. Freya terlihat sangat cantik dengan rambut panjang hitam yang menjuntai. Berbeda dengan penampilannya di dunia modern yang sering mengikat rambut panjangnya dan sering memakai celana jeans, kaos dan jaket. Di dunia modern ia terlihat seperti cewek tomboy.
Freya semakin jauh berjalan kedalam hutan setelah mendapat arahan dari kakek Li.
"Kakek bilang, bunga itu ada didasar jurang dekat air terjun, tapi dimana air terjunnya?"
"Heufft, udah berapa jauh ni aku jalan, lelah juga, istirahat dulu ahh," ucap Freya
Freya duduk disebuah batu kecil sambil mengusap setitik keringat didahinya.
Sejenak ia melepas lelah karena sudah terlalu jauh berjalan. Sambil mengeluarkan bungkusan dari salah satu celah dibalik gaun indahnya. Bungkusan itu berisi beberapa kue yang kakek siapkan untuk bekal perjalanannya didalam hutan.
*****
"Kak Fachry awaaaaaasss" teriak Freya
"Duuuuaaaaarrr"
Suara pinggiran mobil truck yang menabrak tubuh Freya, sampai ia terpental jauh dari lokasi tertabrak mobil itu.
"Freyaaaaaa" teriak Fachry panik
Fachry melihat Freya terjatuh dan tak sadarkan diri. Ia pun langsung berlari menghampiri tubuh Freya dan memangkunya. Saat ini kepala Freya banyak mengeluarkan darah, sampai baju dan celana yang Fachry pakai ikut berwarna merah karena darah itu.
"Re bangun Re, Re, Reree!!" panggil Fachry sangat panik
Fachry pun langsung membawa Freya ke rumah sakit. Fachry menunggu Freya diluar ruangan saat Freya masuk ke ruang UGD. Ia mengambil ponselnya dan menekan tombol panggilan ke Ardhan.
"Halo Ry ada apa?" tanya Ardhan
"Freya Dhan, Freya.. Freya.. Hiks Hiks Hiks," Fachry tak kuasa menahan tangisnya
__ADS_1
"Kenapa sama Freya Ry? Apa yang terjadi? Ry? Fachry?" tanya Ardhan ikut panik
"Dhan.. Freya.. Freya kecelakaan dhan. Sekarang Freya lagi ditangani dokter di UGD. Hiks Hiks. Dhan gue takut dhan. Freya... Gue takut Freya kenapa-napa Dhan," ucap Fachry sedih
"Ry, Lo tenang ya, Oke? Lo denger gua kan? Lo harus tenang! Gue mau ngabarin bokap nyokap sama anak-anak terus langsung kesana. Rumah sakit mana Ry?" ucap Ardhan menenangkan Fachry
"Oke Dhan. Kita di Rumah Sakit Ciremai." jawab Fachry
Freya sudah dalam kondisi stabil dan sudah dipindahkan ke ruang rawat VIP. Fachry pun masuk menjenguknya.
"Re, Ini aku Kak Fachry. Cepet sadar ya Re. Maafin aku Re, karena aku, kamu jadi kayak gini. Kamu cepet sembuh ya Re," ucap Fachry
Fachry pun mencium tangan Freya yang ia genggam. Lalu ia mengusap lembut punggung tangan gadis itu.
*****
"Halo Dhan, kenapa?" tanya Fachry
"Ry, Freya hilang Ry. Gue udah cari sekeliling rumah sakit tapi Freya nggak ada. Gue udah kabarin family gue tapi anak-anak belom. Gue bingung Ry kemana Freya. Padahal gue cuma ninggalin dia sebentar ke toilet. Sekarang gue mau coba cek CCTV Ry, siapa tahu ada jejak tentang Freya.
"Oke Dhan, biar gue aja yang ngabarin anak-anak. Sekalian langsung otewe kesitu." jawab Fachry
*****
"Maksud kakek apa, aku nggak ngerti kek?'' tanya Freya
Kakek itu hanya tersenyum mendengar pertanyaan Freya. Sambil memberikan sepiring kue kepada Freya.
"Ini, makanlah dulu nona, nona pasti lapar dan haus karena perjalanan tadi,'' ucap kakek
Freya tidak menjawab, ia hanya melirik kearah kakek itu, sambil mengambil piring berisi kue yang kakek berikan padanya.
Freya mengamati kue-kue cantik diatas piring itu.
"Waaah, cantik banget kuenya, kue apa ya ini, nggak tega deh buat dimakan, hemmm, jadi inget Dias, dia pasti seneng deh kalo liat kue ini, dia kan suka banget sama kue, biasanya kita berebut kalo makan kue, lagi apa ya dia? aku kangen," Freya tersenyum kecut mengingat adik angkatnya itu
"Ehh tunggu deh, kejadian terakhir kali tadi, setelah aku minum teh buatan kakek itu, badanku jadi bersinar, kalo sekarang kue ini aku makan, keajaiban apa lagi ya nanti yang terjadi?" suara hati Freya
"Hahahaa" kakek itu tertawa memperhatikan Freya yang sedang mengamati kue-kue cantik itu.
__ADS_1
"Nona, makanlah, kakek ini tak berani mencampurkan racun atau formula apapun kedalam kue-kue itu," ucap kakek
Freya pun mengambil satu kue dari piring dan mencoba untuk memakannya. Ia mengunyah perlahan kue itu, sambil merasakan dan mengamati bahan apa saja yang terbuat dari kue itu.
Ya, didunia modern Freya sangat ahli soal mencicipi rasa makanan dan minuman, bahkan dengan mencium baunya saja, ia tahu bahan apa saja yang terkandung dalam makanan atau minuman itu.
Kakek itu tak hentinya tersenyum memperhatikan Freya yang sangat waspada.
"Nona, perkenalkan, saya Li Shimin, tabib pribadi Ayah dari Raja Negeri ini, Raja Tang, Yang Mulia Raja Ashile Sun," kakek itu sedikit membungkuk sebagai tanda hormat.
"Tabib? Raja?" tanya Freya penasaran
"Ya Yang Mulia, seharusnya sejak awal kakek tua ini memanggil anda dengan benar, anda adalah calon Permaisuri Negeri ini. Anda telah ditakdirkan untuk menjadi Permaisuri Dinasti ini sejak anda baru lahir. Lihatlah Yang Mulia, cincin mutiara ini dan mutiara yang ada dalam tubuh anda itu, mutiara-mutiara itu saling berhubungan dan berasal dari sumber yang sama. Akan ada pengaruhnya terhadap tubuh anda bila mutiara-mutiara itu berdekatan," ucap Kakek Li
Kakek Li menunjukkan sebuah cincin mutiara yang sangat cantik, melingkar dijari tengah tangan kanannya.
"Cincin ini?" ucap Freya
Freya selalu dibuat bingung dan penasaran oleh sang kakek.
*****
Freya tersadar dari lamunannya tentang kakek Li, saat seekor harimau mengaum keras ke arahnya.
********
...Yuk ikutan senam jempol singkat bareng author,...
...Bisa tambahin semangat author loh 🤗...
...Caranya cuma tekan...
...Like, Komen, Vote dan Hadiah 🤩...
...Gampang banget kan....😁...
...Mohon dukungannya juga ya teman-teman...
...Semoga kalian semua selalu sehat, agar bisa selalu simak bab-bab selanjutnya...
__ADS_1
...Terimakasih🙏🤗😘...