Permaisuri Modern

Permaisuri Modern
BAB 41_Munculnya Freya


__ADS_3

( Markas The Wings )


Tim C yang bertugas mengalihkan perhatian musuh langsung bertindak dengan membuat beberapa keributan di bagian luar markas. Sehingga membuat aksi Tim A dan Tim B semakin mulus di dalam sana. Karena saat ini hanya beberapa orang saja yang menjaga ruang rahasia itu.


Beberapa anggota The Wings yang sadar akan kehadiran orang luar, langsung menghampiri beberapa anggota The Crown dan melawan mereka.


Salah satu anggota The Wings hendak memencet tombol darurat dalam ruangan itu, namun aksinya tak berlanjut karena Tim D anggota The Crown yang bertugas untuk mengaktifkan sinyal bom datang menggagalkan aksi anggota The Wings itu.


Sekejap tubuh anggota The Wings itu luruh ambruk ke lantai. Disusul oleh beberapa anggota The Wings lainnya.


Tim A langsung memasuki ruang tahanan dalam markas itu. Mereka melihat sekelilingnya, mencari keberadaan Andra. Dan akhirnya mereka menemukan Andra. Dengan kondisi tubuh yang penuh luka. Ia memakai beberapa selang infus.


"Astaga Andra." Ucap salah satu anggota Tim A.


"Sejak Bryan membawa lelaki itu kemari. Kondisi tubuhnya sudah sangat parah. Setiap pagi dan sore dokter pasti mengecek keadaannya. Aku tidak mengerti mengapa Bryan sangat memperdulikan kondisi lelaki itu. Padahal hampir setiap hari, ia bisa dengan mudah memisahkan kepala seseorang dari tubuhnya dalam keadaan sehat. Tapi lihat teman kalian ini, ia sangat kritis namun Bryan sangat peduli padanya."


"Cepat keluar. Jangan menunda waktu lagi, apa yang kalian lakukan?" ucap Lionel Tim E.


"Bos. Kita kesulitan membawa Andra. Kondisinya sangat kritis. Dia dipenuhi banyak selang infus." Sahut anggota Tim A.


"Astaga. Oke. Sebagian Tim F masuk sekarang. Amankan situasi didalam. Tim B bantu ketat Tim A untuk mengeluarkan Andra. Cepat sekarang!" ucap Lionel cemas.


Beberapa Tim B pun membantu membuka pintu beberapa tahanan lain The Wings.


"Cepat-cepat, jangan menjauh dari kami. Kita harus segera keluar dari tempat ini. Tempat ini akan segera meledak." Ucap salah satu anggota Tim B.


Mereka berhasil keluar dari tempat rahasia itu. Dan berjalan waspada dengan keadaan sekitar.


"Tim D berkumpul dengan Tim inti sekarang. Cepat! Ada pintu rahasia markas ini yang terbuka. Sekitar 50 orang masuk kedalam markas ini dari sana. Sialan! pintu itu tak terakses sistem. Sebagian Tim F masuk sekarang. Sisakan 50 orang diluar. Cepat cepat!" ucap Lionel yang semakin panik.

__ADS_1


"35 menit lagi. Bagaimana ini?" suara hati Lionel.


Saat ini Tim Inti ( Tim A dan Tim B) dan beberapa tahanan The Wings lainnya sedang berpapasan dengan beberapa anggota The Wings.


"Hahaha. Kalian menghantarkan sendiri nyawa kalian kemari." Ucap Panglima The Wings.


Semua anggota The Crown dan beberapa tahanan The Wings semakin panik. Bila dipaksa menyerang pun, mereka tidak akan menang. Karena saat ini sebagian anggota The Crown yang berada di tempat itu, sedang fokus membawa tubuh Andra dan beberapa alat bantu medis.


Hanya tersisa 4 orang Tim B dan beberapa tahanan The Wings yang mungkin akan melawan mereka jika mereka benar-benar diserang.


"Sial." Ucap Lionel kesal dan bergegas menghampiri rekannya yang berada di dalam.


Lionel dan beberapa Tim C langsung masuk menyusul rekan mereka. Keadaan The Wings saat ini dipepet oleh The Crown. Karena anggota The Crown Tim D dan Tim F sudah berpapasan dengan anggota The Wings yang hendak menyerang Tim Inti The Crown.


"Jangan bergerak, jika kalian berani maju. Semua teman kalian yang ada didalam sana akan lenyap dari dunia ini." Ucap salah satu orang penting The Wings yang mengetahui keadaan Tim Inti The Crown.


Seluruh anggota The Crown Tim D dan Tim F itu hanya terdiam. Tak ada satupun yang berani melangkah maju.


"Kami lebih baik mati daripada harus menyerah pada b@jingan seperti kalian. Cuih." Ucap salah satu Tim B The Crown dan meludah didepan mereka.


"Beraninya kau bersikap seperti itu pada Panglima The Wings. Baiklah karena itu mau kalian. Maka akan segera ku kabulkan. Serang dan tangkap mereka hidup-hidup." Perintah Panglima The Wings.


Saat ini Lionel dan sebagian Tim F sudah bergabung dengan Tim D Dan sebagian Tim F lainnya. Dari tempat mereka berada, terdengar jelas suara percakapan Panglima The Wings dan salah satu anggota Tim B The Crown.


"Sialan. Jika kita paksa menyerang sekarang. Keadaan Tim Inti dan Andra pasti tidak aman. Mereka akan menjadi sasaran pertama The Wings. Arrrrgggh." Ucap Lionel kesal.


"Waktu hanya 24 menit lagi bos. Kita harus segera melakukan sesuatu. Saya sudah melemahkan sistem. Itu akan memperlambat aktifnya bahan peledak." Ucap salah satu Tim E.


"Kita berada di jalan buntu. Kita hanya bisa pergi meninggalkan Tim Inti atau mati bersama mereka disini." Ucap Lionel tak berdaya.

__ADS_1


Sedangkan di dalam sana, sebagian anggota The Wings sudah bergerak menyerang Tim Inti The Crown. Mer


...****************...


Mereka semakin panik melihat beberapa anggota The Wings yang semakin mendekat itu.


"Swosh..swosh..syuuut..syuuut..syuuut" puluhan anak panah melesat cepat dan menancap tepat di depan kaki beberapa anggota The Wings yang hendak menyerang itu.


Semua mata tercengang melihat kejadian itu. Apalagi Tim Inti The Crown, jantung mereka berdegup sangat kencang. Khawatir bila keadaannya akan semakin buruk. Cemas dan berharap keajaiban, itulah yang mereka harapkan.


Entah bagaimana caranya, tiba-tiba Freya berada dalam markas itu. Dan Freyalah yang melepaskan puluhan anak panah itu. Ia pun secara otomatis telah tersambung dengan sistem rahasia mereka. Sehingga ucapannya akan terdengar jelas oleh semua anggotanya.


Saat ini beberapa anggota The Wings sedang bertarung melawan Freya yang seorang diri.


"Kak Lionel, cepat buat jalan, aku akan menjaga mereka." Ucap Freya tegas memberi perintah.


"Alex, jangan pedulikan aku. Fokus lindungi Andra. Saat Kak Lionel berhasil membuat jalan. Cepat bawa Andra keluar dari tempat ini." Ucap Freya kembali.


Semua anggota The Crown yang mendengar ucapan Freya seakan tersihir dan hanya terdiam tak percaya.


"Astaga. AKU QUEEN CEPAT PENUHI PERINTAHKU!!" teriak Freya sambil menyerang beberapa anggota The Wings di depannya.


Seketika mereka tersadar dan langsung menyerang beberapa anggota The Wings yang ada dihadapan mereka.


Tim Lionel dan Tim lainnya akhirnya berhasil membuat jalan. Alex dengan sigap memimpin rekannya untuk segera membawa Andra keluar dari tempat itu. Berhasil. Andra sudah aman sekarang. Ia dan sebagian anggota The Crown sudah berada diluar tempat itu.


Dengan di pimpin Freya, sebagian anggota The Crown lainnya mundur perlahan untuk meninggalkan markas The Wings yang akan segera meledak itu.


"Jangan pedulikan aku, aku akan menyusul kalian. Cepat lari mundur sekarang. Cepaaaat." Teriak Freya dengan gaya khasnya melawan beberapa anggota The Wings yang perlahan mengikuti mereka.

__ADS_1


"3 menit lagi, Plutonium dan Uranium itu akan diaktifkan sistem kita." Ucap salah satu Tim E.


๐“‘๐“ฎ๐“ป๐“ผ๐“ช๐“ถ๐“ซ๐“พ๐“ท๐“ฐ.......


__ADS_2