Permaisuri Modern

Permaisuri Modern
BAB 38_Freya Terluka


__ADS_3

Ia tahan rasa sakit itu. Dan terus berjuang untuk melumpuhkan prajurit-prajurit lainnya. Deru nafas Su'er terdengar kasar setelah ia berhasil menumbangkan semua prajurit-prajurit itu.


Begitupun Freya. Ia tersenyum manis pada kekasih nya. Namun beberapa saat kemudian, tubuh Freya ambruk luruh ke tanah.


"Chang Geeeee." Su'er yang melihat Freya pingsan langsung panik dan reflek melompat turun menghampirinya.


Ia memangku kepala Freya, sambil memeluk tubuhnya dan menepuk-nepuk pipi Freya. "Chang Ge, sadarlah"


...****************...


( Paviliun Lotus - Istana Gurun Utara )


Raja Sun masih setia menemani sang kekasih yang masih memejamkan mata. Ia memandangi wajah cantik itu. "Aku tak pernah berharap ada di posisi seperti ini lagi Chang Ge. Sadarlah sayang. Semoga kedepannya aku tak akan pernah mengalami posisi seperti ini lagi."


Perlahan Freya membuka matanya. Ia memperhatikan kepala Su'er yang menunduk dan menangis disampingnya. Ia pun membelai puncak kepala kekasihnya itu.


Su'er yang merasakan belaian itu langsung membangkitkan kepalanya. Dan melihat wajah sang kekasih. "Chang Ge. Kau sudah sadar?! Syukurlah." Peluk Raja sun pada Freya.

__ADS_1


"Aku hanya lelah Su'er. Tenanglah." Ucap Freya lemah.


"Hanya lelah? Kau lihat beberapa sayatan pedang ini? Bahkan luka di lenganmu itu cukup dalam Chang Ge." Sahut Raja Sun khawatir dan agak kesal.


"Ini sama sekali tidak sakit Su'er. Aku sudah terbiasa dengan semua ini. Ayo kita harus secepatnya ke Gurun Pasir Putih Su'er" Sahut Freya tenang.


"Chang Geeee. Berhentilah sesaat untuk menjadi tangguh. Aku tahu kau sangat kuat. Namun sekarang kau masih terluka. Istirahatlah beberapa hari lagi sayang." Bujuk Su'er lembut.


"Su'er kita tidak bisa menunda lagi. Kita harus secepatnya menemukan Bunga Kristal itu. Apa kau tak ingin segera bertemu dengan Ibumu?" ucap Freya lemah.


Raja Sun meneteskan air mata saat mendengar perkataan Freya. "Freyaa, dengarlah, aku sangat menyayangimu. Dan akupun sangat ingin segera bertemu dengan Ibu. Namun aku tidak bisa menukar salah satu kebahagiaanku dengan kebahagiaanku yang lainnya. Kalian berdua sama-sama penting dalam hidupku. Kau patuhlah sayang. Pulihkan tubuhmu dulu, baru setelah itu kita berjuang bersama lagi untuk mencari Bunga Kristal itu." Ia langsung memeluk Freya setelah menyelesaikan perkataannya.


"Aku sudah memutuskan untuk menghilangkan semua kebencianku pada Paman Yu Ning. Aku pun tidak akan pernah menyerang Gurun Utara, selama Paman Yu masih menjadi Raja didalamnya. Bukankah itu yang kau pertaruhkan dengan Paman Yu saat itu? Freya, sekali-kali kau harus pikirkan tentang kebahagiaanmu. Jangan selalu mementingkan kebahagiaan orang lain." Lembut Raja Sun berkata pada kekasihnya sambil memeluk dan membelai mesra rambut kekasihnya.


"Kau tahu aku Su'er. Kebahagiaanku adalah melihat orang-orang disekitarku bahagia." Sahut Freya masih memeluk kekasihnya.


"Maka buatlah aku bahagia dengan membuat dirimu bahagia sayang." Ucap lembut Su'er yang semakin erat memeluk tubuh kekasihnya itu.

__ADS_1


Tanpa mereka sadari, sepasang mata dan telinga telah memperhatikan mereka sejak tadi. Mendengarkan semua percakapan mereka. Membuat hatinya ikut bergetar, mendengar perkataan manis Su'er dan Freya.


Ia menangis tak bersuara menyesali perbuatannya dulu. Ia pejamkan mata. Berharap semuanya tak terlambat bila ia berubah fikiran. Yu Ning pun berbalik pergi meninggalkan paviliun yang Freya tempati.


...****************...


( Rumah Keluarga Affandy - Dunia Modern )


**Aku ingatkan lagi,


**Keluarga Affandy adalah keluarga angkat Freya guysโœจ


Maryam tampak melamun mengingat semua kejadian yang ia alami tentang Freya. "Kapan kamu kembali Sayang? Mamah rindu."


"Nyonya, baru saja Laudya memberi kabar bahwa saat ini kemungkinan Non Freya sedang terluka. Cincin mutiara itu berwarna merah tak berkedip sejak kemarin sore. Aku khawatir dengan keselamatan Non Freya di dunia itu Nyonya." Ucap Ningsih sedih.


"Apa yang terjadi pada Freya disana? Semoga Freya kuat dan cepat kembali sehat. Dan segeralah kembali sayang." Sahut ibu angkat Freya menitikkan air mata.

__ADS_1


๐“‘๐“ฎ๐“ป๐“ผ๐“ช๐“ถ๐“ซ๐“พ๐“ท๐“ฐ............


__ADS_2