
"Tabib? Raja?'' tanya Freya penasaran
"Ya Yang Mulia, seharusnya sejak awal kakek tua ini memanggil anda dengan benar, anda adalah calon Permaisuri Negeri ini. Anda telah ditakdirkan untuk menjadi Permaisuri Dinasti ini sejak anda baru lahir. Lihatlah Yang Mulia, cincin mutiara ini dan mutiara yang ada dalam tubuh anda itu, mutiara-mutiara itu saling berhubungan dan berasal dari sumber yang sama. Akan ada pengaruhnya terhadap tubuh anda bila mutiara-mutiara itu berdekatan," ucap Kakek Li
Kakek Li menunjukkan sebuah cincin mutiara putih yang sangat cantik melingkar dijari tengah tangan kanannya.
"Cincin ini?'' ucap Freya
Freya selalu dibuat bingung dan penasaran oleh sang kakek
*****
Freya tersadar dari lamunannya tentang kakek Li, saat seekor harimau mengaum keras ke arahnya.
"Roaarrr.. Roaaarrr,'' hauman harimau itu
Freya sedikit tercengang melihat seekor harimau yang mendekatinya. Tapi ia berusaha untuk tetap tenang. Ia ingat saat ini ia mempunyai kemampuan untuk berbicara dengan binatang. Freya lalu mendekati harimau itu. Sambil memberikan sebotol air mineral dari kantong airnya.
"Apa kamu haus? kemari, minumlah ini,'' ucap Freya
Harimau itu mulai tenang mendengar perkataan Freya. Dan meminum air dari kantong air yang Freya berikan.
Freya membelai manja kepala harimau itu. Ia tersenyum melihat harimau itu minum.
"Ya ampun, kakimu berdarah? apa itu sakit?'' tanya Freya simpati melihat luka dikaki kiri harimau itu
Freya berlari kesekitar hutan mencari berbagai jenis tanaman obat. Setelah semua tanaman terkumpul, ia mulai menumbuk tanaman itu, setelah tanaman itu halus, ia membalurkannya ke luka harimau itu.
"Nah selesai, ini akan membuat lukamu cepat kering,'' ucap Freya sambil tersenyum
********
''Cleebb'' sebuah anak panah berhasil menembus tubuh seekor kijang
__ADS_1
"Yang Mulia, belakangan ini anda sering sekali menghabiskan waktu didalam hutan, apakah hewan-hewan itu belum cukup banyak untuk dibawa pulang?'' tanya Mu jin pengawal pribadi Raja Dinasti Tang
"Hemm, bukankah kau sangat mengerti keadaannya Mu Jin, apa yang akan terjadi bila aku berada di Istana,'' jawab Sang Raja
"Tapi Yang Mulia, saya rasa apa yang dikatakan Yang Mulia Purnaraja itu benar, bukankah sudah lama Dinasti Tang belum mengangkat seorang Permaisuri?'' jawab Mu Jin
"Sudahlah Mu Jin, lebih baik kau kembali jika masih membicarakan hal itu,'' ucap Sang Raja
"Hemmfh'' Mu jin menarik nafasnya kasar
" Freya Chang Ge. Aku merindukanmu sayang. Jika kau benar-benar nyata, kemarilah. Temui aku sayang." suara hati Raja yang sangat berharap bisa bertemu dengan istri dalam mimpinya
Sang Raja lalu berlari kedalam hutan saat melihat seekor harimau melintas didepannya.
"Kemana harimau itu lari?'' ucap Sang Raja
Raja itu berjalan perlahan menyusuri hutan, mencoba mencari keberadaan harimau itu. Raja berhasil menemukan harimau itu dibawah salah satu pohon besar. Sang Raja mengambil sebuah anak panah dari balik punggung nya, memasangnya ke busur panah dan hendak menembakkannya ke tubuh harimau itu.
"Leo Wu'' ucap seorang gadis
"Sreeek" suara ranting pohon yang terinjak seseorang
Rupanya suara itu berasal dari kaki Sang Raja. Ia penasaran dan mencoba mendekati gadis dan harimau itu. Ya, gadis itu ternyata Freya, gadis cantik yang berasal dari masa depan. Suara ranting itu berhasil membuat perhatian Freya ke harimau itu teralihkan. Ia melirik ke sumber suara. Dan betapa terkejutnya ia, ketika melihat sosok pria tampan dihadapannya .
"Dia? bagaimana mungkin?'' ucap Freya saat melihat Sang Raja
*****
Freya membuka matanya setelah beberapa hari tak sadarkan diri. Ia merasa sangat haus. Lalu turun dari ranjang pasiennya untuk mengambil air minum disebuah meja yang terletak disebelah ranjangnya. Saat hendak mengambil gelas air minum itu, tiba-tiba sebuah cahaya putih muncul dari tembok yang berada dibelakangnya. Freya pun penasaran dengan cahaya itu, ia lalu mendekati cahaya putih itu. Tapi tiba-tiba cahaya itu langsung menyerap tubuh Freya masuk kedalamnya. Freya pun menghilang tanpa jejak dari ruangan pasien itu.
***
Freya kembali tersadar dari lamunannya tentang kejadian awal yang membawanya ke dunia itu. Freya pun hanya diam mematung memandangi wajah pria yang selalu ia mimpikan disetiap mimpinya itu.
__ADS_1
"Dunia apa ini? Apakah yang dikatakan kakek Li itu benar? Hah. mustahil. Apa hanya kebetulan, bertemu kakek Li dan sekarang bertemu dengan suami mimpiku? Apakah dia juga seorang Raja? Dan aku akan menjadi Permaisurinya? Hah. kita lihat saja apa semua yang kakek Li katakan itu benar-benar nyata." Suara hati Freya
Kali ini Freya benar-benar sangat terkejut, semua kejadian yang ia alami hari ini adalah sebuah kejutan yang beruntun baginya. Ia hampir mengira bahwa dirinya gila atau meyakini bahwa semua yang ia alami hari ini hanyalah mimpi. Ia menepuk-nepuk pipinya dengan keras.
''Awww.. sakit, apa ini benar-benar nyata?'' batin Freya
Freya sadar bahwa sejak tadi ia diperhatikan. Karena itu ia mencoba bersikap tenang, seolah tidak pernah bertemu dengan pria tampan itu didalam mimpinya.
Sang Raja yang sejak tadi memperhatikan tingkah Freya juga ikut diam mematung. Ia sama terkejutnya dengan Freya. Entah bagaimana, selama ini wajah cantik Freya pun selalu hadir dalam mimpi Sang Raja, jauh sebelum pertemuan itu terjadi. Hati Sang Raja sangat senang. Ia tak pernah menyangka bahwa hal yang selama ini selalu ia harapkan benar-benar menjadi nyata. Ia selalu berharap bisa bertemu dengan gadis cantik yang selalu hadir dalam mimpinya itu. Dan hari ini benar-benar merupakan hari yang bersejarah baginya. Ia sungguh sangat bahagia. Ingin rasanya saat ini ia berlari kearah gadis itu dan memeluknya. Yah andai saja ia bukan seorang Raja, atau andai saja ia telah mengenal gadis itu sejak lama, mungkin ia tidak berpikir panjang lagi untuk memeluk gadis dihadapannya.
"Changge!" seru Raja sangat pelan
"Hah.. apa? kau mengatakan sesuatu?" ucap Freya
"Ah maaf Putri, mengapa anda berkeliaran ditengah hutan sendirian? dimana para pengawalmu? Apakah Tuan Putri tersesat?" tanya Sang Raja yang mulai menguasai kesadarannya
"Putri? hahh, ya, mungkin karena pakaian yang ku pakai saat ini, dia jadi memanggilku seperti itu. Tapi.. semua ini , apa benar-benar nyata? ya ampun, bagaimana ini?" suara hati Freya
********
...Yuk ikutan senam jempol singkat bareng author,...
...Bisa tambahin semangat author loh 🤗...
...Caranya cuma tekan...
...Like, Komen, Vote dan Hadiah 🤩...
...Gampang banget kan....😁...
...Mohon dukungannya juga ya teman-teman...
...Semoga kalian semua selalu sehat, agar bisa selalu simak bab-bab selanjutnya 😍...
__ADS_1
...Terimakasih🙏🤗😘...