
" He lu kalau jalan pake mata dong" ucap Claudia yang jatuh karena ditabrak oleh yusuf
" Ya iya kali kalau jalan pake mata, kalau jalan mah pake kaki.." ucap yusuf
Namun beberapa detik mereka saling menatap dan tanpa disadari mereka saling memuji penampilan orang yang ada dihadapanya itu.
" Ganteng juga ni cowok tengil" batin Claudia
" Cantik..Astagfirullah..mikirin apa otak gue ini.." yusuf mengusap wajahnya kasar
Claudia tampak cantik malam ini dengan menggunakan dres merah marun dengan rambut yang dibiarkan tergerai dan ada cepit rambut kecil di samping kananya.
Saat Claudia akan berdiri, kakinya sakit sepertinya terkilir " Aw" rintihnya
" Kenapa.." tanya yusuf cemas
" Sakit bego..emang lu gak lihat ni kaki gue bengkak" jawab Claudia ketus
" Eh..lu mau ngapain.." tanya Claudia saat yusuf memegang kakinya
" Gue cuma ngecek kaki lu patah apa enggak.." ucap yusuf
" Lu doain kaki gue patah.." ketus Claudia
Namun yusuf tak mendengarkan ucapan Claudia, ia mencoba memijit pelan kaki Claudia
" Aw..sakit bego.." teriak Claudia
"Chik cewek bar bar kayak lu baru kayak gini aja udah kesakitan" sindir yusuf
" Udah udah gue mau pergi" ucap Claudia menepis tangan yusuf
" Mau gue bantu.." tanya yusuf
" Ogah, gue bisa sendiri" jawab Claudia
Namun saat ia berdiri dan coba melangkah, kakinya terasa sakit hingga ia oleng dan terjatuh namun segera ditangkap oleh yusuf.
" Makanya jadi orang jangan gengsian.." ucap yusuf
Akhirnya yusuf memapah Claudia.
__ADS_1
" Mau pulang apa mau disini.." tanya yusuf
Claudia bingung..tadi ia berangkat ke club dengan teman temanya, ia gak enak kalau ngajak temen temenya balik karena acara belum dimulai.
" Sebentar gue pesen taksi online dulu" jawab Claudia dan mencari taksi online di aplikasi hp nya
" Ya..kok ga ada sih.." ucap Claudia namun didengar oleh yusuf
" Gue anterin" ucap yusuf
" Lu mau anterin gue..serius..gak lagi ngerjain gue kan.." tanya Claudia
" Emang gue lu yang suka ngerjain orang.." sindir yusuf
" Ya kali..entar gue ditinggal di jalan yang sepi.." ucap Claudia
" Aw" yusuf mengetuk kepala Claudia
" Mikir lu kejauhan..udah mau gue anterin enggak.." tanya yusuf
" Em..iya deh..tapi beneran ya..lu gak ngerjain gue.." ucap Claudia
Claudia masuk kedalam mobil yusuf, dan yusuf menutup pintu mobil setelah itu ia masuk kemobilnya.
Selama perjalanan mereka diam, entah mengapa mereka sama sama canggung dengan situasi ini.
" Stop.." teriak Claudia hingga yusuf mengerem mobilnya mendadak
" Gila lu ya..kalau kita kecelakaan gimana.." kesal yusuf
" Sory..itu tadi ada ibu ibu melambai ke kita.." ucap Claudia
" Ibu ibu..dimana.." tanya yusuf
" Itu dibelakang..coba deh lu mundur sedikit mobilnya" ucap Claudia, akhirnya yusuf memundurkan mobilnya sedikit dan benar saja ada ibu ibu yang duduk seperti menahan sakit.
Yusuf turun dari mobil mendekati ibu ibu itu.
" Nak tolongin ibu.." ucap ibu itu sambil memegang perutnya yang besar
" Ibu mau melahirkan.." tanya yusuf
__ADS_1
Ibu itu mengangguk pelan
" Mana suami ibu.." tanya yusuf karena melihat ibu itu hanya sendirian
" Suami ibu lagi ngojek.." ucap ibu itu
" Lho gak ditelpon aja biar dampingi ibu.." ucap yusuf
" Ibu gak punya hp nak.." ucap ibu itu
"Ya Allah..ya udah yu aku anterin ibu ke rumah sakit" ajak yusuf dan segera memapah ibu itu masuk kedalam mobil nya
" Eh kenapa ibu itu.." tanya Claudia
"Mau lahiran..kita anterin ibu ini ke rumah sakit dulu ya.." ucap yusuf
" Ya udah, gue dibelakang aja nemenin ibu" ucap Claudia dan keluar dari mobil pindah ke belakang walaupun dengan langkah kaki yang terseret karena menahan sakit
Yusuf segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat.
" Astagfirullah..ya Allah..sakit.." rintih ibu itu
" Sabar ya bu..he ketos cepetan dikit napa..ni ibu udah kesakitan gini" teriak Claudia karena panik melihat ibu itu meringis menahan sakit
" Eh..eh..kok kakinya ada darahnya...ketos ini gimana.." panik Claudia
" Iya..bentar ni udah sampai" ucap yusuf dan segera memanggil perawat
Beberapa perawat membawa ibu itu dengan bangkar
" Trimakasih ya mba mas..tolong jangan pergi sebelum saya lahiran.." ucap ibu itu
Yusuf dan Claudia hanya mengangguk.
" Lu kenapa.." tanya yusuf pada Claudia yang hanya diam
Yusuf tambah bingung saat Claudia tiba tiba menangis.
" Hiks hiks hiks..gue takut.." ucap Claudia lalu memeluk yusuf
Yusuf hanya mematung mendapatkan pelukan dari cewek bar bar dihadapanya, ini merupakan pelukan pertama dari cewek yang bukan dari keluarganya.
__ADS_1