Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Part 25. Tidur seranjang


__ADS_3

Hari sudah larut, Claudia masih sibuk mengerjakan tugas sekolah nya yang tadi dikirim oleh Jeny.


Sedang yusuf sedang pergi ke ruko untuk mengecek barang yang datang sore tadi.


" Selamat ya bro.." ucap diyon


Diyon adalah teman yang sudah dianggap saudara sendiri oleh yusuf makanya kalau ada sesuatu pasti ia akan cerita dengan temanya itu.


" Tanks..tapi tolong rahasiain ini ya..lu tahu kan gue ma bini gue masih sekolah.." ucap yusuf


" Tentang bro..kayak gak tahu gue siapa aja.." ucap diyon


" Iya..makanya gue selalu cerita apapun ke lu, karena gue tahu lu bisa jaga rahasia" ucap yusuf


" Tanks udah percaya sama gue..gue gak bakal ngecewain lu" diyon menepuk pundak yusuf


" Eh ngomong ngomong sekarang lu tinggal dimana..dirumah ortu lu apa bini lu" tanya diyon


" Menurut lu dimana.." yusuf balik bertanya


" Kalau gue mah mending dirumah bini lah..tidurnya ada yang nemenin ada yang bisa dipeluk, dicium dan dibelai..uh..jadi pengin kayak lu" ucap diyon


" Otak lu..sana cari cewek dulu terus lu halalin" ucap yusuf

__ADS_1


" Susah bro nyari cewek jaman sekarang..mereka lihatnya dompet yang tebel..lu lihat sendirikan..wajahnya glowing glowing pasti skincare nya mahal tuh.." ucap diyon


" Gak semua cewek seperti itu yon.." ucap yusuf


" Tapi selama ini cewek yang datang ke ruko kita kebanyakan begitu.." ucap diyon


" Eh gue punya kenalan cewek, orang nya gak neko neko..lu mau.." tanya yusuf


" Siapa..ah lu pasti nge prank gue kan.." ucap diyon


" Enggak..gue gak lagi nge prank..kalau lu mau entar gue kenalin" ucap yusuf


" Entar dulu deh..gue belum siap..masih fokus sama adik adik gue biar mereka lulus sekolah dulu" ucap diyon


" Beres bro..udah gue tahu lu udah pengin cepat pulang kan..sana gih entar gak dapat pintu masuk lagi" ledek diyon


" Rese lu..udah ya gue pulang dulu.." pamit yusuf dan memakai jaketnya karena udara malam ini terasa dingin


" Ya..hati hati bro..jangan ngebut..ingat bini lu lagi nunggu dirumah" ucap diyon


Yusuf tersenyum mendengar ledekan dari temenya itu.


Ia melajukan mobilnya kerumah istrinya.

__ADS_1


Ceklek


Yusuf masuk kedalam kamar dan melihat istrinya tertidur di meja belajar nya dengan buku yang masih terbuka.


" Cantiknya istriku ini kalau tidur.." ucap yusuf


Dengan pelan pelan yusuf membopong istrinya dan dipindah kan ke ranjang.


Karena sangking capeknya Claudia tidak terbangun dan malah semakin pulas.


Yusuf membereskan buku buku pelajaran istrinya yang berserakan di meja belajar.


Ia lalu mengerjakan tugas sekolah yang riko kirimkan seperti Claudia tadi, hanya butuh beberapa menit tugasnya sudah selesai.


Sebelum tidur, yusuf tak lupa mengerjakan kewajibannya sebagai seorang muslim yaitu sholat isya setelah nya baru ia membaringkan tubuhnya disamping istrinya.


Hanya butuh beberapa menit matanya sudah terpejam karena lelah.


Baru beberapa detik ia dikejutkan oleh benda yang mengusik benda keramatnya.


" Aw.." Sebuah kaki menimpa benda keramatnya membuat sang empu meringis menahan ngilu


Yusuf coba menyingkirkan kaki istrinya itu, namun kini malah tubuhnya dipeluk erat oleh sang istri.

__ADS_1


" Ya Allah..kuatkan hamba dengan ujian ini.." batin yusuf


__ADS_2