Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Lupa pengaman


__ADS_3

Tiara masih berada di dalam kamar mandi seperti biasa sebelum tidur ia sikat gigi dan mencuci muka dengan sabun perawatanya, setelah itu ia duduk di violet menghadap cermin dengan telaten ia mengolesi wajahnya dengan skin care malam.


Putra memperhatikan istrinya sambil perlahan mendekat dan memeluknya dari belakang.


" Udah cantik, wangi bikin mas pengin deket deket terus sama kamu" putra mengendus menghirup bau permen karet yang menempel di ceruk leher istrinya.


" yang..udah geli ih.." ucap tiara ketika suaminya sudah menjiilat dan mengecup lehernya, namun bukanya berhenti Putra malah semakin menggila.


Kedua tanganya sudah masuk kedalam piyama istrinya meraih benda kenyal kesukaanya, seperti bermain skuisi diremas pelan hingga tiara memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut suaminya.


Melihat ekspresi istrinya putra tersenyum, ia membalikkan tubuh istrinya hingga mereka saling berhadapan.


cup


bibirnya segera memainkan peranya me_***** bibir istrinya yang sudah menjadi candu baginya.


Satu tanganya perlahan membuka kancing baju piyama istrinya hingga semuanya terlepas dan ia buang sembarang.


Tiara masih dibawah Kungkungan suaminya, entah kapan tapi pakaian yang tadi melekat ditubuhnya kini sudah entah kemana.


" Yang..kita coba gaya baru yu" ajak putra


" Gaya apa mas" tanya tiara bingung


" Kamu ikutin mas aja, sini duduk diatas pangkuan mas" putra sudah duduk di pinggir ranjang.

__ADS_1


Tiara turun dari ranjang dan mendekati suaminya.


Entah kenapa ia sekarang tidak malu dan bahkan berani menatap suaminya yang tanpa memakai baju, seketika pandanganya tertuju pada junior suaminya yang sudah on hingga ia menggigit bibir bawahnya sendiri.


"Sini yang.." putra menarik tangan istrinya


perlahan ia meletakan istrinya diatas pangkuanya dan saat itu pula juniornya masuk kedalam gua milik istrinya.


" Egh, yang punya kamu kaya alat pijit karena juniornya seperti di sedot dan diremas" ucap putra


" Kamu yang mimpin ya" ucap putra


" Gimana..aku ga bisa" tanya tiara


Tiara perlahan memutar pingganya dan kedua tanganya dibuat sebagai penyangga.


Putra yang melihat benda mainanya bergelantung segera menyesap seperti bayi yang menyusu pada ibunya.


" Terus yang..em..nikmat banget goyangan kamu" ucap putra dengan kedua tanganya memegang pinggang istrinya.


" Ugh...yang aku keluar" tubuh tiara bergetar ketika cairan keluar dari bagian intimnya


" Cape mas" ucap tiara dengan nafas ngos ngosan.


"Ya udah sekarang kamu tiduran aja, biar mas gantian yang mimpin" ucap putra dan membaringkan istrinya diranjang

__ADS_1


Kini putra berada di atas istrinya, dengan perlahan memasukan juniornya lagi kedalam lubang nikmat itu.


Kedua tangan Tiara meremas rambut suaminya pelan saat putra memacu juniornya agar lebih dalam lagi.


" Mas..ugh..terus, em..enak yang" rancau tiara karena didalam sana seperti ada yang menusuk tapi tubuhnya sangat menikmatinya.


Putra memacunya semakin cepat.


" Yang keluar bareng ya" ucap putra


Dan seketika juniornya di dorong semakin dalam saat keluar benih calon beby utun masuk kedalam tubuh istrinya.


Beberapa menit ia biarkan juniornya masih didalam dan tubuhnya ambruk memeluk istrinya.


" Mas kamu ga pake pengaman" ucap tiara ketika baru melihat Junior suami nya keluar.


" Lupa yang..habis tadi mas udah ga tahan" ucap putra tanpa salah dengan menggaruk rambutnya yang tidak gatal padahal ia sengaja ingin merasakan berhubungan tanpa pengaman yang kata temen temenya lebih nikmat ternyata memang benar kini ia merasakan langsung


" Ntar kalau aku hamil gimana yang.." kesel tiara


" Gapapa yang, lagian bentar lagi kamu lulus kan terus baru ini mas ga pake masa langsung jadi gak mungkin" ucap putra


" Beneran ya mas ga akan hamil" ucap tiara


"Iya..tapi ga janji" ucap putra lirih.

__ADS_1


__ADS_2