
Acara grand opening cafe pelangi diadakan secara sederhana namun banyak pengunjung yang datang karena memang cafe pelangi di 4 cabang yang lama banyak pengunjungnya apalagi para remaja yang sering digunakan buat tempat nongkrong.
Suasana cafe yang modern, tersedianya wifi dan harga makananya pun terjangkau hingga menjadi tempat favorit mereka.
" Bro selamat ya, akhirnya menjadi pebisnis muda yang mempunyai 5 cafe. Gila, gue salut ma lu" ucap anton bangga pada sahabatnya
" Tanks ya, kalian udah mau datang kesini" ucap putra pada temen temenya
" Nak putra, ni bapak bawa rombongan kesini" ucap pak tio yang bersama dengan karyawan dan rekan bisnisnya
" Trimakasih pak, silahkan yang sudah datang bisa mengambil makanan yang sudah kami siapkan di meja paling ujung" putra mempersilakan para tamunya dengan sopan
" Nak putra katanya bapak mau dikenalkan sama istrinya, mana ni orangnya" tanya pak tio
" Wah hebat ya, masih muda tapi sudah bisa mengelola cafe dengan baik dan sudah punya istri lagi, saya kira masih sendiri mau tak jodohin sama putriku yang lagi kuliah diluar negri" ucap pak bagus salah satu rekan bisnis pak tio
" He iya pak, ni istri saya lagi diperjalanan sama papihnya" ucap putra
" Sayang.." ucap perempuan cantik memakai dress pink selutut dan rambut dikucir satu ke atas
" Selamat ya" perempuan itu memeluk putra dan mencium lembut pipinya
" Dek kenalin ini pak tio yang sering mas critain kekamu, pak tio kenalin ini tiara istri saya" ucap putra
" Wah cantik sekali istrimu nak tio pantesan kamu selalu memujinya" ledek pak tio
" Trimakasih pak atas pujianya" ucap tiara malu
" Mana papih sayang" tanya putra yang belum melihat pak Danu
" Tu papi baru masuk" tunjuk tiara
__ADS_1
Sejenak pak tio memandang pak Danu dari jauh hingga pak Danu mendekat.
" Danu" panggil pak tio
" Ya, kamu tio" ucap pak Danu
Mereka lalu berpelukan.
" Ya Allah, kamu kemana saja yo..aku sama joni nyariin kamu" ucap pak Danu senang akhirnya bertemu dengan sahabatnya waktu SMA
" Critanya panjang ntar aku critain, oya ini anak kamu" tanya pak tio menunjuk putra dan tiara
" Tiara anaku dan putra menantuku" jawab pak Danu
" Selamat menantumu hebat, aku bangga dengan kerja kerasnya" puji pak tio
" Andai kamu tahu dia adalah putramu yo" batin pak Danu
" Put, papih mau ngobrol sebentar sama pak tio ya"
" Iya pih, ni aku ma tiara mau gabung sama temen temen"
Putra dan tiara menghampiri anton, gio, bela dan sindi yang lagi asik ngobrol
" Ni pasangan muda baru datang" ucap gio
" Lu tahu yo" tanya anton
" Ya tahu lah..apa sih yang gio gak tahu, kalian jahat sama aku ga jujur kalau putra ma my hany swety udah nikah" manyun gio
" Sory yo, gue ga jujur sama lu takut lu Kecewa ma gue" ucap putra
__ADS_1
" Santai bro, gue ga marah kok ma lu mungkin my hany bukan jodoh gue" ucap gio
" Udah Sekarang kan kita lagi hepy jadi lupain aja semua masalah" ucap sindi
" Lu bener sin, yu kita nyanyi bareng" ajak gio
" Gue duet ma lu, ntar jadinya apa..semua pengunjung pada kabur" ucap sindi dan semuanya tertawa
Ditempat lain, pak Danu lagi ngobrol serius.
" Dan, lu tadi ngomong lu ma joni nyari gue..sekarang joni mana" tanya pak tio
" Joni udan meninggal sama istrinya" jawab pak Danu
" Trus anaknya sekarang ma siapa" tanya pak tio cemas
" Anak, mereka tidak punya anak" jawab pak Danu
" Maksud gue anak gue sama sari yang dirawat joni" ucap pak tio
"Jadi lu udah tahu kalau anak lu di rawat joni" tanya pak Danu
" Iya, gue nyuruh orang untuk mencari keberadaan sari ma anak gue dan ternyata sari udah meninggal dan anaku dirawat ma joni" ucap pak tio sedih
" Sebenarnya, anak lu itu.."
* * *
Gimana penasaran ga siapa anak pak tio..
Yo terus baca lanjutan cerita novel pernikahan dini ya..
__ADS_1