
Setelah makan malam, keduanya kini telah tertidur saling berpelukan mencari kehangatan karena diluar hujan deras sampai menjelang subuh.
Tidak seperti hari biasa, claudia bangun terlebih dahulu dari suaminya.
Ia menatap lekat wajah laki laki di dekatnya itu.
Claudia tersenyum sembari jari tanganya menyentuh lembut hidung mancung sang suami.
" Gak nyangka sekarang aku sedekat ini dengan kamu pria yang super duper nyebelin" ingatanya akan pertemuan awal mereka
" Tapi sekarang kamu berubah menjadi pria mesum, dan ni bibir suka main sosor kaya soang " ucapnya sambil tersenyum sambil menyetuh bibir suaminya
Karena terusik dengan sentuhan lembut dari jemari istrinya itu, yusuf terbangun namun ia tak langsung membukakan matanya karena mendengar istrinya sedang mengoceh sendiri.
Yusuf hanya diam mendengarkan ucapan istrinya itu padahal sedari tadi ia menahan untuk tertawa karena istrinya itu sedang mengatai dirinya seperti soang.
Dengan sengaja tanganya menarik pinggang istrinya hingga tak ada jarak antara mereka.
Claudia kaget, nafas suaminya kini begitu terasa diwajahnya.
Jangan ditanya kondisi jantungnya saat ini karena berdebar cepat seperti habis lari maraton.
Ia hanya bisa menggigit bibir bawahnya itu ketika melihat bibir suaminya yang sudah menjadi candu hingga ingin ia merasakanya.
Entah dorongan setan mana ia berani mengecup bibir suaminya itu, namun ketika ia ingin melepaskanya tiba tiba tengkuknya ditekan oleh tangan yusuf dan lidah suaminya itu masuk mengabsen setiap sudut rongga mulut istrinya itu.
Claudia terpejam saat suaminya itu berhasil memberikan sensasi itu dan dengan perlahan ia membalas hingga kedua lidah saling berperang menyesap manisnya candu.
Hingga tak terasa kini tubuhnya berada dalam kungkungan suaminya itu.
__ADS_1
Yusuf tersenyum melihat tak ada penolakan dari istrinya.
Tanganya perlahan masuk kedalam baju tidur istrinya mencari mainan kesukaanya.
Ah..
Suara laknat keluar dari mulut Claudia ketika benda keramatnya dijadikan mainan oleh suaminya
Tak hanya dijadikan mainan tapi kini yusuf berubah menjadi seperti bayi kecil yang sedang menyusu pada ibunya
Claudia hanya menggigit bibir nya saat sensasi baru yang diciptakan oleh suaminya, kedua tanganya meremas rambut suaminya saat bibir suaminya itu menjelajah semakin turun kebawah.
Aw mas
Teriak claudia kaget saat tangan suaminya sudah masuk kedalam segitiga yang telah ia jaga selama ini dan tangan itu kini sedang membelai lembut apa yang ada didalamnya.
" Kemaren kamu bilang belum siap untuk hamil kan.." wajah yusuf masih dilanda hasrat yang belum tersampaikan
Claudia mengangguk
" Tapi kamu gak nolak jika mas minta hak mas sekarang..mas janji gak akan bikin kamu hamil dulu untuk saat ini sampai kamu siap, pliss.." Mohon yusuf
Claudia diam sejenak mendengar permintaan suaminya itu, hingga akhirnya ia mengangguk " Tapi janji gak bikin aku hamil" ucap claudia memastikan
" Iya..janji.." yusuf mengankat jari kelingkingnya
Yusuf segera beranjak dari ranjang menuju tasnya dan mengambil sesuatu disana.
Claudia hanya memperhatikan suaminya dengan perasaan was was karena sebentar lagi virginnya akan diambil oleh laki laki yang kini berstatus menjadi suaminya
__ADS_1
Entah sedang apa yusuf berada didalam kamar mandi dan beberapa menit suaminya muncul dengan handuk yang melilit di tubuhnya
Ia kembali naik ke atas ranjang lalu mengungkung claudia kembali.
" Mas, pelan pelan" ucap Claudia
Yusuf tersenyum sambil mengecup kening istrinya
Kecupan itu kini beralih di bibir Claudia menyesap manis yang menjadi candunya
Perlahan yusuf membuka kaki istrinya dan mencoba memasukan senjatanya kedalam lobang nikmat sang istri.
Begitu sempit hingga ia harus berusaha untuk menembusnya, namun dengan pelan agar istrinya tidak terlalu sakit.
" Aw mas..sakit.." ucap Claudia serak dan air matanya keluar saat benda asing masuk kedalam tubuhnya
" Maaf sayang.." yusuf mengecup kening istrinya dan berhenti sejenak agar rasa sakitnya mulai reda
Ketika sudah beberapa menit, yusuf mulai lagi menggerakan badanya maju mundur yang membuat rasa sakit itu berubah menjadi nikmat tiada tara.
" Mas..aku mau pipis" ucap claudia saat ia merasakan ada yang akan keluar dari bawah sana.
" Keluarkan saja sayang.." ucap yusuf semakin cepat ritme gerakanya.
" Ugh.." suara itu keluar dari keduanya bertanda pelepasan pertama mereka.
Nafas keduanya tak beraturan saat selesai melakukan hal yang pertama buat mereka.
" Trimakasih yang..." yusuf mengecup pipi istrinya dan ia segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya tak lupa mandi wajib karena akan melaksanakan sholat subuh.
__ADS_1