Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Makin gesrek


__ADS_3

Setelah selesai menonton konser, mereka memutuskan untuk pulang karena udah terlalu malam.


" Ra, mau kakak anterin" tawar bayu


" Ga kak trim, ni aku bawa mobil sendiri" tolak tiara


" Oke, hati hati dijalan. Ntar kapan waktu kakak maen kerumah kamu" ucap bayu


" Oke se you"


" Cuit cuit yang lagi seneng ketemu ayang beb" ledek sindi


" Ngaco, kak bayu udah seperti kakaku sendiri" ucap tiara


" Benerin, kakak apa AA"


" Kamu mah, kalau kamu mau ntar gue comblangin deh" ucap tiara pada sindi


" Udah udah, malam ni kalian mau ngobrol terus pa mau pulang" bela sudah menguap


" oke lets go ra, tapi ntar kalau ada apa apa lu critain ke gue ya" ucap sindi


* * *


Sesampainya dirumah, Putra lagi nonton bola namun kelihatanya kurang fokus karena yang dimainkanya adalah hpnya.


" Mas kok belum tidur besokan ujian" tiara mendekati Suaminya dan mencium pipinya


" Yang..dari tadi mas nelpon lho kok ga diangkat mana wa ga dibaca sama sekali" cemas putra

__ADS_1


" Maaf mas tadi volume hpnya aku tak kecilin jadi ga kedengeran ada wa ma telpon dari mas" tiara memperlihatkan hpnya


" Janji deh besok lagi volumenya ga aku kecilin biar mas telpon aku denger" tiara mengangkat dua jarinya


" Ga ada besok besok lagi kamu keluar tanpa mas, pokoknya kemanapun kamu mau pergi mas temenin" tegas putra


" Ih udah mulai posesif" ucap tiara


" Ini demi kebaikan kamu sayang...mas ga mau terjadi apa apa sama istri kesayangan mas ini" Putra mencium gemas pipi istrinya


" Udah malam bobok yu" ajak putra


" Mas duluan aja, aku mau ganti baju dulu" tiara mengambil baju tidur dilemari dan masuk ke kamar mandi


Putra naik keranjang, ia berbaring sambil memainkan hpnya


" Ga bisa tidur kalau ga meluk kamu, sini" putra menepuk ranjang disampingnya


" Tu kan ada bantal guling" tunjuk tiara pada dua guling didekat putra


" Ah ga mau kurang anget"


" Ntar kalau peluk aku mas malah ga bisa tidur lho"


" Apanya dek yang ga bisa tidur" pancing putra


" Ih..ya mata mas lah, emang siapa lagi..pikiranmu itu lho mas makin kesini makin gesrek"


" Kan gesreknya cuma sama adek, apa kamu mau mas gesrek sama cewek lain"

__ADS_1


"Awas aja, ntar tu sosis batang aku potong kecil kecil sampe ga berbentuk"


" Ih seremnya istriku, ntar kalau dipotong gimana mas cetak putra dan tiara junior"


" Makanya jangan cari masalah sama aku"


" Iya calon ibu dari putra junior" putra memeluk tiara


" Ih mas geli" tangan putra mengusap ngusap perut tiara


" Mas cuma lagi kenalan sama tempat nanti calon putra Junior tumbuh" senyum putra


" Mas mas mikirnya udah kejauhan"


" Ya kita kan harus rencanain dari sekarang, mau anak berapa..apa jangan jangan kamu ga mau ya"


" Mau lah mas, cumakan kita aja belum.."


" Belum amboxing" potong Putra


Tiara malu dan mengangguk pelan


" Gapapa dek, mas tunggu sampai kamu siap"


Akhirnya mereka tertidur pulas.


Seminggu putra fokus dengan ujiannya sedang tiara dengan tealaten menyiapkan kebutuhan suami nya dengan menyiapkan makan dan pakaian.


Semakin hari Tiara mengerti akan tugasnya sebagai istri, namun satu yang belum ia berikan kepada suaminya yaitu nafkah batin mungkin suatu saat nanti ia berikan kalau dirinya sudah siap.

__ADS_1


__ADS_2