Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Masa lalu


__ADS_3

" Mas trimakasih karena sudah membuat aku lebih baik dan lebih mengerti tentang agama" Tiara mencium tangan suaminya setelah Sholat Isya


" Mas yang harusnya trimakasih karena kamu mau nrima mas apa adanya tanpa melihat materi" Putra tersenyum melihat istrinya


" Materi tidak menjamin kebahagiaan mas, ada yang hartanya berlimpah tapi mereka tidak bahagia. Aku penginya hidup sederhana tapi bareng mas terus" Tiara memeluk suaminya


"Sekarang istriku udah mulai dewasa dan udah mulai ngegombal"


" Tapi mas makin sayang sama aku kan" tanya tiara


" Tentu dong sayang, mas makin kesemsem sama sliramu" jawab putra


* * *


Di tempat lain seorang pengusaha besar sedang dirawat di Rumah sakit karena serangan jantungnya yang kambuh.


" Bagaimana sur, kamu sudah mendapatkan informasi tentang istri dan anaku" Tanya pak tio


" Maaf pak, kemaren saya dapat informasi kalau istri bapak sudah meninggal sebulan setelah bapak meninggalkanya dan anak bapak di besarkan oleh keluarga Bpk Joni kalau ga salah" ucap surya tangan kanan pak tio


" Joni kayaknya aku gak asing dengan nama ini, sebentar" Tio mengingat nama itu " Oh ya aku baru inget Joni dan istrinya Ningsih adalah sahabat kami saat kuliah dulu, cepat kamu cari tahu dimana joni dan anaku berada" perintah tio

__ADS_1


" Baik pak, jaga kesehatan bapak jangan terlalu difikirkan biar saya saja yang mencari keberadaan anak bapak saat ini" ucap surya


" Gimana saya gak kepikiran, saya sudah tua siapa nanti yang akan meneruskan memimpin perusahaan. Kasihan para karyawan kalau perusahaan nantinya bangkrut kalau saya sudah tidak ada" ucap Pak tio


" Jangan ngomong seperti itu pak, saya yakin bapak akan sembuh"


" Andai saja saya tidak menuruti keinginan orang tua saya untuk meninggalkan istri dan anaku, mungkin saat ini kami akan bahagia walau hidup sederhana" tio menyesali tindakan yang telah ia lakukan pada istri dan anaknya.


* * * *


( Flas back)


" Tapi pak, aku mencintai nya" ucap tio


" Persetan dengan yang namanya cinta, apa kamu mau mencoreng nama baik bapak dan ibumu karena menikah dengan orang miskin" Pak guntur marah besar


" Udah tio turuti saja kemauan bapakmu nak" ucap bu dewi


" Gak bu, tio ga mau menikah dengan orang yang gak tio cintai"


" Cinta datang nanti sejalanya waktu" ucap bu dewi

__ADS_1


" Maaf pak bu, tio gak bisa menuruti perintah kalian. Tio akan tetap menikah dengan orang yang tio cinta" tegas tio


" Ya sudah kalau kamu mau jadi anak yang pembangkang silahkan keluar dari rumah ini" usir pak guntur


" Pak jangan seperti itu, kita bicarakan baik baik" tangis bu dewi pecah


" Kamu mau bela anakmu itu yang sudah berani mencoreng nama baik kita" marah pak guntur


" Baik pak saya akan keluar dari rumah ini tapi tolong jangan marahin ibu" Tio mau melangkah ke kamar mengemasi barangnya


" Tinggalin semua fasilitas yang saya berikan untuk kamu" ucap pak guntur saa tio akan keluar rumah


" lni semuanya aku kembalikan" tio menyerahkan atm dan kunci mobilnya


" Tio coba pikirkan dulu nak jangan mengambil keputusan seperti ini" ucap bu dewi masih terisak


" Maaf bu tio udah mengambil keputusan yang menurut tio benar"


" Sudah bu, biar anak itu pergi biar dia tahu bagaimana kerasnya hidup dan apa dia bisa hidup tanpa semua fasilitas yang biasa dia punya dari kita" ucap pak guntur


Tio pun pergi dari rumah itu hanya membawa pakaian seperlunya dan uang 5jt yang ada di dompet nya.

__ADS_1


__ADS_2