Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Pulang dari RS


__ADS_3

Tiara sudah membaik dan diperbolehkan pulang oleh dokter, Sindi, gio, bela dan anton mempersiapkan penyambutan kedatangan mereka di apartemen putra, ruang kamar nya di dekor dengan balon balon dan ucapan selamat datang Aa yusuf.


Ya, mereka sudah dikasih tahu nama beby utun.


" Yang.." manja sindi


" Apa" ucap gio


" Pengin" ucap sindi


" Ish entar dirumah" ucap gio


" Emang apanya yang dirumah" ucap sindi


" La kamu minta apa" tanya gio


" Aku pengin cepet cepet gendong Aa yusuf" ucap sindi


" Oh..kirain pengin..." gio mengkode kedipan matanya


" Ish kamu mah..pikirannya kesitu mulu" ucap sindi


" Tapi aku beneran udah kebelet banget pengin jebolin gawang kamu dek" ucap gio


" Emang main sepak bola ngegolin gawang" Ledek anton


" Ya ela lu aja gak sabar kan malah ngegolin gawang sembarangan" ucap gio dan anton menunduk mengingat kebodohannya terdahulu


" Sory...gue keceplosan" ucap gio

__ADS_1


" Ya gue nyesel banget dan itu dosa terbesar gue" ucap anton


" Yang penting udah tobat dan gak ngulangin perbuatan yang di larang oleh agama" ucap bela


" Cie..cie..kayaknya udah ada yang mau nrima lagi nih" sindir gio


Anton tersenyum " Andai benar kamu mau menerima aku kembali, aku berjanji akan setia dan gak akan mengulangi kebodohanku terdahulu" batin anton


" Eh yang..bukanya ini udah seminggu ya dari acara nikah kita" ucap gio


" Iya emang kenapa yang" tanya sindi pura pura tidak tahu


" Bukannya kamu bilang datang bulanya cuma satu minggu, berarti aku udah boleh dong" ucap gio mengedipkan matanya


" Oh..aku emang udah datang bulanya dari kemaren" ucap sindi lirih


" Lho kok gak ngomong aku" ucap gio


" Berarti ntar malam kita wik wik ya" ucap gio


" Aduh..tolong ya anda kondisi kan omongan anda, telinga ku udah terkontaminasi dengan kata kata mesum" ucap bela dan pergi dari situ


" Kamu sih mas..tu kan bela jadi pergi" ucap sindi


" Ton tu bujukin calon lu..gitu aja ngambek" ucap gio


" Bisik lu, lu aja sana lu kan yang bikin dia ngambek" ucap anton


" Masa gue..ntar aku perang dunia kedua dong ama bini gue..belum apa apa ntar gue gak dapat jatah enak enak" ucap gio

__ADS_1


" Otak lu udah gesrek dari tadi mikirin mesum mulu bener kata bela" ucap anton geleng geleng


Sindi dan bela lagi di dapur bantuin mbok sari pembantu baru yang dipekerjakan oleh putra untuk membantu tiara dirumah.


Mereka sedang memasak untuk makan siang bersama.


" Assalamualaikum" Salam Putra dan tiara yang baru datang


" Waalaikumsalam, aduh..Aa yusuf ganteng udah sampai..sini aunty gendong" ucap sindi


" Cuci tangan dulu sebelum gendong anak gue" ucap putra dan pergi ke gio dan anton


" Iya..iya ni mau cuci tangan..suami lu sekarang nyebelin ya ra" ucap sindi


" Maaf ya sin, dia terlalu operprotektif kalau menyangkut anak nya" ucap tiara


" Its oke..woles..mungkin ntar mas gio juga sama kayak suami lu" ucap sindi


Sindi menggendong beby nya dengan hati hati.


" Sin lu udah cocok punya beby, kapan lu nyusul" tanya tiara


" Doain aja ya..di unboxing aja belum" ucap sindi


" Lu belum gituan ma mas gio" tanya bela


" Belum kan gue baru selesai datang bulanya" jawab Sindi


" Pantesan suami lu ngomong nya mesum mulu" ucap bela

__ADS_1


" Eh entar kalau lu udah nikah pasti suami lu juga sama kaya mas gio, coba aja tanya tiara mas putra mesum enggak" ucap sindi


" Itu mah jangan ditanya lagi.." ucap tiara dan mereka tertawa bersama.


__ADS_2