Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Tiara kecelakaan


__ADS_3

Tiara berlari keluar dari cafe itu dengan menangis, rasa marah dan cemburu bercampur menjadi satu.


Saat akan menyeberang jalan ia tidak melihat kondisi kanan kiri jalan hingga ada sebuah mobil yang melaju kencang menabrak tubuhnya


BRAK


" Tiara" Teriak Bela melihat sahabatnya terpental membentur aspal, ia berlari mendekati sahabatnya itu.


" Ya Allah ra, bertahan jangan tinggalin gue" Tangis bela melihat banyak darah keluar dari kepala tiara


" Maaf mba saya gak sengaja, mari bawa ke Rumah sakit" ucap pengemudi mobil itu merasa bersalah


Sesampainya di Rumah sakit, tiara segera di bawa ke IGD untuk mendapatkan pertolongan.


Bela akhirnya menghubungi papi Danu untuk memberitahukan kabar ini .


Dalam beberapa menit Pak Danu sampai di Rumah sakit.


" Kamu bela kan temenya tiara, bagaimana ceritanya tiara bisa sampai kecelakaan" tanya pak Danu


" Itu om, Tiara mau nyebrang jalan tapi ga tahu ada mobil yang lewat akhirnya terjadilah kecelakaan itu" Bela menunduk takut


Pak Danu Lalu segera menelpon putra .


" Assalamualaikum pih ada apa, tumben nelpon"


" Walaikumsalam..Put, cepetan kamu ke Rumah sakit Sejahtera sekarang"


" Emang siapa pih yang sakit"


" Tiara put, tiara ketabrak mobil dan sekarang masih di IGD"


Sejenak badan putra lemas dan badanya merosot kebawah, ia syok mendengar berita itu.


" Put, kamu kenapa..siapa yang nelpon" tanya anton yang melihat putra seperti orang kurang tenaga


" Tiara ton tiara" ucapnya lirih

__ADS_1


" Tiara..tiara kenapa"


Sebelum putra menjawab pertanyaan anton, di seberang telpon pak Danu memanggil putra


" Put, kamu masih mendengarkan papi nak"


" Iya pih, ni putra mau langsung ke Rumah sakit"


" Hati hati jangan ngebut" Ucap pak Danu dan menutup telponya


" Tiara kecelakaan ton, gue mau ke Rumah sakit sejahtera sekarang" Putra segera berdiri walau badanya masih terasa lemas


" Gue anter lu aja, gak mungkin lu nyetir mobil sendiri dengan keadaan lu yang sekarang yang ada ntar lu juga masuk Rumah sakit"


Ketika putra dan anton pergi, gio sempat melihat keadaan putra yang lemas.


Gio kemudian mengikuti mereka dan semakin penasaran kemana mereka pergi karena sedari tadi nelpon anton maupun putra ga ada yang angkat.


" Eh kok mereka berhenti di sini, apa putra sakit ya" ucap gio dan segera mengikuti langkah mereka masuk ke dalam rumah sakit


" Ga papa cuma tadi kurang banyak darah, tapi untungnya stok di rumah sakit ada jadi kita ga usah nyari, sebentar tiara mau di pindahkan ke ruang rawat inap"


Bela menatap dingin ke arah putra, ia marah karena yang menjadikan sahabatnya kecelakaan adalah putra.


Anton yang melihat bela menatap putra tajam kemudian mendekatinya


" Bel lu kenapa lihatin putra terus" tanya anton


" Eh enggak kok" bela segera memalingkan pandanganya


Dari jauh nampak gio sedang memperhatikan.


" Lho kok ada si bela disitu, sebenernya yang sakit itu siapa sih" Gio penasaran


Tiara sudah keluar dari IGD dan dipindahkan ke ruang rawat namun ia masih belum sadarkan diri karena pengaruh obat


Putra masih menggenggam tangan istrinya dengan erat.

__ADS_1


" Put, papih titip tiara sebentar ya..papih mau ke kantin dulu beli cemilan"


" Pih ga usah biar putra aja"


"Gapapa papih aja sekalian ada yang papih mau beli"


Pak Danu pun keluar dari ruang rawat itu.


" Ga usah belagak sedih deh, mungkin kalau tiara bangun ia bakal nyuruh lu pergi jauh jauh" ketus bela


Putra dan anton pun menatap bela


" Maksud lu ngomong kek gitu apa" Tanya anton


" Tanya aja sama sahabat lu itu yang bikin sahabat gue kayak gini" Jawaban bela masih ketus


Putra kemudian mendekati bela


" Bel, sebenernya ada apa..kenapa dari tadi kamu ngomong semua ini karena gue, emang salah gue apa"


" Cih, belaga sayang..cinta..bushit tau enggak. Kasihan tiara baru jatuh cinta udah dibohongin ma suaminya lagi"


" Suami, put gila lu nyembunyiin semua dari gue. Padahal kan lu tahu gue selalu curhat sama lu kalau gue bener bener sayang sama tiara, kecewa gue sama lu" batin gio yang sedari tadi mendengar obrolan mereka dari luar dan memutuskan pergi dari situ


" Plis gue mohon sebenarnya ada apa, gue bohongin tiara apa" bingung putra


" Lu sadar ga sih tadi siang lu ngomong apa ke tiara"


" Gue ngomong apa"


" Lu kan ngomong katanya ada jam kuliah sampe sore iyakan..tapi apa nyatanya lu berduaan sama sikunti di mall dan tahu enggak, tiara ada disitu dan melihat kalian berdua hingga ia pergi dari situ dengan menangis dan tertabrak mobil saat akan menyeberang" bela meluapkan emosinya yang sedari tadi ia tahan


" Bel, kalian salah faham..di mall itu kita bukan cuma berdua tapi ada anton juga gio disana"


" Iya bel, gue juga di sana bareng putra.Mungkin pas itu gue lagi ke toilet ma gio jadi kalian cuma lihat putra ma dea"


" Udah deh, ntar lu jelasin sendiri aja ke tiara" Ucap bela

__ADS_1


__ADS_2