
Senja sudah muak dengan kelakuan brama yang semakin hari semakin tidak peduli dengan keluarga kecilnya.Brama selalu pulang larut malam bahkan tak pulang,malam ini senja menunggu bram pulang seperti biasa brama pulang larut malam suara mobil berhenti depn rumaha senja membukakan pintu untuk brama saat brama memasuki rumah tangan nya ditahan oleh senja
"Ada apa sih senja aku cape mau istirahat"Brama menyentak senja,sekuat mungkin senja menahan air mata menahan emosi
sabar sabar senja sabar jangan emosi batin senja
"aku cuma mau tanya, siapa cewe yang kirim pesan padamu waktu kamu mabuk kenapa bisa dia panggil sayang dan kenapa waktu kamu bersama cewek saat bunga panggil kamu pura pura ga dengar"
air mata senja terjatuh tanpa permisi senja tak bisa menahan air matanya lagi
"Senja apa apaan sih kamu ini, aku pulang kerja malah kamu curigain gini dia itu cuma temen lagian anak kamu tuh malu maluin aja aku masih muda gini dia panggil ayah depn temanku mau ditaro dimana muka aku hah umur masih muda sudah punya anak"
__ADS_1
plaaaakkkk suara tamparan melayang ada pipi brama
"Kamu berani nampar aku"
plaaakkkkk brama menampar balik senja
"Tampar aku bran tampar kamu boleh sakitin aku tapi kamu ga harus berbuat itu pada bunga bunga gasalah kamu dan aku yang salah kalo saja kita tidak diluar batas waktu itu kamu juga gaakan punya anak pada usia semuda ini kan"
"heh kamu berani melawan aku selama ini aku sudah memberi kamu uang apalagi"
"
__ADS_1
"Brama aku dari awal sudah bilang aku ga butuh uang kamu aku butuh kesetiaan kamu perhatiaan kamu apa kamu lupa kamu dulu berjanji untuk setia,jangan seperti ini aku mohon kasihan bunga brama apa yang kamu lakukan ini salah"
"Apa salah? hahaha senja dari awal aku yang salah telah memilih kamu untuk jadi istri aku liat aja kamu jelek seperti ini gabisa dandan kuper cuma bisa diem di rumah bau dapur ga seperti cewe cewe yang ada di kantor aku mereka cantik supel wangi seksi haha memang aku yang salah karena memilih kamu,aku dulu memang bodoh tapi sekarang aku sukses aku gabutuh kamu apalagi anakmu sekali lagi kamh berani ceramahin aku aku usir kamu pergi dari rumah ini"
"Bram tanpa harus kamu usir ku kan pergi sekarang juga kamu pikir kamu siapa bram jangan mentang mentang aku jelek kamu bisa seenaknya berbuat seperti ini aku gaakan biarkan kamu menyakiti bunga lagi aku dan bunga bisa hidup tanpa kamu akuisa besarin bunga sendiri"
"Silahkan,silahkan pergi emang gue pikirin hah bawa sana anak lu pergi dari sini"
Senja berlari ke kamar dengan wajah yang dibanjiri air mata dia sungguh tak menyangka brama akan melakukan ini padanya,senja memasukan baju nya juga baju bunga
senja menggendong bunga yang masih tertidur satu tangan nya membawa tas senja berjalan ke luar rumah
__ADS_1
"Aku akan segera mengurus perceraian kita"Brama melontarkan kata kata tersebut dengan sombong sementar senja tak bisa berkata apa apa dia hanya menangis sambil menggendong bunga
aku harus tegar demi bunga ku gamau bunga hidup bersama orang yang tak peduli padanya batin senja.