Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Marah tanpa sebab


__ADS_3

Ketika Tiara baru sampai rumah ia segera menghubungi suaminya lewat vidio call, ya karena ucapan sindi tadi pagi membuat pikiranya cemas kalau kalau suaminya juga akan selingkuh dibelakangnya.


" Assalamualaikum yang..tumben vidio call" Putra tersenyum melihat wajah istrinya di layar


" Lagi dimana" tanya tiara ketus


" Ya Allah yang jawab salam mas dulu dong, lagian kamu aneh yang..aku kan udah ngomong berangkat kuliah kan..ya sekarang aku di kampus lah" ucap putra


" Walaikumsalam, terus sekarang lagi sama siapa" tiara masih berbicara ketus tanpa senyum


" Yang..sumpah kamu ini aneh banget, sebenarnya ada apa sih..kamu sakit" putra bingung dengan nada istrinya saat berbicara seakan ia sedang marah tapi ia juga bingung ia salah apa.


" Enggak aku cuma mau tau aja sekarang kamu ama siapa" tanya tiara lagi


" Ni aku lagi bareng temen temen di ruangan lagi nunggu dosen dateng" putra mengarahkan kameranya ke teman temanya.


" Siapa bro" tanya bayu


" Bininya paling biasa anak SMA masih suka kayak anak anak" ucap gio


" Gila putra udah punya bini" tanya bayu

__ADS_1


" Udah cantik lagi" jawab gio


" Wah jangan jangan lu naksir ya ma bininya putra" tanya bayu


" Iya..tapi dulu sebelum doi nikah ama putra" jawab gio


Putra menyuruh temen temenya untuk diam dengan kode jari telunjuk ditempelkan di mulutnya.


" Yang..ko diem sih, aku kan nanya mas masih sering ketemu sama sikunti enggak" tanya tiara sebal


" Enggak sayang..mas gak pernah ketemu dea, paling satu dua kali berpapasan doang" jawab putra


" Mas janji gak macam macam, kamu kan tahu hati mas cuma buat kamu seorang" ucap putra


" Ehm ehm..jangan percaya ra, putra cuma ngegombalin kamu doang" ucap gio agak keras supaya tiara denger


" Tuh kan..mas gio aja bilang gitu, udah ah aku sebel sama mas" ucap tiara dan memutuskan panggilan vidio call nya


" Yang..yah kok di matiin" ucap putra


" Lu sih yo..ni tiara marah ma gue, ayo lu tanggung jawab" ucap putra kesal pada gio yang asal ngomong

__ADS_1


" Tanggung jawab gimana, lu kan udah nikah ma tiara..masa gue harus nikahin lu" ledek gio


" Bukan tanggung jawab itu be_go, pokoknya gue gak mau tahu elu harus ngejelasin ke tiara kalau gue gak pernah ketemuan sama dea" ucap putra


" Iya ntar aku telpon tiara dan bakal ngejelasin biar dia gak marah sama lu, heran gue ama lu takut banget sih ma bini sendiri" ucap gio


" Bukannya takut yo, lu gak tahu sih kalau tiara lagi marah kayak gimana..bisa gak dapat jatah ntar gue" ucap putra


" Iya iya..mentang mentang udah nikah jadi yang dipikirin jatah mulu" ucap gio


Sedang tiara malas untuk melakukan apa apa, ia hanya rebahan di ranjang sampai ketiduran dengan masih menggunakan pakaian seragam sekolahnya.


Ketika jam kuliah sudah selesai putra memutuskan pulang dulu sebelum pergi ke cafe, ia menghawatirkan istrinya.


" Yang..kamu ceroboh banget sih, pintu apartemen gak dikunci ntar kalau ada yang masuk bagaimana" batin putra saat akan membuka pintu yang ternyata tidak dikunci


Ia segera membuka pintu kamarnya dan melihat istrinya tertidur pulas


" Ya ampun yang..belum ganti baju udah tidur, jangan jangan kamu belum makan siang lagi" ucap putra kemudian membangunkan istrinya


" Yang bangun" putra membelai rambut istrinya

__ADS_1


__ADS_2