Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Part 51. Kumpul bersama


__ADS_3

Hari pertama tinggal dirumah baru setelah mendapatkan ijin dari ibu dan bapak.


Claudia begitu sibuk mengurus rumah dari mulai bersih bersih, masak dan cuci baju.


Claudia memang tidak mempekerjakan pembantu dirumahnya, walaupun yusuf sudah menawarinya.


Ia ingin belajar menjadi istri yang baik yang bisa mengurus rumah sendiri tanpa bantuan orang lain.


Meski ia harus pintar membagi waktunya untuk belajar dan sekolah.


Seperti saat ini, ia sedang sibuk membuat nasi goreng untuk sarapan .


" Perlu bantuan sayang..." tanya yusuf yang baru masuk kedapur


" Em...tolong ambilin piring, sendok dan gelas ya mas entar taroh di meja makan" ucap claudia yang masih fokus mengaduk ngaduk nasi goreng di wajan penggorengan


Yusuf menuruti ucapan istrinya itu dengan mengambil piring, sendok dan gelas dan membawanya keruang makan serta menatanya diatas meja makan.


Gelasnya ia isi dengan air putih dari galon.


Claudian menyusul membawa nasi goreng yang sudah matang.


" Em...baunya harum banget, jadi gak sabar makan nasi goreng buatan istriku tercinta" ucap yusuf


"Ish kalau muji jangan berlebihan mas..entar aku melayang layang gimana.." ucap claudia


" Mas gak berlebihan..emang bau nya bikin mas laper..udah ah jadi gak sabar makan" ucap yusuf


" Loh mas kok ambil piring dan gelasnya cuma satu" ucap claudia


" Sengaja, biar makanya sepiring berdua" ucap yusuf


" Kayak lagu dandut aja mas" ucap claudia

__ADS_1


" Ya biar romantis yang..katanya kalau makan bareng orang yang kita cinta rasanya makin mantap" ucap yusuf


" Dapat teori dari mana sih mas..ada ada saja..ya udah sini biar aku ambilin nasi gorengnya" Claudia mengambil piring kosong tadi dan mengisinya dengan nasi goreng


" Beneran nih mau makan sepiring berdua.." ucap claudia


" Iya..sini mas suapin" ucap yusuf dan menyendok nasi goreng lalu menyuapi istrinya


Tadinya claudia tidak mau tapi karena jam sudah siang dan takut terlambat masuk sekolah akhirnya ia mau makan disuapi suaminya.


Pagi ini dilewati dengan menghabiskan sarapanya dengan saling suap menyuapi.


Hari berganti hari mereka melakukan aktifitas seperti biasa, jika dihari efektif mereka disibukan dengan tugas sekolah karena sudah kelas 12 dan akan menghadapi ujian.


Dan jika dihari libur, mereka sempatkan untuk berkunjung kerumah orang tua mereka.


Seperti hari ini, hari minggu mereka berkumpul bersama keluarga besar kebetulan kakek nya pulang dari singapur dan kakek neneknya dari semarang juga lagi berkunjung ke jakarta.


Mereka semua sedang berkumpul di villa yang ada di puncak.


" Alhamdulillah rame kek" jawab yusuf


" Gimana kalau kamu buka cabang di singapur" saran kakek


" Terlalu jauh kek..entar siapa yang mau ngurusin" ucap yusuf


" Kamu buka lowongan aja..entar yang ngurusin karyawan kamu, ya kamu sebulan sekali kesana buat ngecek" ucap kakek


" Entar deh kek yusuf pikirin dulu" ucap yusuf


" Pak..asik bener ngobrolnya" ucap putra yang baru bergabung dengan anak dan bapaknya yang lagi main catur


" Iya..ni lagi ngobrol santai bareng cucu mumpung ketemu..sikap dan sifatnya sama kayak kamu ya" ucap kakek

__ADS_1


" Namanya juga anak ma bapak pak.." ucap putra


" Tapi bapak bangga sama kalian..sukses dalam bisnis tapi tetep menomor satukan keluarga..kamu harus banyak belajar dengan bapak mu nak" ucap kakek pada yusuf


" Tentu kek..popy kan contoh bagi yusuf.." ucap yusuf


" Kalian ini kalau muji berlebihan" ucap putra


" Wah..asik nih..boleh gabung.." ucap pak Danu dan Pak Lukman yang baru datang


" Boleh dong..tinggal satu personil lagi lengkap nih..mana gio pak" tanya putra


" Tu lagi nemenin istrinya minum obat" jawab lukman


" Salut sama gio..dulu jamanya sekolah gesrek banget tapi sekarang bertanggung jawab banget sama sindi..maaf pak ngatain gio" ucap putra pada pak lukman


" Gak papa nak putra..emang bener sampe bapak aja dulu setres sendiri mikirin tu anak gak nyangka sekarang bapak juga bangga sama dia" ucap pak lukman


" Ayo..kayak ada yang lagi ngomongin aku..ni telingaku dari tadi panas" ucap gio yang baru bergabung


" Pd boros..siapa yang ngomongin lu, orang dari tadi kita fokus main catur" ucap putra


" Mana..orang yang lagi main yusuf sama pak tio" ucap gio


" Sudah..ni gantian kalian yang main, bapak mau ke kamar dulu capek mau istirahat" ucap pak tio


" Kamu mau kemana suf" tanya putra yang ikut beranjak dari tempat duduknya


"Hm..mau ke dapur bantuin momy" ucap yusuf


" Modus..bilang aja mau ke istri kamu" ledek putra


" Sama kayak bapaknya sering modus..ha..ha..ha" ucap gio

__ADS_1


" Jangan ketawa..kita kan sebelas dua belas" ucap putra


Akhirnya mereka tertawa bersama


__ADS_2