
Saat yusuf dan Claudia sedang duduk diruang tunggu, ada bapak yang menghampiri mereka.
" Maaf apa tadi mas yang memberi kabar kalau istri saya mau melahirkan" tanya bapak itu
Ya sebelumnya, yusuf mendapatkan no telepon dari ibu itu dan segera menelpon suami dari ibu itu untuk memberi kabar kalau istrinya mau melahirkan dan sedang ia antar ke rumah sakit bunda.
" Ya pak..istri bapak lagi ditangani sama dokter" jawab yusuf
" Trimakasih ya mas mba..gak tahu gimana kalau gak ada mas dan mbak nya" ucap bapak itu
" Gak papa pak..kita cuma nolongin aja.." ucap yusuf
" Maaf keluarga pasien siapa.." tanya suster
" Saya suaminya sus" jawab bapak itu
" Begini pak, istri bapak sepertinya tidak bisa melahirkan secara normal karena letak bayinya yang sungsang jadi kita perlu melakukan tindakan operasi sesar" ucap suster itu
" Biayanya berapa sus" tanya bapak itu
" Sekitar 2jt tapi nanti lebih jelasnya bapak tanya ke kasir ya.." jawab suster itu.
Tampak murung wajah bapak itu, ia memikirkan bagaimana ia harus membayar biaya operasi sesar istrinya.
Kehidupan mereka serba kekurangan, untuk makan pun mereka kadang ngutang di warung atau tetangga.
Yusuf yang mengerti segera beranjak dan mendekati bapak itu.
" Pak, maaf ni ada sedikit bantuan dari saya.." ucap yusuf sambil menyerahkan uang kurang lebih 5jt.
" Mas ini terlalu banyak.." ucap bapak itu tidak enak
" Gak papa pak rejeki jangan ditolak" ucap yusuf
" Trimakasih ya mas, bapak mau ke kasir dulu mengurus administrasi operasi istri saya" ucap bapak itu senang dan segera pergi ke kasir
Claudia yang melihat itu semakin kagum dengan sosok lelaki yang selama ini ia benci, kepribadian yang suka menolong orang walaupun ia tak mengenali nya.
" Kenapa senyum senyum..tadi aja nangis nangis.." sindir yusuf kembali ke sifat nyebelinya
" Siapa yang senyum senyum..gr amat" ketus Claudia
__ADS_1
Yusuf senyum sendiri dengan tingkah cewek dihadapanya itu.
Satu jam akhirnya terdengar suara bayi dari ruangan operasi.
oek..oek..
" Alhamdulillah.." ucap Claudia dan tanpa sadar memeluk yusuf sangking senangnya
" Ehm ehm" suara dehem yusuf karena ia tidak mau Claudia mengetahui kalau dirinya saat ini menahan detak jantungnya yang tiba tiba berdetak sangat kencang
" Eh sory.." ucap Claudia dan segera melepaskan pelukannya dan menunduk menahan malu
Gak tahu kenapa yusuf merasa senang saat Claudia memeluknya dan jantungnya pun berdetak kencang, perasaan ini baru ia rasakan.
" Mas mba saya mengucapkan trimakasih sekali lagi ya.." ucap bapak itu
" Iya pak..selamat ya..anaknya udah lahir.." ucap Claudia
" Iya mba..mas sama mba nya pulangnya sebentar lagi ya..istri saya katanya pengin ketemu sama mas dan mba nya" ucap bapak itu
" Iya pak, kami akan menemui istri bapak dulu sebelum kita pulang" ucap yusuf
Ibu itu pun di pindahkan ke ruang rawat dengan bayinya.
" Sama sama bu, kita sesama manusia harus saling tolong menolong" ucap Claudia
" Em..mba barangkali mau gendong anak saya..biar anak saya ketularan cantik kaya mbak nya" ucap ibu itu
" Eh..tapi aku gak bisa gendong bayi bu.." ucap Claudia karena ia belum pernah menggendong bayi
Karena melihat ekspresi kecewa ibu itu akhirnya Claudia mau tapi hanya dipangku karena kakinya juga masih sakit.
" Cantiknya kamu sayang..semoga jadi anak yang soleha ya..bisa bahagiain orang tua kamu" ucap Claudia sambil mencium bayi itu
" Aamiin..mba udah pantes lho gendong bayi..semoga mas dan mba nya cepet diberi momongan ya.." ucap ibu itu
" Eh..kita bukan suami istri bu" ucap Claudia
" Oh..kirain kalian pasutri muda..ya semoga pacaranya langgeng sampe nikah" ucap ibu itu
Yusuf dan Claudia hanya diam mendengar ucapan ibu itu.
__ADS_1
" Gue nikah ma si ketos ini..aduh..gimana critanya.." Claudia geleng geleng kepala
Sedang yusuf hanya tersenyum mendengar ucapan ibu itu.
Drt drt drt
Panggilan telpon yusuf, ia segera mengangkat nya
" Bro lu dimana..gue nyariin dari tadi" tanya riko
" Sory gue udah pulang..tadi nyokap telpon suruh pulang cepet" yusuf terpaksa berbohong
" Oh..ya udah aku pulangnya bareng yuda aja deh kebetulan ni anak ngejak pulang bareng" ucap riko
" Sekali lagi sory ya..oh ya tolong ucapin maaf gue ke manda gak bisa ngikutin party nya sampe selesai" ucap yusuf
"Iya tenang..ni anaknya udah denger sendiri" ucap riko karena ia loudspeker
" Ayang..ntar kita diner bareng ya buat gantiin malam ini" manja amanda
Yusuf segera mematikan telponya karena males meladeni manda.
Sedang Claudia membalas chat dari Jeny karena tadi pulang tidak pamit.
" Pak bu kami pamit dulu ya..udah malam" pamit yusuf
" Oh iya mas..hati hati ya.." ucap bapak dan ibu itu
" Yu pulang" ajak yusuf
Namun sebelum pulang, yusuf menemani Claudia memeriksakan kakinya dirumah sakit itu.
" Gimana kakinya.." tanya yusuf
" Lumayan gak terlalu sakit kayak tadi" jawab Claudia
" Ya udah yu aku antar pulang" ajak yusuf
Yusuf mengantar Claudia sampai kerumah nya.
" Em..makasih ya udah nganterin aku sampai rumah" ucap Claudia
__ADS_1
" Iya..jangan lupa olesin salepnya trus minum obatnya biar kakinya cepet sembuh" ucap yusuf
" Aduh..kok si ketos perhatian banget sih sama gue.." ucap Claudia saat yusuf sudah pergi