
Setelah pertemuanya dengan putra, pak tio merasa begitu dekat dan nyaman hingga ia ingin selalu bertemu.
Lama tidak ada tempat untuk berkeluh kesah setelah orang tuanya meninggal dan kini ia hidup sendiri, ia sudah tak berniat untuk berumah tangga lagi karena hatinya sudah tertutup rapat untuk semua perempuan.
Yang menjadi prioritas utamanya adalah menemukan anaknya yang tidak pernah ia temui.
" Sur, gimana udah dapat informasi belum tentang keberadaan anak saya" tanya pak tio
" Untuk sementara ini belum ada pak, saya masih berusaha mencari informasi" jawab surya
" Ya sudah kalau kamu sudah dapat segera kasih tahu saya" perintah pak tio
" Ya pak, kalau begitu saya permisi dulu" pamit pak surya
* * *
Di rumah tiara masih sibuk mencoba membuat pisang goreng dengan melihat resep di youtube.
" Ya Allah non lagi ngapain" tanya mbok jum
" He..lagi bikin pisang goreng mbok, tapi kok hasilnya ga seperti di youtube ya" tiara melihat tampilan pisang goreng nya yang bentuknya tak karuan dan agak gosong
" Gimana kalau mbok bikinin lagi non" saran mbok jum
" Ya kalau dibikinin mbok ntar rasanya ga nyampe dong sama mas putra" ucap tiara
" Ya udah non ke sana aja nemenin den putra lagi nonton TV biar mbok yang ngrapihin dapur" ucap mbok jum sambil melihat dapur yang berantakan
" Trimakasih ya mbok, tiara kesana dulu" ucap tiara sambil tersenyummembawa hasil masakan pisang gorengnya
__ADS_1
" Emang ya kalau cinta apa aja bisa dilakuin" ucap mbok yang tahu dari kecil nonanya itu tidak pernah masak sendiri karena cuma sekedar membantu potong potong sayur
" Iki dapur apa kapal pecah, non..non ada ada saja" ucap mbok lagi sambil membersihkan dapur yang berantakan
* * *
Diruang TV putra lagi duduk menonton pertandingan bola
" Mas, serius amat" ucap tiara yang baru datang
" Eh iya, kamu dari mana aja si yang..sini duduk temenin mas" putra menepuk kursi disebelahnya
" Kamu bawa apa itu" tanya putra melihat istrinya memegang piring
" Ni aku tadi baru buatin pisang goreng buat mas, cobain gih" ucap tiara sambil memberikan sepotong pisang goreng
" Yang kok diem aja, ni pisang goreng nya" ucap tiara sambil menyuapi putra pisang goreng
glek, dengan terpaksa putra menelan pisang goreng itu
" Kok rasanya aneh gitu ya, biasanya pisang goreng manis tapi ini kok asin" batin putra
"Gimana yang, pisang goreng nya enak engga" tanya tiara
" Enak kok yang, ini pisang goreng ter enak yang mas baru makan" jawab putra bohong karena gak mau istrinya Kecewa
" Beneran yang..ah coba aku nyobain" ucap tiara, dan saat ia akan memasukan pisang goreng nya, putra segera menyambar pisang itu hingga masuk kedalam mulutnya.
" Ih yang..kok dimakan si punyaku, tu kan masih ada di piring" ucap tiara
__ADS_1
" Kalau diambil di piring gak enak, enak langsung dari tangan kamu" ucap putra
Tiarapun tersenyum malu mendengar ucapan suaminya.
" Wah kalian lagi makan apa, enak nih papi minta boleh" tanya papi Danu yang baru pulang
" Boleh dong pih, ni di cobain pisang goreng ala chef tiara" jawab tiara
Saat papih Danu akan mengambil pisang goreng, putra menggeleng gelengkan kepalanya kearah pak Danu
" Kamu kenapa put" tanya pak Danu melihat sikap aneh menantunya, hingga tiara melirik ke suaminya
" Eh enggak ko pih leher putra cuma cape aja" Jawab putra
Saat pak Danu memasukan pisang goreng itu kedalam mulutnya, putra ikut merasakan ekspresi pak Danu yang tidak bisa dibaca.
" Gimana pih pisang goreng nya enak enggak" tanya tiara
" Em enak sih tapi besok lagi kalau masak cicipin dulu ya" ucap pak Danu sambil tersenyum
Akhirnya tiara mencoba makan pisang goreng itu.
" Cih, kok rasanya gini..asin banget" ucap tiara setelah makan pisang gorengnya
Pak Danu dan putra hanya tersenyum.
" Maaf ya mas, adek salah naruhin bumbu harusnya gula tapi yang dimasukin garam" ucap tiara sedih
" Gapapa yang, walau bagaimanapun rasa pisang goreng itu kalau dibuat oleh kamu dengan cinta pasti bagi mas rasanya enak" ucap putra.
__ADS_1