Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Part 22. Nasihat untuk Yusuf dan Claudia


__ADS_3

Claudia sempat terdiam antara sadar dan tidak sadar jika detik ini dirinya kini telah di halal kan oleh laki laki yang kini ada dihadapanya sampai penghulu menyadarkanya.


" Mba selamat ya sudah menjadi seorang istri dari mas yusuf, jadilah istri yang Sholihah berbakti kepada suami karena surganya istri itu ada pada ridho nya suami" nasihat pak penghulu, Claudia mendengarkan nya dan mengangguk pelan


" Mas yusuf jadilah suami yang Sholih yang bisa membimbing istrinya menuju surganya Allah dan jangan lupa selain istri ada ibumu yang akan selalu menjadi no 1 karena sejatinya walaupun laki laki sudah menikah dan mempunyai istri tapi surganya masih ada pada ridhonya ibu, berbaktilah pada ibumu selagi beliau masih hidup" nasihat penghulu dan membuat yusuf tanpa sadar menatap momynya dan meneteskan air matanya


Tiara segera memeluk putranya erat


" Selamat a sudah menjadi seorang suami, bertanggung jawab lah engkau membahagiakan istrimu jangan buat dia kecewa ataupun menangis karena itu juga akan membuat momy marah karena sekarang istrimu juga anak kesayangan momy.." ucap tiara


" Iya myh..doakan semoga kita menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah ya.." pinta yusuf


" Pasti sayang..tanpa Aa minta momy akan mendoakan kalian..oh ya..a untuk saat ini tolong bersabar ya untuk meminta hak lahir pada istrimu kasihan dia masih sekolah" bisik tiara


" Momy..aa juga ngerti kali tanpa momyh kasih tahu" ucap yusuf


" Ya takut aja entar Aa lupa" ledek tiara


" Myh..bisikin apa sih..ni semua yang ada di sini kan jadi kepo" ucap putra


" Rahasia dong..iya gak a" ucap tiara dan membuat semua tersenyum


" Sampe lupa, mba nya cium tangan suaminya dan mas nya cium kening istrinya, semoga kalian jadi keluarga sakinah mawadah warohmah ya.." ucap penghulu


Yusuf tersenyum saat tangan ya dicium oleh gadis yang sekarang menjadi istrinya dan setelah nya ia mencium kening Claudia.


Setelah nya mereka mencium tangan dan memeluk kedua orang tua mereka secara bergantian.


" Aa yusuf trimakasih karena mau menuruti permintaan ibu,tolong jagain putri cantik ibu ya.." ucap sindi lirih


" Iya bu cepet sembuh ya biar nanti bisa gendong cucu ibu nanti" ucap yusuf


" Eh eh..belum apa apa ngomongin cucu..yusuf sabar masih sekolah nak" ucap bela dan semua tertawa


" Ih kamu sih bikin malu" bisik Claudia


" Aw" teriak yusuf saat Claudia mencubit pinggang nya


" Kenapa a.." tanya tiara

__ADS_1


" Enggak myh..tadi digigit semut" ucap yusuf


" Wah semutnya pasti cewek tuh suf.." ledek anton yang sempat melihat interaksi mereka


" Iya nih om..berarti semutnya ganjen ya.." sindir yusuf


"Emang semut ada yang cowok ada yang cewek ya.." tanya nisa polos


" Ada dek.." jawab dony asal


Claudia semakin menunduk menahan malu.


" Oh..terus cara membedakan yang cowok sama cewek gimana.." nisa penasaran


" Sudah sudah, yo kita pamit pulang dulu ya..kasihan biar sindi istirahat" pamit anton


" Kita juga mau pulang yo.." putra juga pamit


" Ih entar pyh..adek masih penasaran" ucap nisa


" Kamu penasaran apa dek.." tanya putra


Semua tertawa dan putra menepuk kenignya sendiri.


" Loh kok malah pada ketawa sih.." kesal nisa


" Makanya adek belajar yang rajin biar tahu membedakan semut cowok sama cewek..udah ah yu pulang" ajak putra


" Kak kamu pulang gih ajak sekalian suamimu jagain adik adik dirumah" perintah gio


" ibu gimana pak.." tanya Claudia


" Ibu sama bapak..kamu kesini lagi besok aja pulang sekolah" ucap gio


" Ya udah kakak pamit ya.." ucap Claudia sambil mencium tangan bapak dan ibunya


" A..kamu pulang nya kerumah zahra ya.." ucap tiara


" Iya myh.." ucap yusuf

__ADS_1


" Ini koper pakaianya kamu, seragam sekolah sama buku pelajaran udah ada sama baju santai juga" tiara menyerahkan kopernya


" Loh kapan momy nyiapin ini" tanya yusuf


" Tadi momy suruh mbok Minah nyiapin ini" jawab tiara


" Trimakasih myh.." yusuf memeluk tiara


" Iya..jangan lupa tanggung jawabmu sudah bertambah..jadi pelajar dan suami yang baik ya" nasihat tiara


Yusuf mengganggu.


Anton dan bela sudah pulang dari tadi, dan putra, tiara dan nisa juga pulang kerumah.


" Kalian mau ikut kita pulang atau gimana" tanya yusuf pada dua orang yang sekarang menjadi adiknya


" Kita bawa motor kak, kalian pulang dulu entar kita dibelakang nya" ucap dony


" Kamu itu udah kakak omongin gak boleh bawa motor belum punya sim.." ucap Claudia


" Iya kakaku yang cantik..tadi habisnya kita bingung mau pesen taksi online keburu lama jadi kita pake motor kakak aja deh" ucap dony


" Ya udah hati hati gak boleh ngebut" ucap Claudia


" Iya kakaku yang cantik..manis..plus bawel" ucap lirih dony


" Kakak denger loh dek.." ucap Claudia


" Ampun..yo dan cabut..keburu ada yang.." ucapan dony terpotong dan mereka segera pergi


" Dasar anak bandel susah dibilangin" ucap Claudia


Yusuf hanya tersenyum melihat interaksi kakak beradik itu.


" Udah jangan manyun gitu..Aa takut hilaf" ucap yusuf


" Eh awas ya..jangan macem macem..ingat nasihat momyh.." ucap Claudia waspada dan segera masuk kedalam mobil yusuf


yusuf tersenyum setelah mengerjai istrinya dan ikut masuk kedalam mobil.

__ADS_1


__ADS_2