Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Kumpul bareng di cafe


__ADS_3

Setelah usia kandungan sindi menuju hpl yang diperkirakan dokter, gio semakin protektif dengan apa yang sindi lakukan.


Hari ini sindi berniat kumpul dengan tiara dan bela, tadi malam mereka saling chat membicarakan rencana hari ini untuk sekedar nongkrong di cafe milik putra.


" Yang...plis ijinin aku pergi sebentar ya.." ucap sindi pada suaminya


" Sekali enggak ya enggak, mas gak mau kamu kenapa napa" ucap gio


" Mas aku kan cuma nongkrong di cafe nya tiara mas" ucap sindi


" Iya tapi mas khawatir, bentar lagi kan kamu lahiran..coba kalau dicafe ntar beby nya lahir gimana" tanya gio


" Ya Allah mas..mikirnya kok sampai ke situ sih.." ucap sindi


" Ya kita harus mikirin sampe kesitu dong secara kata dokter hpl bisa maju lho.." ucap gio


" Iya sih..tapi kan ada tiara sama bela mas, ntar kalau tiba tiba perut aku mulas mereka bisa antar aku ke rumah sakit" ucap sindi


" Kamu itu dibilangin kok ya ngeyel..ya udah sana deh, tapi kalau ada apa apa langsung telpon mas" ucap gio


" Trimakasih my love..muach jadi makin cinta deh" ucap sindi


" Ini ni yang bikin mas gak bisa nolak keinginan kamu"ucap gio


* * *


Sedang bela masih menemani suaminya yang sedari tadi bolak balik ke kamar mandi karena perutnya merasakan mual.


" Dek katanya mau pergi" tanya anton


" Terus mas gimana..kita kerumah sakit aja ya..takutnya makin parah mual muntahnya" ajak bela


" Mas gak papa, mungkin cuma masuk angin aja ntar habis istirahat pasti udah baikan" ucap anton

__ADS_1


" Tapi aku gak tega ninggalin kamu sendirian dirumah" ucap bela


" Gak papa yang..udah gih pergi ntar ditunggu sindi ma tiara" ucap anton


" Beneran mas ditinggal gak papa" tanya bela


" Iya sayang..tapi entar pulangnya kamu beli asinan kedondong ya" ucap anton


" Buat siapa mas asinan kedondong" tanya Bela


" Buat mas lah..kayaknya enak deh" jawab Anton


" Tapi mas kan lagi mual masa makan asinan kedondong" ucap bela


" Gakpapa dek, barangkali kalau makan asinan kedondong mas sembuh" ucap anton


" Kamu itu ada ada aja mas, mana ada perut mual terus makan asinan kedondong jadi sembuh yang ada makin parah" ucap bela


" Tapi gak tahu kenapa mas lagi pengin makan asinan kedondong dek" ucap anton


" Trimakasih sayang..udah pergi kasihan temen kamu udah nunggu" ucap anton


" Ya udah aku pergi dulu ya mas, ntar Kalau masih mual muntah telpon aku" ucap bela


" Iya istriku yang mas sayang" ucap anton


Bela mencium tangan suaminya, sebenarnya ia tidak tega meninggalkan suaminya sendirian yang lagi sakit, tapi ia sudah terlanjur janji dengan tiara dan sindi.


* * *


Di cafe tiara sedang menunggu sindi dan bela sambil bermain dengan yusuf putranya.


Sekarang yusuf sedang aktif aktifnya berlari kesana kemari, sampai kadang kadang tiara merasakan capek namun ia tidak mempekerjakan beby sister karena ia ingin merawat putranya sendiri agar mengetahui perkembangan yusuf.

__ADS_1


Putra pun mendukung keputusan tiara dan ia juga membantu menjaga yusuf ketika ia sedang dirumah.


Terkadang juga kekeknya papih danu dan pak tio datang untuk sekedar mengajak bermain cucunya.


" Ra..eh..Aa yusuf makin pinter aja" ucap sindi yang baru datang


" Iya aunty..ni dedenya kayaknya bentar lagi keluar" ucap tiara sambil mengelus perut sindi yang sudah buncit


" Iya..perkiraan sih dalam minggu minggu ini" ucap sindi


" Semoga lancar dan diberi kesehatan pada beby dan bundanya ya.." do'a tiara


" Aamiin..." ucap sindi


" Bela mana ra" tanya sindi


" Belum datang ni katanya lagi di jalan" jawab tiara


" Ya udah sambil nunggu bela duduk dulu yu ntar kamu capek bawa perut buncit lu" ajak tiara


" Tahu aja sekarang aku jadi cepet capek ra" ucap sindi


" Ya kan aku udah pernah ngerasain kayak kamu" ucap tiara


" Iya ya..eh aku pesen minuman orengjus dong..haus nih" ucap sindi


" Eh ya kan ampe lupa gak nawarin minum, sebentar aku panggil karyawan cafe" ucap tiara


" Mba sini" panggil tiara pada seorang karyawan cafe


" Ibu mau pesen apa" tanya karyawan itu


" Orengjus sama jus alpukat aja ntar makananya nyusul aja" ucap tiiara

__ADS_1


" Iya bu" ucap karyawan itu dan segera ke pentri


__ADS_2