Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Kemarahan Ibunda Senja


__ADS_3

Brama menunggu Mama senja tak lama mama senja pulang dari pasar.Mama yesi menatap bingung kedua pasangan muda ini mereka sling tertunduk,mama yesi akhirnya membuka percakapan terlebih dulu


"Ada apa kenapa kalian sedang bertengkar? "


mama yesi mengeryitkan keningnya penasaran menunggu jawaban dari dua sejoli ini


"Begini bu aku ingin bicara sama ibu"


"hmmm bicara apa bram? "


"Begini bu ibu harus janji pada brama apapun yang brama akan katakan pada ibu, ibu jangan memarahi senja karena ini semua salah brama"

__ADS_1


"ya brama ada apa dulu bagaimana ibu bisa marah jika ibu saja belum tahu apa yang kamu ingin bicarakan, sebenarnya ada apa?"


"Bu Senja Hamil"Senja terlebih dahulu memberitahu mama yesi, sontak belanjaan yang mama yesi bawa terjatuh matanya tak berkedip bahkan badan nya kaku tak bergerak bagaikan ada tali yang melilit pada tubuhnya, titik demi titik air mata terjatuh di mata mama yesi sementar senja sudah lebih dulu dibanjiri air mata senja lari memeluk kaki sang ibunda


"Mam maafin senja,senja tau ini salah senja mam maafin aku yang tak bisa jaga diri"


"Senja apa yang sudah kamu lakukan bagaimana ibu bisa menjelaskan ini kepada mendiang ayah mu"Mama yesi menangis sejadi jadinya dia bahkan memukuli dirinya sendiri brama yang menyaksikan mama yesi menyiksa diri nya sendiri segera memeluknya


"Bagaimana kamu akan tanggung jawab kalian masih sekolah pekerjaan pun belum ada bagaimana kamu menafkahi senja dan bayi kalian"


Brama terdiam tak bisa berkata kata benar yang dikatakan ibu yesi mereka masih sangat muda bahkan sekolah pun belum tamat

__ADS_1


Mama yesi akhirnya membuat keputusan untuk bertemu dengan keluarga brama.Ibu dan ayah brama menyetujui jika anak mereka dinikahkan namun dengan persyaratan secara diam diam karena ibu dan ayah brama masih ingin melihat anak nya lulus sekolah.


PERNIKAHAN DIAM DIAM


Pernikahan pun terjadi kini senja dn brama sudah menjadi sepasang suami istri meski status mereka harus ditutupi dari masyarakat.Brama tetap bisa melanjutkan sekolah sementara Senja diasingkan dikampung halaman mendiang ayah nya.


Hari demi hari mereka lewati dengan hubungan jarak jauh mereka hanya bisa membagi kabar melalui ponsel.


"Sayang jaga kesehatan ya jangan sampai kamu dan bayi kita kekurangan nutrisi, sayang sebentar lagi ku lulus setelah lukus aku akan cari kerja demi menafkahi kamu dan anak kita nanti sayang tunggu aku ya"


Senja tersenyum membaca isi pesan dari suaminya meskipun pernikahan ini secara diam diam namun senja sangat bahagia karena mamah yesi dan keluarga brama tidak menyarankan untuk mengugurkan anak mereka. Kini usia kehamilan senja memasuki 7 bulan perhitungan lahir bertepatan dengan kelulusan brama.Senja merawat kehamilan nya dengan hati hati tak ingin bayinya kekurangan nutrisi senja selalu memperhatikan makanannya dan beruntung mama yesi selalu menyiapkan makanan yang dibutuhkan senja.

__ADS_1


__ADS_2