
Senja dan Excel kembali bekerja,saat mereka memasuki gedung semua karyawan menatap pasangan pangantin baru itu.Para karyawan mulai berbisik ada yang berkata Senja beruntung mendapatkan lelaki mapan dan tampan ada juga yang mengejeknya sebagai rubah betina yang pandai merayu.Namun,disuatu sudut ruangan yang gelap yang tak akan terlihat oleh kumpulan orang sepasang mata menggeram
"Keparat kau rubah betina berani beraninya mengusik dan mengambil kekasihku,baiklah mari kita lihat apa yang akan terjadi masih kah kau bisa tersenyum dengan apa yang aku akan lakukan"Yuni mengepal tangan meninju tembok, mata dan wajahnya memerah padam menahan emosi nya.Yuni adalah mantan kekasih excel mereka berpacaran saat yuni berumur 10 tahun umurnya 2 tahun lebih muda dari excel,mereka berdua berpacaran selama kurang lebih 10 tahun mereka bersama dari kecil mereka berteman dari kecil hingga memutuskan untuk menjalin hubungan sebagai pacar,pada saat itu kedua orang tua yuni hanya menganggap mereka sebagai bocah kecil yang hanya main cinta cintaan tapi siapa sangka mereka memang saling mencintai hingga saat umur yuni 20 tahun yuni termakan oleh omongan orang tua nya saat itu excel tidak memiliki apapun bahkan keluarga pun excel tak punya,yuni menyadari jika bersama dengan excel ia akan mati sengsara jadi dia memenuhi keinginan orang tuanya untuk pergi belajar dan bekerja disana dan bahkan menikah disana,saat yuni mengetahui bahwa excel sudah sukses karena jerih payah nya sendiri yuni segera menceraikan suaminya meninggalkan anak anaknya mencampakkan suaminya dan bahkan menggugurkan anak ketiganya,tentu saja itu ia lakukan karena masih sangat cinta pada excel namun gaya hidup nya yang tak memungkinkan bersamanya dan harus meninggalkan excel,yuni bagaikan seorang tuan putri yang dibesarkan oleh kekayaan pada saat yuni dan excel masih kecil yuni sering membelikan kebutuhan excel namun semakin dewasa ia semakin menyadari kebodohan nya karena telah mencintai excel baginya cinta saja tak cukup,dulu ia selalu berpikir akan mati sengsara bila hidup bersama excel namun siapa sangka nasib seseorang berubah,yuni kembali memupuk cinta dalam hatinya menggali perasaan yang selama ini telah ia kubur dalam dalam.
"Tidak aku harus mendapatkan nya kembali excel milikku lagipula ia tidak tahu jika aku sudah menikah dan punya anak,aku akan merebutnya meskipun umurku sudah tak muda lagi namun cintaku pada excel takkan bisa hilang oleh waktu,aku dan excel saling mencintai"
Yuni melangkahkan kakinya ke dalam ruangan excel,di dalam ruangan excel dan senja sedang sibuk dengan pekerjaan nya masing masing,yuni membuka pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu ia sengaja ingin tahu apa yang excel lakukan dengan senja di dalam ruangan
oowww ternyata mereka sibuk bekerja aku pikir pengantin baru akan bercumbuYuni tersenyum ia merasakan kepercayaan diri datang menggebu gebu,yuni menyilangkan tangan di depan dada,excel dan senja memandang ke arah yuni.Senja berpikir dan bertanya di dalam hatisiapa dia tidak sopan sekalitanya nya di dalam hati.Excel memandang ke arah yuni dengan tatapan membunuh namun ekspresi nya tetap tenang bagaikan pembunuh berdarah dingin.
"Ada apa kau datang kesini"Excel berdiri dari tempat duduknya
"Sayang apa kabar,tentu saja aku kesini untuk menemui kekasihku"Yuni mengalungkan lengan nya pada excel namun excel segera menyingkirkan tangan itu.
"Dengar,bersikap sopan aku sudah beristri dan aku ingatkan lagi aku tidak ada hubungan denganmu"
__ADS_1
Yuni tersenyum duduk diatas meja dan mengangkat satu kakinya keatas meja
"Sayang apa yang kau katakan tidak ada hubungan?bahkan kita saja belum putus,baik aku maupun kamu tidak ada yang memutuskan hubungan,benarkan sayang?"
Yuni memasang wajah menggoda dadanya dibusungkan dan roknya sengaja ia angkat memerkan paha mulus nya.
"Tutup mulut mu sejak 16 tahun yang lalu aku bukan lagi kekasihmu,saat kau memutuskan untuk meninggalkan ku disaat itu pula aku memutuskan hubungan kita,lagipula kau benar benar tidak tahu malu yuni"
Senja terdiam ia mendengarkan percakapan mereka dengan seksama,rasanya ingin menjambak tante itu pikir senja.
yuni menghampiri senja dan tersenyum ia membungkuk dan menopang tubuhnya dengan kedua tangan yang ditaruh dimeja senja.
Senyum yuni berubah menjadi senyum licik matanya menyiratkan bahwa yuni ingin memakan senja
"Yuni cukup jaga mulutmu apa yang kau katakan aku bukan kekasihmu,keluar jangan menguji kesabaran ku keluar sekarang atau aku seret"
__ADS_1
Excel memegang tangan yuni dan menyeretnya namun senja menggelengkan kepalanya memberi isyarat untuk excel agar tidak menyeretnya
"Tante terserah apa hubungan mu dengan excel dimasa lalu tapi kenyataan nya ia suamiku bahkan meskipun kau mengaku ngaku menjadi kekasihnya maupun mengaku ngaku jadi istrinya itu tidak merubah kemungkinan tetap akulah istrinya sekali lagi aku tegaskan aku ISTRI EXCEL catat baik baik di otak mu oke?jangan karena umurmu menua ingatanmu juga berkurang jadi pengingat yang baik"Senja tersenyum licik ia mendekatkan wajahnya pada yuni
"Sialan kau apa hakmu memanggilku tante,aku bahkan bukan tante mu umur ku tidak terlalu tua"Yuni melayangkan tamparan pada senja namun dengan sigap senja menahan tangannya excel yang tadinya mau menahan tangan yuni didahului oleh senja
"Terserah pada mu tante,aku mungkin masih kecil jika dibandingkan dengan mu tapi dengar aku tidak akan segan bila aku ditindas,siapa kau berani menindasku dengar aku tidak takut padamu meskipun sekuat tenaga kau memisahkan ku dengan excel aku taakan mundur kecuali jika excel sendiri yang memilihmu"Senja kembali duduk dan menyilangkan kakinya.Yuni sangat marah dengan perkataan senja
"Dengar aku akan membuat excel kembali bersamaku"
"Silahkan bila ia mau"
"Sudah cukup yuni keluar dari sini"Excel menyeret Yuni keluar,setelah menyeret yuni excel memeluk senja
"Sayang"
__ADS_1
"Apa?kamu berhutang penjelasan padaku"Senja memasang muka cemberut,excel memeluk nya
"Aku janji akan menjelaskan nya setiba di rumah oke jangan ngambek lagi,sekarang senyum"