
Senja pergi mengambilkan lolipop untuk excel
"Huffft untung saja aku tadi mampir untuk beli lolipop untuk bunga gapapa deh nanti bunga bunda beliin lagi ya lolipop nya bunda kasiin ke anak boss dulu siapa tahu boss nanti tidak marah lagi"senja menghela nafas dan tersenyum licik dia mau menyogok anak boss nya dengan lolipop
Senja mengambil lolipop di dalam tas dan berlari ke ruangan boss nya dia melihat sosok pangeran berkuda putih sedang terduduk wajahnya boss nya yang datar tidak mengurangi ketampanan wajah nya yang berkharismatik.
"Adik kecil ini"
Senja mengacungkan permen lolipop yang dibawa olehnya
"Wah tante hebat ya kemana mana bawa permen lolipop ya Luis suka nih sama tante yang begini cocok buat jadi ibu Luis tante kenapa bisa tau Luis suka lolipop"
"ahhh hahaha tadi tante beli dijalan,Luis suka ya nanti tante beliin lagi besok mau gak? "
Senja tersenyum,Apa maksudnya ya nih bocah jangan jangan dia ga punya ibu batin senja
"Tidak usah dibelikan kebanyakan permen buruk untuk kesehatan gigi"
"Ayah gak usah galak gitu dong ama tante senja dia kan sudah baik sama aku"
"ya terserah kamu sekarang kamu pulang oke"
"ya ayah"Luis berjalan keluar bersama supir nya dan Senja juga ikut berjalan keluar
"Hey kamu mau kemana? "
senja terkejut matanya melotot mulut nya menganga rasa takut menjalar ke dalam otaknya yang membuat seluruh akal sehat nya menjadi buntu
"ahh iya pak boss ada apa pak boss ada yang harus saya bersihkan ya ruangan mana yang harus saya bersihkan"
Senja tertunduk rasa malu karena mencoba kabur tapi ketahuan membuat senja malu dan terkutuk oleh rasa malu nya,Sial mati aku mati aku mati lah aku batin senja
"Kamu bener bener ya sudah berbuat salah bukan nya minta maaf malah mau kabur"
Excel menarik senja ke dalam pelukan nya senja yang gugup sangat terkejut oleh perbuatan excel
"Eh pak apa apaan ini kan saya udah minta maaf kenapa bapak peluk saya lepas lepas"senja mencoba melepaskan pelukan excel namun berakhir dengan gagal,tentu saja badan excel sangat gagah besar dan kuat badan senja bagaikan semut dimata excel.
"Gini ya permintaan maaf dengan ucapan saja tidak cukup"Excel melepaskan pelukannya
"Hah apa apaan ini terus bapak mau apa? "
senja refleks menutup bagian yang terpenting pada tubuhnya dan berjalan mundur ke belakang sementara excel berjalan maju ke arahnya senja menabrak pintu dan membuat pintu itu tertutup excel menahan tawa melihat tingkah laku senja.Excel mengunci senja yang bersandar di pintu dengan kedua tangan nya wajah nya di dekatkan pada wajah senja, senja bisa merasakan hembusan nafas excel yang hangat membuat begidik badan senja.
"Pak awas pak apa apaan ini pak bapak bilang menjungjung tinggi sopan santun bapak saja bener bener tidak sopan"
Excel tersenyum licik mengangkat dagu senja dengan telunjuk nya.
"Kamu sudah menikah? "
__ADS_1
"Suuuudah sudah saya sudah menikah pak"tapi sudah cerai lanjut senja dalam hati
"Dimana suami kamu? "
"Aaaku gatau"
"Hah? gatau"Excel memutar ingatan nya saat di dalam toilet dia sangat ketakutan dan bersembunyi melihat mantan suaminya,senja terdiam mendengar pertanyaan excel dia benar benar kehabisan kata, apa gunanya menjelaskan ada si cabul ini batin senja.
"Pak permisi pak aku mules"senja berbohong pada excel demi melepaskan diri
"mules? "excel mengerutkan keningnya
"iya pak"
"kalo gitu BAB saja disini cepat buka celananya? "
"apa apaan bapak ini emang nya saya kucing BAB sembarangan diruangan"
excel tertawa mendengar kata kata senja
"ya oke kamu boleh keluar besok kamu gausah lagi pakai seragam cs kamu pakai baju formal mulai besok kamu jadi pengganti asisten saya"
"Asisten? "
"iya kenapa gamau masalah gajih nanti saya lebihin 5x lipat dari gaji kamu sekarang kebetulan asisten saya resend jadi kamu saja gantikan dia"
meskipun gajihnya menggiurkan tapi aku bisa mati berdiri kalo terus terusan disamping si cabul bikin stress aja batin senja
"Kalo gamau jadi asisten saya mulai besok tidak usah datang lagi kerja"
"ehh ehh pak kok gitu yaudah iya iya aku mau"
excel tersenyum licik dia membiarkan senja keluar dari ruangan nya.
Senja sangat kesal dengan tindakkan bossnya
"hissh apa apaan si cabul itu masa aku dijadikan asisten pribadinya bisa naik darah nih kalo gini caranya tapi lumayan gajinya tapi arggghhh sial aku gapunya pilihan lagi selain menjadi asisten nya"senja mulai bermenolog.
drrt drrrtt ponsel senja bergetar tanda pesan Whatsapp masuk senja mengambil ponsel nya di kantung seragam nya
"rupanya dari dila"Dila adalah sahabat senja dari kecil
"Senja ayo temani aku di club kota kita bersenang senang disana"
senja mengerutkan kening dan membalas pesan tersebut
"Dila kamu ini bodoh ya aku kan punya anak mana bisa aku pergi kesana kasian anak aku tidur sendiri"
"ayolah sehari ini saja aku baru saja mendapat pekerjaan ayolah rayakan ini"
__ADS_1
senja berpikir menimbang nimbang untuk pulang atau temani dia
"oke aku akan temani tapi aku gabisa pulang malam kasian bunga"
"ya oke aku tunggu di club kota jam 7 malam oke"
"oke"
senja mengganti seragam nya dan berjalan pulang shift kerjanya sudah habis.
setibanya di rumah senja melihat bunga sedang duduk termenung
"bunga sayang bunda pulang bunga kok cemberut aja kenapa"
"bunda aku pengen punya ayah lagi bunda ayah sudah jahat meninggalkan kita bunda aku mau ayah baru"
"hah iya iya bunga sayang nanti bunda akan pikirkan lagi ya,bunga sayang bunga gaboleh gitu sama ayah meskipun ayah jahat sama bunda tapi ayah sayang kok sama bunga nih dengerin bunda ya sayang meskipun ayah sudah ga bersama bunda lagi bukan berarti ayah bukan ayah bunga lagi ayah brama tetap ayah bunga"
"bunda tapi aku gamau punya ayah kaya ayah brama ayah jahat ayah lebih milih tante jahat dibanding kita "
"sudah sudah sayang kan ada bunda jangan sedih lagi ya bunda bakal jadi ibu sekaligus ayah untuk bunga"Senja memeluk bunga air matanya terjatuh, kasian bunga menjadi korban atas kesalahan aku dan brama batin senja
"sekarang bunga makan ya oh ya oma mana sayang"
"oma di dapur"
"yaudah bunda samperin oma dulu ya sekalian ambilin makan buat bunga"
"ga bunda bunga udah makan bunga mau baca buku saja di kamar"
"yasudah anak pinter"
senja mengecup kening bunga.
"senja"
"mama"
"sudah pulang gimana kerjanya"
"emm ya begitulah ma kerja nya enak kok boss nya juga baik"senja tersenyum tak ingin membuat mamanya khawatir
"syukurlah kalau gitu makan dulu"
"ahhh iya ma tadi dila sms minta aku temenin keluar aku boleh titip bunga sebentar aku gaakan pulang malam kok"
"yasudah gapapa senja nanti mama temani bunga"
"makasih ya mam mama emang yang terbaik"Senja mencium pipi mama yesi
__ADS_1