Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Ijab qobul (Gio-Sindi)


__ADS_3

Usia kandungan tiara sudah mau masuk ke 9 bulan, segala persiapan menyambut beby utun sudah siap, karena tinggal menunggu hari saja prediksi HPL.


Dan hari ini adalah hari pernikahan Gio dan sindi, mereka sudah berkumpul di gedung tempat acara.


" Yang, kamu gak capek.." tanya putra


" Capek sih yang tapi aku pengin disini nglihat ijab qobulnya mas gio ma sindi" jawab tiara


" Ya udah ntar kalau udah ijab qobul selesai kita pulang ya" ajak putra


" Iya" ucap tiara


Sedang gio berkeringat dingin ketika berhadapan dengan pak penghulu.


" Sudah siap mas" tanya penghulu


" Siap pak" ucap gio lantang


Penghulu mengulurkan tangannya dan gio menerimanya


" Ga usah tegang mas rileks aja" ucap penghulu melihat ekspresi wajah gio


Gio tersenyum dengan paksa


" Oke saya mulai ya" ucap penghulu


" Saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan ananda sindi aulia binti bapak fahmi dirgantara dengan mas kawin uang sebesar 142.202.200 dibayar tunai" ucap penghulu


" SAH" ucap gio lantang


Semua yang ada disitu terbengong dengan ucapan gio

__ADS_1


" Kenapa pada diam udah SAH kan" ucap gio


" Gio..jangan bikin malu ayahmu" bisik pak samsul


" Kok malu yah, kan gio bener berarti udah sah kan gio nikah sama sindi" bisik gio


Pak samsul menupuk keningnya sendiri.


" Maaf mas, harusnya mas jawab saya. Saya terima nikah dan kawinya ananda sindi aulia dengan mas kawin tersebut dibayar tunai, begitu mas..bukan malah jawabnya sah" ucap penghulu


" Lo kok bapak malah terima nikahnya bebeb sindi sih, aku kan calon suaminya" marah gio


" Ya Allah mas tadi kan saya cuma kasih contoh" ucap penghulu


Semua yang ada disitu tertawa melihat gio


" Gio..sekali lagi kamu bikin masalah, nikahnya batal bapak mau pergi" anca m pak samsul


Sindi sudah menundukkan mukanya karena malu dengan ke_bodohan calon suaminya.


" Awas aja kamu bikin malu aku mas" batin sindi kesal


" Ya udah kita mulai dari awal lagi ya..udah siap mas jangan salah lagi ya" ucap penghulu


Gio mengangguk pelan.


Penghulu menjabat tangan gio.


"Saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan ananda sindi aulia binti bapak fahmi dirgantara dengan mas kawin uang sebesar 142.202.200 dibayar tunai" ucap penghulu


"Saya terima nikah dan kawinya ananda sindi aulia binti bapak fahmi dirgantara dengan mas kawin tersebut dibayar tunai" ucap gio

__ADS_1


" SAH" tanya penghulu


SAH


Jawab semua yang ada disitu.


" Yes yes yes..aku gak jomblo lagi.." ucap gio senang


Sindi menyubit pinggang gio yang sekarang jadi suaminya.


" Aw yang kok nyubit, sabar belah durenya entar malam ya..masih banyak tamu" ucap gio


" Cie cie..yang udah gak sabar belah duren" ledek putra


Sindi makin kesal dengan tingkah konyol suaminya.


" Ya Allah sabar..nasib punya laki gesrek" batin sindi


" Sabar mas belah durenya entar malam saja, sekarang nyicil cium kening istrinya dulu ya" ucap penghulu


" Cie cie pak penghulu ngiri ya..tutup matanya dong ntar kepengin lagi nyium nyium" ucap gio setelah mencium kening istrinya


" Mas" kesal sindi menatap tajam suaminya, gio yang melihat itu jadi menunduk


Saat tiara sedang tertawa melihat tingkat kocak suami sahabatnya tiba tiba perutnya terasa sakit.


Tiara meringis menahan sakit dan tanganya memegang tangan suaminya erat.


Putra yang merasakan genggaman erat tiara segera melirik istrinya " Yang kamu kenapa" tanya putra cemas


" Perut aku sakit banget mas" ucap tiara

__ADS_1


" Eh jangan jangan kamu mau lahiran lagi" ucap putra


__ADS_2