Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Part 47. Surprise rumah baru


__ADS_3

Sesuai janjinya, yusuf mengajak Claudia kesuatu tempat yang tidak jauh dari sekolahnya.


" Ih kok mata aku ditutup gini sih mas" ucap Claudia ketika matanya ditutup kain


" Udah diem..entar aku lepasin kalau udah sampai..sekarang pegang tangan aku ya.." Yusuf menggandeng tangan istrinya itu menuju tempat ia kasih kejutan


" Udah sampai..sebentar aku buka ikatanya dulu" Yusuf membuka pengait kain itu


" Gimana..udah boleh buka matanya sekarang.." tanya Claudia


" Boleh..coba buka matanya.." jawab yusuf


" Mas..ini rumah siapa.." tanya Claudia heran, karena saat ini berada didepan rumah yang tampak indah dan terkesan modern


" Coba tebak, menurut kamu ini rumah siapa.." yusuf malah mengajak istrinya untuk main tebak tebakan


" Kalau aku udah tahu gak usah nanya kamu.." ucap Claudia kesal


" Ish tu bibirnya jangan dimonyongin gitu..ini surprise nya buat kamu..gimana..suka.." ucap yusuf


" Buat aku..maksudnya.." Claudia masih bingung


" Kita akan tinggal dirumah ini..kamu mau.." tanya yusuf

__ADS_1


" Maksudnya kita ngontrak rumah ini.." Claudia malah balik bertanya


" Bukan ngontrak sayang...tapi aku beli rumah ini buat kita tinggali" jawab yusuf


" Kamu beli rumah..uang dari mana.." Claudia tidak percaya


" Ya punyaku lah yang..kamu ini, bukanya kamu udah tahu aku punya bisnis jual baju di ruko" ucap yusuf


" Emang hasil jual baju banyak banget ya sampai bisa beli rumah kayak gini" ucap Claudia


" Ya gak banyak banyak amat yang..kan aku udah nabung dari awal buka ruko, lagian sekarang kan ada cabangnya juga kan..ya lumayanlah buat nambah nambah" ucap yusuf


" Oh.." Claudia hanya mangguk mangguk mendengarkan penjelasan dari suaminya


" Ya udah yu kita masuk" ajak yusuf menarik tangan istrinya itu dan membuka pintu rumah


" Kamar aku mana.." tanya Claudia


" Kamar kita yang..sekarang gak ada kamar aku ataupun kamar kamu lagi, yang ada kamar kita dan anak anak" ucap yusuf


" Iya iya..eh emang anak anaknya siapa yang mau tinggal bareng kita" tanya Claudia polos


" Ya anak anak kita lah yang..masa anak tetangga" jawab yusuf

__ADS_1


" Anak kita, eh aku gak mau ya kalau punya anak dulu" tolak Claudia


" Ya kan nanti kalau kita udah lulus..masa ia sekarang.."ucap yusuf


" Oh..kirain..tapi gimana ngomong sama ibu dan bapak ya mas kalau kita mau pindah kesini" ucap Claudia


" Tenang..entar mas yang ngomong sama ibu dan bapak" ucap yusuf


" Gimana..mau lihat kamar kita dulu apa kamar anak anak kita nanti" tanya yusuf membuat Claudia malu


" Terserah kamu aja" jawabnya


Mereka lalu naik ke lantai dua.


" Ini kamar kita.." yusuf membuka kamar yang agak luas dan disana sudah tertata rapi dengan tempat tidur, lemari pakaian dan meja rias


" Bagus..kamu yang nata.." tanya Claudia


" Mana bisa yang..ini semua yang atur momy.." jawab yusuf


" Momy..jadi momy sudah tahu" ucap Claudia


" Ya kan aku minta bantuan popy nyari rumah yang akan dijual, pas kebetulan yang punya temen bisnis popy..terus aku lihat kayaknya cocok buat kita, terus harganya juga pas lah dikantong aku..momy juga seneng banget bantuin kita nata ni rumah..gimana..kamu suka yang..." ucap yusuf sambil memegang tangan istrinya itu

__ADS_1


" Suka banget yang...makasih ya.." ucapnya sambil memeluk suaminya


" Sama sama...aku janji akan membahagiakan kamu selamanya" ucap yusuf sambil membelai lembut kepala Claudia yang masih memeluknya erat


__ADS_2