Pernikahan Dini

Pernikahan Dini
Nembak


__ADS_3

Pak tio masih tidak percaya ternyata anak yang sedang ia cari selama 19th ini telah berada di dekat nya, ya Pak Danu sudah menceritakan keadaan Sari istrinya yang ia tinggalkan 19th yang lalu.


Ia tidak menyangka kehidupan istri dan anaknya begitu memprihatinkan dengan hidup serba kekurangan.


Ia tak berani memberitahukan pada putra bahwa ia adalah ayahnya, ia takut putra akan menjauh bahkan akan membencinya karena telah menelantarkanya bersama ibunya.


" Yo, apa ga sebaiknya kamu memberitahukan pada putra kalau kamu ayahnya" saran pak Danu


" Aku ingin tapi aku juga takut Dan kalau putraku akan menjauh dariku setelah apa yang telah aku lakukan padanya dan ibunya" ucap pak tio


" Tapi dia berhak tahu yo, saya percaya putra anak baik dia pasti bisa memaafkan mu dan menerimamu sebagai ayahnya"


" Pih..kalian lagi ngobrolin apa sih, tu acaranya mau dimulai yu kesana" Tiara tiba tiba merangkul papihnya


Mereka pun masuk kedalam dan mengikuti acara pembukaan cafe.


Putra sedang berdiri di atas panggung memberikan sambutan.


" Assalamualaikum wr.wb, Trimakasih kepada Papih Danu, pak tio, temen temen, para tamu dan khususnya buat istriku tercinta yang sudah hadir dalam pembukaan cabang cafe pelangi. Tanpa dukungan kalian aku tidak bisa seperti ini, tanks dan I LOVE YOU. Silahkan menikmati sajian yang telah kami siapkan sambil mendengarkan band dari cafe pelangi. Walaikumsalam wr.wb"


Semua yang ada disitu memberikan tepuk tangan.


" Selamat ya yang.." ucap tiara sambil memeluk suaminya dan memberikan ciuman di pipi putra


" Hadiahnya buat aku mana yang" ucap putra

__ADS_1


" Hadiah..em..ntar malam ya" bisik tiara


" Beneran ya..ntar malam mas tagih" ucap putra


" Duh kalian bikin kita baper aja sih.." ucap sindi yang melihat kemesraan mereka


" Gila gue baru tahu seorang putra yang terkenal cool pendiem ternyata eh ternyata udah jadi bucin abis ma tiara ya" ledek gio


" Lu mah baru lihat mereka yang kaya gini aja udah baper pa lagi gue ma bela yang udah sering lihat mereka lebih dari ini, pasti jadi iri pengin kaya mereka" ucap anton


" Eh ngomong ngomong kalian sering jalan bareng, kalau putra ma tiara, lu ma bela dong..cie cie kayaknya bentar lagi ada yang mau jadian nih" ledek gio


" Ish apaan sih lu ga jelas banget, orang kita ga ada hubungan apa apa kok" ucap bela


" Wah ton kode nih, tembak ton..ntar keburu ada yang gaet, kalau lu ga mau buat gue aja ya" ledek gio lagi


" Wah santai bro, gue cuma becanda masa gebedan temen mau gue embat enggak lah..masih banyak cewek yang ngantri ma gue" sombong gio


" Mana ada cewek ngantri, kalau banyak cewek yang nolak lu sih iya" sindir anton


" Rese lu ton, jangan buka kartu gue dong.." ucap gio


" Makanya jangan gedein sombong, jadi perjaka tua baru tahu rasa" ucap anton


" Eh amit amit jabang bayi ya gue jadi perjaka tua, kalau ngomong jangan kaya gitu dong..ntar kalau malaikat lewat denger omongan lu berabe dong gue" ketus gio

__ADS_1


" Udah udah jangan ribut yo barangkali ada yang mau nyumbang lagu boleh kok" ucap putra


Anton kemudian melangkah naik ke atas panggung.


" Eh tu si anton mau ngapain.." Gio penasaran


" Tes tes..sory gue minta waktunya sebentar boleh" ucap anton


" Boleh" ucap semua pengunjung cafe


" Sebenernya gue bingung harus ngomong apa karena gue bukan tipe cowok romantis yang bisa merangkai kata menjadi puisi ataupun lagu, tapi intinya gue disini mau mengungkapkan apa yang ada dihati gue saat ini" Anton diam sejenak


" Tepatnya 4th yang lalu saat pertemuan pertama gue dengan gadis tomboy yang masih berseragam putih biru yang dengan beraninya nolong gue saat dikeroyok para preman, gak tahu kenapa saat kejadian itu wajah perempuan itu selalu ada dipikiran gue dan kita bertemu lagi saat dia masuk ke SMA tempat gue sekolah, apa mungkin jodoh ya..itu yang ada di pikiran gue saat itu, 3th berjalan gue gak berani ngungkapin perasaan gue ke perempuan itu karena gue takut ditolak tapi saat ini gue coba beraniin diri gue untuk ngungkapinya" Anton mengambil nafas dalam dalam menenangkan hatinya


" Bela, gue cinta lu..mau enggak lu jadi pacar gue" Tembak anton


Bela syok, ia baru tahu cowok yang ditolongnya saat dia masih SMP ternyata anton kakak kelasnya


"Terima terima"


Teriak semua pengunjung cafe


* * * *


Menurut kalian diterima enggak ya anton jadi pacarnya bela..

__ADS_1


Author jadi ikut deg degan, jadi keinget waktu doi nembak.


__ADS_2