
...JERATAN PELAKOR BERBISA...
Di kantor nya, Andre sempat mengingat kejadian dia di kantin rumah sakit dibuat cemburu oleh kemesraan Revi dan Naya. Hal yang membuat dia kaget adalah Naya hamil anaknya Revi setelahnya Andre sangat murka mendapatkan kabar itu langsung dari Revi. Andre pun memanggil ajudannya kedalam ruangannya dan menceritakan semua nya kepada sang ajudan.
“ Gimana menurut lo Al. Apa lo ada saran buat gue?”, ucap Andre ke Alvin.
“ Menurut gue sih, lo coba aja jasa nya Farah Holdy bos. Dia udah dikenal jago menaklukkan hati cowok dan pelakor terbaik di Eropa. Kayaknya gak susah buat naklukin hati nya si bocah tengil itu. Habis dia terjerat bos pelan-pelan tuh dekati Naya dengan cara romantis dan perhatian. Apalagi dia lagi hamil itu kesempatan bagus karena moodnya berubah-ubah”, ucap Alvin memberikan ide nya ke Andre.
“ Betul juga ide lo. Gue bisa manfaatin situasi seperti ini buat dekati Naya lebih mudah. Biar si cewek pelakor tuh dekati suami nya”, ucap Andre setuju ucapan Alvin.
“ Gue langsung hubungi ya bos. Harga nya gak terlalu mahal dan dia lebih pentingin hasilnya ketimbang duit bos. Farah dah pengalaman”, ucap Alvin coba hubungi Farah. Andre hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum licik membayangkan wajah Naya kecewa Revi punya simpanan lain.
Alvin hanya bisa tersenyum karena kalo kerja dia bagus akan mendapatkan bonus yang sangat banyak dari bosnya. Dia yakin kalo tugas ini bakal berhasil dengan mudah. Beberapa saat setelah dihubungi seseorang mengangkat telpon Alvin dengan suara halus dan cenderung menggoda. Alvin tau kalo itu pasti Farah karena terkenal sebagai wanita feminim dan seksi.
“ Halo ini dengan Farah?”, tanya Alvin.
“ Iya ini saya Farah”, jawab singkat Farah.
“ Gini Farah saya ada tugas untukmu. Bisa kan kamu datang ke Indonesia? Saya akan kirim tiket dan dp nya”, ucap tanya Alvin menjelaskan tujuan dia menghubungi Farah.
“ Oke saya bisa. Saya akan berangkat hari ini juga kebetulan saya berada di Singapura. Mungkin 1 jam lebih saya akan sampai disana”, ucap Farah setuju kepada tugas Alvin.
“ Baiklah saya matikan”, ucap Alvin mematikan telponnya. Andre yang mendengar ucapan Alvin senang karena sebentar lagi Naya akan menjadi miliknya. Dia akan membuat Revi merasa kan kehancuran yang hebat.
Di sore hari, Farah baru tiba di Bandar Soekarno Hatta. Dia jemput oleh utusan Andre yang akan mengantarkannya menuju kediaman Andre. Farah tau bakal mendapatkan tugas menantang karena akan menjadi pelakor di rumah tangga orang lain. Sesampainya di Rumah Andre yang megah dan mewah, kedatangan nya disambut oleh Andre sendiri bersama ajudan disampingnya.
__ADS_1
“ Selamat datang Miss Farah. Saya Andre bos disini. Saya yang meminta mu datang kesini”, ucap Andre manis menyambut Farah. Dia mencium tangan Farah dengan lembut. Membuat Farah sangatlah senang.
“ Terima kasih Tuan. Telah menyambut saya. Dengan senang hati bisa melaksanakan tugas saya”, ucap Farah merasa senang disambut begini.
Andre mengajak Farah masuk kedalam rumahnya. Dia menyuguhkan banyak makanan di ruang tamu semuanya untuk Farah. Farah menyantapnya dengan gaya feminimnya yang sedikit malu-malu, Andre sempat melihat hal itu sebagai bukti kalo Andre tidak salah pilih orang. Setelah makan mereka pun mulai berbincang mengenai misinya semuanya dijelaskan oleh Alvin sang ajudan Andre.
“ Gimana Farah apa kamu paham akan tugas itu?”, tanya Andre kepada Farah.
“ Paham. Itu sangat gampang bagi gue. Gue udah profesional”, ucap Farah menjawab gampang pertanyaan Andre.
“ Oke kalo lo dah paham. Gue akan kasih lo bonus dan hadiah kalo berhasil. Jadi pelakor di keluarganya Revi”, ucap Andre mengingatkan Farah akan tugasnya.
“ Siap bos. Gue pamit dulu. Bye”, ucap Farah pamit. Andre hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum saat Farah telah pergi dari hadapannya.
Andre tersenyum mengingat hal yang akan terjadi saat Naya dan Revi akan berpisah gara-gara Farah menggoda suami nya Naya. Dia yakin kalo Revi akan tergoda oleh jeratan pelakor profesional itu. Andre akan muncul sebagai pahlawan untuk Naya maupun calon anaknya Naya nanti. Sangat bahagia membayangkan hal itu bakal jadi kenyataan bagi Andre.
...JERATAN PELAKOR BERBISA PART II...
Dalam 2 hari, Farah berhasil melakukan pengamatan dari jauh kegiatan apa saja yang dilakukan Revi. Dia telah menyiapkan rencana untuk bisa menjebaknya sesuai perintah Andre. Farah juga meminta agar Andre mengirim 3 orang pengawalnya yang berbadan besar untuk memuluskan misi nya nanti. Farah juga merubah penampilan menjadi lebih sederhana dan polos ala anak abg.
Saat semua persiapan oleh telah siap dan sesuai perencanaan. Akhirnya Farah menjalan kan misi nya pada hari ini tepat pada jam makan siang. Farah berpura-pura lewat di depan jalan yang biasa dilewati mobil Revi. Dia berjalan santai dan dihadang 3 orang berbadan besar mencoba menggangu nya. Saat itu jalanan begitu sepi, Revi melihat seorang perempuan muda di ganggu oleh 3 orang itu karena iba melihat kejadian itu Revi pun menghajar 3 orang itu sampai babak belur. Farah begitu ketakutan coba ditenangkan oleh Revi. Revi mengajak Farah masuk kedalam mobilnya dan mengantarnya pulang. Sesampainya di Apartemen Farah, Revi arahkan mobilnya kesana kemudian terjadi obrolan saat itu juga.
“ Kamu gak apa-apa mbak? apa ada yang luka?”, tanya Revi lembut agar tidak membuat Farah semakin takut.
__ADS_1
“ Gak papa kok Mas. Makasih udah mau bantuin saya. Saya turun disini aja”, ucap Farah dengan gaya polos.
“ Owhh gitu Mbak. Sebelumnya boleh tau nama mbak siapa? nanti saya kirimkan makanan kesini kalo mbak lapar?”, tanya Revi penuh perhatian. Sontak hal itu membuat Farah terkejut karena baru pertama kali diperlakukan begitu oleh seorang laki-laki.
“ Nama saya Tiska Maharani. Gak usah repot-repot mas sampe mau kirim makanan begitu. Saya gak papa kok”, ucap Farah menolak halus tawaran Revi.
“ Santai aja Mbak Tiska. Saya hanya kasihan tadi melihat tantangnya mbak jatuh. Jadi saya akan ganti”, ucap Revi merasa iba pada Farah.
“ Ya udah Mas. Saya terima tawaran mas. Nanti titipkan saja sama resepsionis apartemen ini mas”, ucap Farah malu-malu.
“ Oke Mbak. Kalo gitu saya permisi dulu ya. Saya pergi”, ucap Revi pamit pergi kepada Farah. Mobil Revi kemudian berlalu dari depan Farah. Dia hanya melamun mendapatkan perhatian lebih seperti tadi membuat hati nya berbunga-bunga.
“ Tenang Farah, cowok itu bakal jadi milik lo nanti. Lo harus bikin dia bertekuk lutut didalam pelukan lo dan buat istrinya cemburu. Cowok ganteng dan perhatian gitu pasti bikin hati cewek manapun klepek-klepek. Tapi gue penasaran sama wajah istrinya katanya terkenal cantik”, gumam Farah dalam hati.
Revi melajukan mobilnya seperti biasa menuju kantor Naya. Dia akan makan siang bareng di kantin, Revi terus tersenyum membawakan sop buntut, sate, dan kerak telor pesanan istrinya karena Naya sedang nyidam. Porsi makannya juga bertambah karena didalam perutnya ada 2 janin anaknya yang akan tumbuh menjadi anaknya. Sesampainya di Kantin dia mencari keberadaan Naya yang tengah menunggu nya dari tadi. Akhirnya Revi menemukan tempat duduk Naya dan duduk disebelah nya.
“ Mas kok lama banget. Aku nungguin dah laper nih. Cacing dalam perutku dangdutan terus”, ucap Naya manja ke Revi.
“ Ya maaf sayang. Tadi agak susah nyari kerak telornya sampe muter-muter mas nyari nya. Capek banget nih”, ucap Revi menjelaskan dengan nada manja juga.
“ Kasihan banget suami ku sampe rela capek-capek segala so sweet banget”, ucap Naya merasa terharu atas perjuangan suami nya. Naya mengelus pipi suami nya sebagai tanda terima kasih atas perjuangan nya menuruti nyidamnya.
“ Gak papa kok yang. Aku rela melakukan apa pun demi kamu sama dedek bayi. Kan mas senang menuruti nyidam mu”, ucap Revi sambil mengelus perut Naya yang masih rata.
“ Makasih Papa. Dah mau nurutin nyidamnya mama. Baby twins janji gak nyusahin mama kok”, ucap Naya menirukan suara anak kecil. Revi yang mendengarnya pun tertawa. Suasana keduanya menjadi romantis saat Revi menyuapi Naya dengan hati-hati dan penuh perasaan.
__ADS_1
Suapan demi suapan Revi berikan untuk Naya. Naya menerima suapan itu dengan perasaan bahagia dan senang sekali. Hingga tak terasa makanan mereka telah habis tanpa tersisa. Tak lupa Revi mengelap sudut bibir Naya yang makan agak belepotan membuat mereka jadi pusat perhatian rekan polisi Naya ada yang salut terhadap perlakuan Revi dan ada yang cemburu. Setelah selesai makan siang, mereka berdua pun berpisah dengan kegiatan masing-masing hari ini.