
...KECELAKAAN REVI...
Beberapa jam sebelum Naya melahirkan Revi mendapat kabar kalo Naya akan melahirkan dari Papa Dhana. Revi bergegas melajukan mobilnya agar tidak telat sampai sana dia merasa tidak sabar melihat kedua putri kucilnya itu. Hari ini Revi merasa hati nya tidak enak karena akan menimpa suatu kemalangan pada hari ini. Revi berusaha menepis pikiran buruk itu dari dalam kepalanya kemudian tiba-tiba saja dalam perjalanan Revi melihat terjadi kecelakaan korban tabrak lari didepan mata nya. Karena kasihan Revi menolong orang tersebut yang tergelatak lemas dan meminta bantuan warga untuk membawa nya ke Rumah Sakit terdekat. Refleks Revi mengejar mobil yang menabrak korban tabrak lari itu yang melarikan diri menuju ke arah perlintasan kereta. Mobil itu berhenti disana menunggu kedatangan Revi yang mengejarnya. Revi turut menghentikan laju mobilnya disana dan turun untuk meminta pertanggung jawaban dari pelaku tabrak lari.
“ Woy turun. Lo harus tanggung jawab korban terkapar tuh di jalan. Lo keluar gak atau gue hancurin mobil lo”, ucap Revi mengancam dan emosi.
“ Oke santai bro. Gue dah keluar nih. Coba aja tangkap gue”, ucap Laki-laki itu menantang Revi.
“ Lo memang mau di hajar”, ucap Revi emosi.
“ Buruan hajar gue”, ucap Laki-laki itu yang menjentikkan jari nya memberi tanda untuk anak buah dibelakang nya.
Tiba-tiba ada sekitar 50 orang berbadan besar muncul dari segala arah. Mereka bersiap menghajar Revi hingga babak belur. Bahkan ada yang membawa benda tumpul, pisau belati, anak panah, dan rantang melangkah menuju ke arah Revi yang tengah memperhatikan mereka. Revi tidak gentar untuk menghadapi mereka semua namun setelah dikeroyok oleh 20 orang Revi tak berdaya melawan mereka yang makin banyak.
Revi tergeletak lemas dengan banyak luka di seluruh badan termasuk wajahnya yang babak belur dan dada nya yang sesak karena mendapatkan hantaman benda tumpul. Saat tengah lemah tergelatak di tanah dengan banyaknya luka dan darahn segar mengalir. Datanglah seseorang yang tepat berada di depan wajahnya Revi tak lain dia adalah Andre dengan senyuman jahatnya. Andre hanya tersenyum melihatr Revi tak berdaya dan mulai berbicara.
“ Ternyata bocah tengil gak bisa melawan”, ucap Andre mengejek Revi yang tengah tak berdaya di tanah.
“ Sialan lo Ndre. Lo jebak gue disini pengen matiin gue. Dasar pengecut”, ucap Revi membalas ejekkan Andre.
__ADS_1
“ Kalo ya kenapa mau melawan gue. Buruan berdiri kita bertarung satu lawan satu. Lo lupa ucapan gue bakal balas dendam ke elo”, ucap Andre tersenyum sinis melihat kondisi Revi.
“ Bangsat lo kalo mau kita bertarung diatas ring aja bukan kayak gini”, ucap Revi emosi mendengar ucapan Andre tadi.
“ Gak usah di ring mending disini aja. Nyawa lo ada ditangan gue kalo lo mau selamat sujud dibawah kaki gue. Gue lepasin sekalian lo ceraiin Naya biar gue nikahin dia”, ucap Andre menghadapkan kaki nya kearah wajah Revi.
“ Ciuh... mending gue mati daripada sujud di kaki lo yang seorang pengecut dan banci. Sekali lagi gue peringatkan jangan lo apa-apain Naya. Kalo gak gue habisin lo disini juga”, Revi meludahi sepatu Andre dan berusaha berdiri akan menghajar Andre.
“ Oke kalo mau baku hantam”, ucap Andre menerima tantangan Revi.
Revi dengan tergopoh-gopoh berdiri dan melawan Andre. Revi memberikan pukulan naun dapat dihindari oleh Andre. Andre pun ganti memberikan pukulan keras ke perut Revi menyebabkan Revi langsung tersungkur keras di tanah. Dengan tenaga yang tersisa Revi bangkit dan memukul rahang bawah Andre hingga beberapa gigi nya patah. Tak hanya itu Revi memukul wajah Andre hingga berdarah dan kehilangan keseimbangan hingga terjatuh di tanah dengan keras. Saat akan menghajar Andre lagi, tiba-tiba dari arah yang jauh Revi terkena tembakan di dada dan kepala nya menyebabkan Revi tersingkir di tanah dengan keras.
“ Hahaha bos. Kita berhasil Revi akhirnya mati juga. Tugas kita dah selesai”, ucap Alvin tertawa puas.
“ Betul Vin. Cepat pastiin jasadnya. Kalo hilang kita pake rencana lo bikin rekayasa kematian”, ucap Andre puas atas hasil kerja Alvin.
“ Pastiin juga gak ada CCTV disini”, tambah Andre.
“ Beres Boss”, ucap Alvin mengerti tugas dari bos nya.
__ADS_1
Alvin dan beberapa anak buahnya memeriksa sekitar mobil yang telah terbakar hebat karena ledakan tadi. Mereka tidak menemukan jasadnya Revi tapi mereka melihat jejak darah di saluran air sebelah rel. Alvin memberitahukan laporannya pada Andre atas penemuan jejak darah dari Revi. Andre sempat terkejut dan memerintahkan Alvin mencari keberadaan Revi.
“ Gue minta lo cepat cari Revi. Pasti gak jauh dari sini. Selain itu bawa jasad orang lain kesini dan lo bakar dalam mobil itu. Laksanakan dengan baik”, periantah Andre ke Alvin.
“ Siap bos. Gue bakal nyebar anak buah ke segala arah dan pastiin kalo Revi gak selamat. Gue dah siapin semua nya dengan matang untuk masalah jasad maupun tes DNA nya nanti”, ucap Alvin atas perintah Andre.
Setelah itu, Alvin pergi dengan beberapa anak buahnya mencari keberadaan Revi yang hilang. Mereka mengikuti jejak itu hingga sampai pada sebuah titik terakhir di seberang jalan. Mereka memastikan kalo Revi telah ditolong orang yang lewat disekitar sana. Alvin kembali ke tempat bos nya berada yang tengah melihat proses penggantian jasad Revi yang hilang dengan jasad orang lain yang telah disiapkan. Alvin datang menemui Andre dengan wajah lesu karena gagal menemukan Revi.
“ Gimana udah ketemu?”, ucap Andre khawatir kalo Revi berhasil selamat.
“ Gak ketemu Bos. Tapi gue bakal nyebar anak buah untuk mencari keberadaan Revi saat ini. Mungkin memang butuh waktu”, ucap Alvin menjelaskan ke bos nya.
“ Oke cari terus. Sekarang gue puas setidaknya dengan luka yang sangat parah dia pelan-pelan mati. Gue puas pada kinerja lo”, ucap Andre puas pada kinerja anak buahnya.
“ Baik boss gue permisi dulu”, ucap Alvin pamit pada bos nya. Setelah kepergian Alvin, Andre tersenyum puas karena berhasil menyingkirkan Revi meskipun dia bisa lolos. Tapi di sangat yakin kalo Revi akan mati sebentar lagi karena kehilangan banyak darah. Andre akan berusaha mendekati Naya.
Andre dan anak buahnya pergi dari tempat kejadian karena sebentar lagi polisi akan datang. Andre telah menelpon polisi tentang kronologi kecelakaan di perlintasan kereta tadi dengan detail. Setelah mendapatkan laporan dari Andre, polisi itu datang ke tempat lokasi untuk langsung melakukan gelar perkara mencari bukti terbaru dan akurat. Polisi memastikan mendapatkan bukti kalo yang meninggal itu adalah Revi anak Tuan Wardhana. Setelahnya polisi menghubungi pihak keluarga nya untuk memberitahukan kronologi kecelakaan yang terjadi. Tuan Wardhana yang mendapat kabar itu langsung pergi ke tempat kejadian oleh Pak Gumara maupun Hendra.
__ADS_1