PESONA POLWAN CANTIK

PESONA POLWAN CANTIK
Chapter 28


__ADS_3

...PERHATIAN DARI ANDRE...


Andre sedang menuju kantor Naya namun dia sengaja turun dan duduk di Warung Tegal depan kantor nya Naya. Dai terus menunggu sampai Naya keluar karena dia telah tau kalo pada jam tertentu Naya sering makan di Warung Tegal ini. Info ini didapat dari orang suruhan nya yang telah memantau. Akhirnya, Naya keluar kantor menuju Warung Tegal ini dengan jalan sedikit tergopoh-gopoh karena perutnya yang membuncit.


Andre berpura-pura makan disana dengan memesan makanan. Pesanannya milik Andre telah datang dan menyantapnya dengan lahap. Naya masuk kedalam untuk mencari tempat duduk yang kosong tidak jauh dari meja Naya berada. Naya memesan makanan setelah itu makanan sampai dan menyantapnya dengan begitu lahap. Karena sangat lahap makan, Naya tidak memperhatikan kalo Andre berpindah duduk didepannya entah dari mana. Sontak Naya kaget membuatnya tersedak Andre berusaha membantu mengambilkan jus jeruknya Naya.


“ Ka...ka.. kamu kok bisa ada disini? datang dari mana?”, ucap Naya terbata-bata.


“ Aku sudah lama disini. Ini makanan dan minuman ku. Tadi aku liat kamu sendirian tapi bolehkan duduk disini”, ucap Andre sopan.


“ Boleh silahkan ini tempat umum”, ucap Naya malas menanggapi Andre.


“ Nay pedas ya. Sampe keringetan gini. Gak sakit perutkan kamu nanti”, ucap Andre mengelap kening Naya yang berkeringat dengan tissu.


“ Ehh... gak usah repot-repot. Biar aku sendiri aja yang mengelapnya. Aku gak papa kok santai aja”, ucap Naya menolak Andre mengelap kening nya secara halus.


“ Aku mau minta maaf kejadian tempoh hari”, ucap Andre meminta maaf kepada Naya.


“ Tenang aja udah aku maafin. Gak baik dendam sama orang. Tapi jangan diulangi lagi dan hargai wanita”, ucap Naya memaafkan Andre.


“ Makasih Nay aku bakal ingat kok”, ucap Andre berterima kasih ke Naya.


“ Nay aku ada hadiah ya. Sebagai permintaan maaf ku ke kamu. Tolong diterima”, ucap Andre memberikan sebuah buket bunga cantik, cokelat, dan sebuah surat.

__ADS_1


“ Ya makasih nanti aku buka di kantor”, ucap Naya beranjak dari duduknya.


Naya telah selesai makannya dan menuju meja kasir kemudian membayar makanan nya. Naya telah pergi meninggalkan Andre yang masih ada didalam warung itu. Andre hanya tersenyum mengingat wajah cantik Naya yang yang tersenyum manis itu. Membuat hati nya berbunga-bunga sekaligus bahwa Naya telah memaafkan nya dan menerima hadiah darinya.


Naya telah sampai di ruangannya karena izin keluar hanya 15 menit saja dari atasannya. Naya duduk kembali di kursi nya sambil membaca berkas pengajuan pembuatan SIM. Setelah selesai, dia beristirahat karena badannya mulai lelah dan butuh tenaga. Dia memilih ngemil buah yang dibawa nya tadi saat tengah asik ngemil. Dia teringat pada hadiah Andre tadi Naya membuka nya satu-persatu sampai pada sebuah surat. Naya membaca surat itu yang isinya adalah surat cinta dan kalimat romantis sontak Naya melamun mengingat pertemuan nya tadi.


“ Aneh banget Andre kok bisa berubah lembut dan sopan. Padahal bulan lalu dia orangnya kasar dan ringan tangan. Mencurigakan sih apa dia beneran playboy seperti kata Mas Revi. Kok cuman aku aja ya yang sering dilirik dan dapat perhatian dari cowok. Gak usah dipikirin lah bikin pusing apalagi perhatian dari Andre”, gumam Naya dalam hati nya.


“ Ini pesan dari Andre kok dia bisa tau nomor ponselku. Kata-katanya terlalu romantis bikin geli. Harus hati-hati nih dari cowok playboy”, ucap Naya lirih melihat pesan masuk dari Andre.


 


...PERHATIAN DARI ANDRE PART II...


Saat ini, Andre mengajak Naya makan siang di sebuah Caffe. Revi sedang melakukan perjalanan bisnis ke Qatar selama beberapa hari lama. Kesempatan itu ingin Andre manfaatkan untuk bisa lebih mendekati Naya. Mereka berdua tengah duduk berhadapan posisi yang menurut Andre sangat romantis. Andre beberapa kali mencoba memegang tangan Naya namun selalu di tepisnya.


“ Nay aku kok gak boleh pegang tangan mu”, protes Andre secara halus.


“ Maaf Ndre. Kita bukan muhrim aku sudah bersuami. Jadi harus jaga jarak”, ucap Naya menjelaskan dengan nada lembut.


“ Owhh ya maaf. Aku terbawa suasana disini. Kamu gak marah kan Nay”, ucap Andre meminta maaf ke Naya.


“ Aku gak marah kok”, ucap Naya tidak marah pada Andre.

__ADS_1


“ By the way kamu bilang apa? ada yang penting?”, tanya Naya sopan.


“ Ya ini sangatlah penting. Ini soal perasaan ku ke kamu Nay. Aku telah lama jatuh hati sama kamu. Aku harap kamu menerima cinta ku”, ucap Andre jatuh cinta pada Naya.


“ Maaf aku tidak bisa menerima nya. Meskipun kamu telah memberikan perhatian kepada ku. Itu tidak akan mengubah pendirian ku yang tetap cinta pada Mas Revi”, ucap Naya menolak ucapan cinta Andre.


“ Maaf aku ingin tau. Apa kelebihan Revi yang tidak dimiliki oleh ku? kenapa kamu begitu mencintai nya?”, tanya Andre yang kecewa mendengar ucapan Naya tadi.


“ Oke aku akan jawab. Kelebihan Mas Revi dia adalah sosok laki-laki bertanggung jawab, sederhana, dan mau menerima kekurangan ku. Aku telah jatuh cinta dengannya sejak kami masih sekolah dulu walaupun aku sempat menolaknya Mas Revi terus berjuang meluluhkan hati ku”, ucap Naya menjelaskan alasan dia sangat mencintai suami nya.


“ Aku tau selama ini banyak laki-laki yang mencoba mendekati ku tapi Mas Revi satu-satunya laki-laki yang berani mendekati ku dengan caranya sendiri dan melamar ku langsung ke kedua orang tua ku”, ucap tambah Naya.


“ Apakah kamu tidak mau merubah diriku Nay?”, tanya Andre bertambah kecewa.


“ Maaf tapi bukan akulah sosok yang tepat untuk mu”, ucap Naya menolak halus.


“ Baiklah kalo kamu menolak ku”, ucap Andre begitu kcewa di tolak Naya.


“ Terima kasih atas jamuannya saya permisi”, ucap Naya pergi meninggalkan Andre di Caffe itu.


Naya kembali dengan memesan taksi online. Didalam taksi dia terus berpikir laki-laki yang mendekati nya karena kecantikan namun tidak ada yang menerima kekurangan nya. Hanya Revi yang benar-benar menerima nya apa adanya dan mampu meluluhkan hati nya. Naya menangis dalam taksi itu karena masalah percintaan nya begitu sulit. Setelah itu taksi online tersebut sampai di kantor Naya dan Naya membayar kemudian masuk memulai pekerjaan nya.


Andre masih terduduk lemas mendengar penolakan Naya. Dia telah sabar mendekati Naya secara perlahan namun Naya tidak bisa luluh juga. Dia begitu kecewa dengan keputusan Naya tadi yang membuat hatinya terluka. Setelah beberapa saat memikirkan tentang ucapan Naya. Akhirnya, Andre mengambil keputusan bulat untuk mengakhiri hubungan Naya dengan Revi. Dengan cara membunuh Revi agar Naya bisa jatuh dalam pelukannya.

__ADS_1


“ Oke gue bakal pake cara ini. Lo siap-siap Vi nyawa lo ada ditangan gue. Gue gak takut apabila Mr. Ronn menarik semua investor dari perusahaan gue. Yang penting lo mampus dan gak bisa mendampingi nya. Gue yang pantas bukan lo”, gumam Andre dalam hati melihat foto Revi saat kuliah.


__ADS_2