PESONA POLWAN CANTIK

PESONA POLWAN CANTIK
Chapter 46


__ADS_3

...BERTEMU MANTAN...


Hari ini, Arga mengajak Bryan berkunjung ke Kantor Wardhana Group atas permintaan Naya. Naya sudah menceritakan semua hubungan Bryan dan Rahmi di masa lalu. Naya berinisiatif membuat mereka balikkan kembali dan ide Naya itu disetujui oleh Arga. Arga setuju karena setelah putus dari Rahmi, Bryan tidak pernah menjalin hubungan dengan perempuan manapun. Arga mengira bahwa Bryan belum bisa move on dari Rahmi sehingga mau menyetujui ide Naya yang bertujuan membuat mereka balikkan lagi.


Arga dan Bryan telah sampai di Kantor Wardhana Group, mereka menunggu kedatangan Naya bersama Rahmi. Mereka berdua menunggu di Ruang Tunggu VVIP tanpa berbicara apapun karena Bryan bingung dengan sikap Arga yang membawanya ke Kantornya Naya. Pada awalnya Bryan sempat menolak ajakan Arga namun diurungkannya karena Arga begitu mendesaknya ikut. Tidak perlu waktu lama Naya dan Rahmi telah sampai di Ruang Tunggu VVIP itu. Naya mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Arga duduk hingga Naya menemukannya Arga dan Bryan duduk di kursi dekat Jendela Ruangan. Naya memegang tangan Rahmi untuk mengikuti nya hingga mereka duduk berhadap-hadapan di depan Arga dan Bryan. Bryan sangatlah terkejut melihat wajah Rahmi mantannya dulu sebaliknya Rahmi juga sama terkejutnya. Hingga mereka berdua salting sendiri setelah saling tatap. Naya memulai perbincangan itu untuk memecah keheningan di antara Bryan dan Rahmi.


“ Hai Bang Bryan apa kabarnya?”, tanya Naya menyapa Bryan dan menanyakan kabarnya.


“ Baik Nay”, ucap Bryan dengan wajah gugup menjawab pertanyaan Naya tadi.


“ Kok kamu keliatan gugup banget Bang Bryan”, ucap Naya sambil memperhatikan wajah Bryan yang gugup saat melihat Rahmi.


“ Gue tau lo gugup gara-gara ketemu Rahmi kan. Masih cinta ya lo sama Rahmi bilang aja. Gue dukung kok Bang”, ucap Arga asal menebak penyebab Bryan gugup karena ada Rahmi mantannya dulu. Sontak yang duduk disana kaget mendengar tebakan asal Arga tadi. Naya melotot kearah Arga sambil mencubit pinggangnya karena mulutnya asal ngomong. Rahmi menjadi salting setelah mendengar tebakan Arga tadi.


“ Sembarangan aja lo Ga”, ucap Bryan menoyor kepala nya Arga karena mulutnya asal menebak penyebab Bryan gugup.


“ Sorry Bang”, ucap Arga meminta maaf dengan santai kepada Bryan.


“ Ya udah kalian lanjut ngobrol aja. Aku mau ajak Mas Arga sarapan bareng di Caffe dekat sini. Tadi berangkat kerja belum sarapan”, ucap Naya sengaja pamit kepada Bryan dan memberikan mereka sedikit ruang untuk mengobrol bersama.


“ Makasih Nay”, ucap Bryan berterima kasih kepada Naya.


Kemudian, Naya mengajak Arga untuk sarapan di Caffe tempat biasa mereka pacaran selama ini. Arga paham maksud Naya mengajaknya sarapan karena memberikan ruang untuk Bryan dan Rahmi berduaan. Dengan senang hati Arga menggandeng tangan Naya sambil tersenyum bahagia. Sedangkan, Bryan dan Rahmi masih terlihat diam di Ruangan itu sesekali mereka saling pandang dengan malu-malu. Hingga akhirnya Bryan memulai obrolan santai nya dengan Rahmi.


“ Kita dah lama ya gak bertemu. Gak nyangka aja bisa ketemu disini. Sebenarnya aku juga gak tau rencana Arga tadi bawa aku kesini, ucap Bryan seakan tak percaya bisa bertemu kembali dengan Rahmi dan menjelaskan bahwa dia tidak tau Arga akan membawanya bertemu Rahmi.


“ Iya Mas Bryan. Aku juga gak nyangka bertemu kamu. Buk Naya tadi mengajak aku itu pun dengan membohongi ku ada klien yang ingin bertemu”, ucap Rahmi gak menyangka juga akan bertemu dengan Bryan dan menjelaskan bahwa dirinya dibohongi oleh Naya.

__ADS_1


“ Aku mau ngomong hal penting boleh gak?”, tanya Bryan ingin mengatakan hal penting kepad Rahmi.


“ Boleh Mas”, jawab singkat Rahmi memperbolehkan Bryan mengatakan hal penting. Bryan menatap Rahmi dengan serius. Membuat Rahmi semakin salting dan deg-degan. Kemudian, Bryan memegang tangan Rahmi dan mulai berbicara dengannya serius.


“ Sebenarnya Mas masih cinta sama kamu”, ucap Bryan sambil memegang tangan Rahmi dan mengatakan bahwa dia cinta kepada Rahmi.


“ Aku juga masih cinta Mas Bryan. Setelah putus aku belum bisa move on dan memilih tidak menjalin hubungan dengan laki-laki lain. Aku menyesal sudah putusin Mas”, ucap Rahmi mengatakan bahwa masih mencintai Bryan dan menyesal dulu mereka putus.


“ Mas juga menyesal”, ucap Bryan dengan wajah sedu dan menyesal putus dari Rahmi.


“ Rahmi kamu mau gak memulainya dari awap lagi?”, tanya Bryan mengajak Rahmi menjalin hubungan kembali. Sontak Rahmi terdiam sebentar menelisik ucapan Bryan dengan baik. Bryan terus menatap dengan tatapan dalam berharap Rahmi tidak menolaknya. Rahmi menganggukkan kepalanya pelan tanda dia setuju dengan ajakan Bryan.


“ Aku setuju Mas. Tapi kita dekat dulu aja ya gak usah pacaran. Aku mau nya kalo mas siap bisa menikahiku”, ucap Rahmi tersenyum menjawab ajakan Bryan untuk jalin hubungan lagi dan memintanya menikahi Rahmi.


“ Mas akan menikahimu setelah kita jalin hubungan lagi”, ucap Bryan senang mendengar ucapan Rahmi tadi.


Naya dan Arga datang ke Kantor kembali setelah sarapan bersama. Mereka berdua senang melihat keberhasilan rencana mereka menyatukan kembali Bryan dan Rahmi. Arga berterima kasih kepada Naya karena telah membantunya untuk membuat Bryan kembali menjalin hubungan dengan seorang wanita lagi seperti dulu. Hanya dengan mantannya lah Bryan mau menjalin hubungan lagi, Arga pernah menjodohkan Bryan dengan banyak wanita namun semuanya gagal hingga Arga menyerah. Setelah Naya menyampaikan ide nya ingin mempersatukan Bryan dan Rahmi kembali. Arga langsung setuju dan yakin berhasil.


DOUBLE DATE


Malam minggu, Arga mengajak Naya dinner di Caffe miliknya. Naya setuju dengan ajakan Arga namun dia memberikan syarat turut serta mengajak Bryan dan Rahmi ikut dinner. Arga setuju dengan syarat dari Naya itu dengan mengajak Bryan. Kemudian, Arga bersama Bryan menjemput Naya dan Rahmi di Rumahnya masing-masing.


Mereka berangkat bersama-sama menuju Caffe milik Arga yang menjadi tempat dinner nya nanti. Akhirnya mereka semua telah sampai di tempat tujuan untuk dinner malam ini. Arga menggandeng tangan Naya sedangkan Bryan menggandeng tangan Rahmi. Dua pasang kekasih ini terlihat sangat romantis dan mesra hingga menjadi perhatian pengunjung lainnya. Arga telah memesan meja khusus untuk mereka dinner malam ini. Arga dan Naya duduk bersebelahan sebaliknya Bryan memilih duduk berhadap-hadapan dengan Rahmi. Arga mengajak Naya ngobrol sembari menunggu pesanannya datang.


“ Nay kamu senang gak bisa dinner sama aku?”, tanya Arga meminta pendapat Naya mengenai dinner malam ini.


“ Aku senang banget Mas. Bisa dinner sama kamu. Suasana nya romantis banget seperti Drakor yang sering ku tonton”, ucap Naya menjawab pertanyaan Arga dengn raut wajah senang dan bahagia.

__ADS_1


“ Alhamdulillah kalo kamu suka”, ucap Arga tersenyum melihat Naya bahagia atas dinnernya malam ini.


“ Apa mau tanya boleh gak?”, tanya Arga ingin bertanya kepada Naya.


“ Boleh mau tanya apa”, ucap Naya memperbolehkan Arga untuk bertanya kepadanya.


“ Maaf yah sebelumnya menyinggung perasaan kamu”, ucap Arga meminta maaf kepada Naya apabila Arga bertanya tentang Revi.


“ Ihh... Mas kok lama sih”, ucap Naya penasaran terhadap pertanyaan Arga.


“ Kalo misalnya Revi kembali apa yang bakal kamu lakukan? apakah kamu akan membencinya?”, tanya Arga menanyakan sikap Naya apabila Arga kembali dan memastikan bahwa Naya tidak membenci Revi. Sontak Naya terkejut dengan pertanyaan Arga tadi. Arga yang melihat itu pun hanya berharap agar Naya tidak benci kepada Revi. Naya terdiam sebentar sambil menghela napasnya panjang hingga dia kemudian mulai berbicara dan tersenyum kepada Arga.


“ Aku bersyukur bisa bertemu dengan Mas Revi dan meminta maaf tidak bisa membantu nya. Meskipun agak kesal sih kepadanya tapi aku sama sekali tidak membencinya. Mungkin yang bakal aku lakuin nyubitin dan gelitikin perutnya sampe puas”, Naya menjawab pertanyaan Arga mengenai sikapnya kepada Revi apabila kembali.


“ Kamu beneran gak membenci nya?”, ucap Arga seakan tidak percaya pada ucapan Naya tadi.


“ Aku gak bakal benci kepadanya Mas”, ucap Naya tersenyum meyakinkan Arga agar percaya kepadanya. Arga yang mendengarnya merasa lega dan tenang. Dia yakin Naya akan menerima nya kembali sebagai Revi bukan Arga seperti sekarang. Dia juga bisa memastikan sebentar lagi akan membongkar identitas aslinya kepada Naya sekaligus kebusukan Andre selama ini.


“ Mas Arga tersenyum kenapa?”, tanya Naya penasaran Arga tersenyum sendiri.


“ Aku lagi bayangin kalo kita nikah pasti malam pertamanya seru”, ucap Arga menjawab asal penyebab dia tersenyum sendiri.


“ Dasar otak mesum. Ajarannya siapa sih?”, tanya Naya melotot kearah Arga.


“ Hahaha galak banget Neng. Biasalah cowok kan suka bahas hal-hal kayak gitu soalnya seru. Ajarannya Bryan tuh”, ucap Arga bercanda dan mengatakan apabila itu ajarannya Bryan.


“ Awas aja kalian macam-macam aku sunatin nanti”, ucap Naya kesal mendengar ucapan Arga tadi. Arga hanya menahan tawa mendengar ucapan Naya yang kesal kepadanya. Selain melotot kearah Arga, Naya juga melotot kearah Bryan. Bryan yang melihat pelototan mata Naya hanya bisa salting dan gugup berpura-pura tidak tau.

__ADS_1


Dinner bersama mereka berhasil dengan sukses. Rahmi berterima kasih kepada Arga karena diizinkan ikut dinner bersama Bryan, Arga, dan Naya. Arga hanya cengengesan mendapatkan pujian dari Rahmi. Naya yang melihat itu menginjak kaki Arga hingga wajahnya memerah seketika. Naya puas bisa mengerjai Arga yang dinilai nya tengil dan kepedean. Bryan dan Rahmi yang melihat tingkah konyol Arga-Naya ikut tertawa renyah.


__ADS_2