PESONA POLWAN CANTIK

PESONA POLWAN CANTIK
Chapter 50


__ADS_3

Setelah semua bukti siap, Naya melangkah keluar Ruangannya dengan disambut seluruh karyawannya. Mereka semua memberikan dukungan kepada Naya karena mereka tau Naya tidak salah dan berita itu bohong. Naya hanya tersenyum menanggapi dukungan seluruh karyawan kemudian kembali melangkah menuju Ruangan Konferensi Pers. Sesampainya, Naya disana terkejut karena Arga juga berada disana. Naya sempat tersenyum kepada Arga dan yakin bahwa Arga akan memberikan dukungan kepadanya. Arga dan Naya duduk bersama di kursi yang telah disediakan. Naya memulai Konferensi Pers meluruskan berita bohong tadi.


“ Baik mari kita mulai Konferensi Pers ini. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah hadir. Saya harap Konferensi Pers pagi ini lancar”, ucap Naya memulai Konferensi Pers dan berterima kasih kepada Awak Media yang telah hadir.


“ Saya Kanaya Ariska Putri CEO Perusahaan Wardhana Group. Menegaskan bahwa berita yang beredar tentang Skandal Korupsi dan Penggelapan Dana pada project yang tengah berjalan ada bohong. Saya memiliki semua bukti yang bisa menyangkal berita bohong itu”, ucap Naya menjelaskan bahwa berita tentang dirinya bohong dan berani menunjukkan buktinya.


“ Saya tau bahwa tidak semua Pebisnis menyukai saya. Namun saya berani bahwa seluruh berita yang beredar palsu dan bukan laporan konkret. Saya akan tuntut orang yang berani menuduh saya dengan berita bohong. Saya serius tidak main-main”, ucap Naya membantah seluruh berita bohong tadi dan memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang menuduhnya. Sontak awak media yang melihat Naya bersikap tegas dan berani membuat nyali mereka untuk bertanya banyak hal ciut. Mereka kenal Naya sebagai wanita kalem, ramah, dan lembut namun sekarang seperti singa. Arga yang melihat Naya yang begitu kesal dan marah mulai berbicara dengan Awak Media sambil menunjukkan sebuah fakta mengejutkan.


“ Izinkan saya melanjutkan pernyataan Buk Naya. Pelaku sebenarnya atas kasus ini adalah Saudara Andrean Fadillah dan Suharso Indrawan. Mereka melakukan persekongkolan jahat menjatuhkan Buk Naya. Saya bisa tunjukkan beberapa bukti konkret dan sebenarnya. Jadi masalah ini telah selesai”, ucap Arga melanjutkan pernyataan Naya tadi dan menunjukkan bukti tentang pelaku sesungguhnya adalah Andre dan Pak Harso. Para Awak Media memotret seluruh bukti yang ada ditangan Arga. Arga melihat kearah Naya yang lega dan mulai tenang kembali. Setelah berita bohong selesai tanpa ada pertanyaan sama sekali.


“ Baiklah acara Konferensi Pers telah selesai”, ucap Naya sambil tersenyum puas setelah mampu meluruskan berita bohong itu.


Arga dan Naya keluar dari Ruangan Pers bersama-sama. Naya tersenyum bahagia setelah Arga datang diwaktu yang tepat. Naya terus mengucapkan kalimat terima kasih kepada Arga. Arga hanya membalas ucapan Naya dengan senyuman dan mengenggam tangannya Naya. Mereka berdua menjadi bahan perhatian seluruh karyawannya Naya yang tengah melintas maupun hanya melihatnya.


Naya mengajak Arga masuk kedalam Ruangan Kerjanya. Naya sengaja mengajak Arga supaya Arga bisa bernostalgia mengingat dia pernah memimpin perusahaannya itu. Arga tau maksud Naya sambil mengulas senyum paling manis dan menawannya. Naya memulai perbingannya dengan Arga membahas kejadian tadi dan menanyakan sebab Arga mendapatkan bukti itu.

__ADS_1


“ Aku bersyukur. Mas datang di waktu yang tepat. Gak nyangka aja kedatangan Mas tadi”, ucap Naya bersyukur dengan kedatangan Arga dan tidak menyangka Arga akan datang membantunya.


“ Mas kan suami mu jadi akan selalu berada disamping mu”, ucap Arga tersenyum mendengar ucapan Naya tadi.


“ Mas kok tau pelakunya? bukti tadi dapat dari mana?”, tanya Naya penasaran Arga mengetahui pelakunya dan mendapatkan bukti. Arga yang mendapatkan tatapan penuh selidik dari Naya hanya diam. Dia sempat berpikir kalo Naya tau yang sebenarnya pasti hubungan mereka bakal kandas. Akhirnya Arga memilih berbohong dengan bercerita mendapatkan info pelaku dan buktinya dari temannya Arga yang bekerja sebagai Bartender di Pub itu.


“ Mas tau dari temen. Temen mas itu kerja sebagai Bartender di Pub itu kebetulan mendengar perbincangan antara Pak Harso dan Andre bersepakat ingin menjatuhkan kamu. Jadi dia kumpulin buktinya kemudian dikirim ke Mas”, ucap Arga terpaksa berbohong kepada Naya bahwa dia tau info pelaku-pelaku dari temannya sekaligus bukti nya.


“ Owhh gitu Mas”, jawab singkat Naya mengerti atas penjelasan Arga.


“ Terus mereka gimana Mas?”, tanya Naya penasaran takut nanti salah satunya balas dendam kepadanya.


“ Mas gak mau jadi CEO disini?”, tanya Naya mencoba mengalihkan bahan pembicaraan.


“ Gak mau Sayang. Aku ingin kamu aja yang mengurusnya. Mas dah yakin ke kamu”, ucap Arga tersenyum kearah Naya dan menolak menjadi CEO di Perusahaan Wardhana Group. Sontak Naya yang mendapatkan jawaban Arga sangat terkejut saat mendengarnya. Naya sempat berpikir mungkin Arga telah nyaman dengan kehidupan sederhana nya. Naya yang masih tak percaya kembali bertanya untuk memastikan hal yang didengarnya tadi.

__ADS_1


“ Yakin Mas?”, tanya Naya seakan tak percaya atas jawaban Arga.


“ Yakin banget Sayang”, ucap Arga sambil mencubit pipinya Naya. Arga senang melihat ekspresi wajahnya Naya yang begitu menggemaskan setelah dirinya mencubit pipi Naya. Naya yang habis dicubit pipinya oleh Arga hanya memegangi pipinya karena sakit dan merah. Naya pun protes kepada Arga sambil meluapkan kekesalannya.


“ Auww... Sakit Mas”, protes Naya sangat kesal karena pipinya dicubit oleh Arga.


“ Habisnya gemesin sih pipi kamu”, ucap Arga manja kepada Naya.


“ Idihh.. Malah manja”, ucap Naya meledek Arga manja. Naya begitu geli melihat ekspresi Arga yang manja tadi. Naya terus meledek Arga dengan menyebutnya bucin. Arga membalas balik ledekan Naya dan menjulurkan lidahnya mengejeknya.


“ Biarin manja sama pacar sekaligus bini sendiri”, ucap Arga sambil menjulurkan lidahnya keluar mengejek Naya.


Naya dan Arga mengobrol sambil bercanda bersama. Arga sengaja mengejek Naya agar membuatnya kesal dan marah. Hal itu ternyata berhasil membuat Naya ingin mencubiti pinggang Arga dengan kencang dan kuat. Mereka berdua bermain kejar-kejaran di Ruangan nya Naya hingga sama-sama kelelahan hingga terduduk lemas bersama. Arga membeli makanan untuk sarapan bersama Naya melalui aplikasi online. Setelah makanan datang, Naya dan Arga makan bersama dengan saling menyuapi satu sama lainnya.


 

__ADS_1


...TERTANGKAPNYA PAK HARSO...


Di Rumah Pak Harso, Pak Harso tengah gelisah karena rencananya untuk menjatuhkan nama baik Naya gagal. Ternyata lebih cerdik dari pada yang dipikirkan oleh Pak Harso. Sebelumnya Pak Harso sangat yakin rencananya dengan Andre akan berhasil namun kenyataannya berbanding terbalik dengan hasil yang diperolehnya. Ditambah Konferensi Pers yang dilakukan Naya di depan Awak Media yang menunjukkan beberapa bukti yang dibawa Arga memperlihatkan dirinya maupun Andre membuat sebuah kesepakatan jahat untuk menjatuhkan nama baik Naya maupun bisnisnya.


__ADS_2