PESONA POLWAN CANTIK

PESONA POLWAN CANTIK
Chapter 67


__ADS_3

“ Iya Mas izinin tapi ingat kalo dah nikah kamu harus panggil Mas dengan nama Revi bukan Arga”, ucap Arga mengizinkan Naya memanggilnya dengan nama Revi serta mengingatkannya setelah menikah memanggilnya Revi bukan Arga lagi.


“ Siap Mas makasih”, ucap Naya gembira kemudian mencium pipi Suami nya sebagai tanda terima kasih.


“ Mas diminum tehnya”, ucap Naya meminta Suami nya meminum teh buatannya tadi. Arga masih bengong tak percaya kejadian tadi Naya yang mencium pipi nya. Dia menatap Naya sangat dalam sambil membayangkan ciuman tadi. Dia sengaja melamun ingin merasakan kembali ciuman seperti tadi saat tengah asik melamun Naya membuyarkan lamunan Suami nya dengan memanggilnya beberapa kali.


“ Mas.. Mas Arga kok melamun sih”, ucap Naya sambil menggoyangkan lengan Arga beberapa kali.


“ Ehhh... Ya maaf-maaf. Habisnya kebayang kamu cium Mas. Mas salfok jadinya sampe melamun gini”, ucap Arga meminta maaf dan menjelaskan alasannya melamun.


“ Udah-udah gak usah mikir macam-macam, sekarang minum tehnya abis ini kita berangkat”, ucap Naya berusaha mencegah Suami nya mikir macam-macam dan menyuruhnya meminum segera tehnya sebelum berangkat.


“ Ya Sayang, Mas minum ya”, ucap Arga menyeruput teh buatan Naya yang telah disajikan tadi.


Seusai drama minum teh tadi, Naya dan Arga berangkat bersama menuju Kota Tua Jakarta. Sebelum berangkat Naya berpesan kepada Buk Asih supaya mengunci pintu sebelum dirinya pulang. Bik Asih menganggukan kepalanya paham atas perintah Bosnya itu. Diperjalanan Naya bercerita banyak hal tentang perkembangan Kedua Putrinya yang baru aja memenangkan lomba karya Komik tingkat Nasional. Arga begitu bangga kepada Kedua Putrinya itu sekaligus memuji cara Naya mendidik mereka berdua. Naya hanya tersenyum malu-malu mendapatkan pujian dari Suami nya itu.

__ADS_1


Sesampainya di Kota Tua Jakarta mereka berdua melihat banyak pengunjung datang pada Festival ini. Naya menarik tangan Arga menuju Stand Kuliner setelah keluar dari mobil. Naya sangat antusias berada di Stand Kuliner karena melihat banyak makanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia yang tentu nya enak dan lezat. Naya memilih beberapa makanan mulai dari Mie Goreng Aceh, Lontong Medan, Rendang, Soto Betawi, Kerak Telor, Sate Klatak, Bakso Malang, dan Iga Konro Bakar serta beberapa minuman khas daerah masing-masing. Arga hanya geleng-geleng kepala melihat pesanan makanan Naya dan dia cukup kerepotan membawa nya. Hingga akhirnya mereka berdua memilih duduk di Kursi Tempat Makan. Arge bertanya kepada Naya yakin mau makan semua menu makanan itu.


“ Sayang kamu mau makan semua ini?”, tanya Arga heran melihat banyaknya menu makanan yang dipesan oleh Naya.


“ Yakinlah Mas. Kan aku lagi nyidam jadi kamu harus turuti. Kamu wajib tanggung jawab”, ucapa Naya bercanda sengaja mengerjai Arga.


“ Hah, kamu nyidam. Perasaan gak pernah tuh kita ngapa-ngapain cuma ciuman dan pegangan tangan aja. Kamu ngerjain Mas kan”, ucap Arga tak percaya ucapan Naya yang sedang nyidam. Naya sudah ketahuan niatnya ingin mengerjai Arga namun gagal. Dia mulai memutar otak untuk mengerjainya karena melarangnya memakan semua menu makanan itu hingga muncul sebuah ide nyeleneh. Dia akan menangis cukup keras didepan Pengunjung supaya semua orang percaya bahwa dia sedang nyidam tapi Suami nya menolak menuruti. Akhirnya Naya menjalankan ide nyelenehnya itu sambil berpura-pura menangis karena Arga menolak permintaannya.


“ Mas kok tega sih, sama calon anak kita kalo dia tau Papa nya gak mau nurutin nyidam Mama nya gimana pasti kecewa Mas hiks..hikss...hikss”, ucap Naya berpura-pura menangis supaya Semua Pengunjung percaya pada aktingnya.


“ Sayang dengarkan Papa ngomong apa. Intinya Papa dah gak sayang Kamu dan Mama. Papa jahat menolak nuruti kemauan Mama”, ucap Naya kembali berpura-pura menangis banyak Pengunjung yang melihatnya iba dan mencoba menasehati Arga sebagai Suami nya. Naya berhasil menarik simpati Pengunjung Lainnya yang iba dan kasihan melihat Naya menangis. Mereka tak tega hingga meminta Arga menuruti permintaan Naya yang berpura-pura Nyidam itu. Naya hanya bisa menahan tawa akhirnya dirinya dibolehkan makan semua menu tadi tanpa dilarang oleh Arga lagi. Naya memuji dirinya didepan Suami nya karena mampu berakting meyakinkan para Pengunjung tadi.


“ Hebatkan aktingku, cocok jadi Artis hahaha”, ucap Naya bercanda dan memuji dirinya didepan Suami nya.


“ Hebat dari Hongkong bikin kesal aja kamu”, ucap Arga menggerutu kesal kepada Naya akibat aktingnya terpaksa menuruti kemauan Naya.

__ADS_1


“ Siapa suruh melarang aku tadi rasain akibatnya”, ucap Naya meledek Arga yang berani melarangnya memakan semua menu makanannya.


“ Seterah kamu lah. Mas gak tanggung jawab kalo gak habis nanti. Mas malas menghabiskan itu semua”, ucap Arga ngambek kepada Naya. Naya yang melihat itu terenyuh hati nya tidak tega melihat Suami nya ngambek kepada dirinya itu. Awalnya dia hanya ingin mengerjai Suami nya tapi malah jadi begini sekarang Suami nya ngambek. Dia mulai memikirkan cara agar Suami nya tidak ngambek lagi kepadanya hingga dia mendapatkan sebuah ide merayu Suami dengan romantis dan menyuapi makanan kepadanya.


“ Mas Arga yang paling ganteng dan keren. Makan yuk sini aku suapin jangan ngambek lagi ah. Nanti gantengnya luntur lo”, ucap Naya merayu sambil mengusapi wajah ganteng Suami nya dengan lembut dan penuh kasih sayang.


“ Gak mau”, jawab singkat Arga menolak rayuan Naya tadi.


“ Ayo dong Mas”, ucap Naya manja supaya Arga menuruti rayuannya.


“ Suami ku yang ganteng”, ucap Naya kembali merayu Arga dengan lebih berani memegang bibirnya yang mempesona bagi Naya. Arga mulai gusar setelah Naya merayu dirinya yang sedang ngambek itu. Dia terkejut tak percaya Naya bakal merayu nya dengan lebih berani dan manis itu. Dia mencoba memejamkan mata nya takut tergoda rayuan maut Naya tadi hingga tiba-tiba tanpa izin darinya Naya mengecup bibirnya begitu lembut hal yang paling dirindukannya selama ini.


Cup..cup...cup sebuah kecupan dari Naya mendarat mulus di bibir Arga.


“ Mas makan ya”, ucap Naya lembut dan penuh perasaan membuat Arga terbius oleh perlakuan manis Naya tadi tanpa berbicara apa pun.

__ADS_1


“ A..a...a ehmm pinter aku suapin sampe habis ya”, ucap Naya menyuapi Arga. Arga hanya menuruti ucapan Naya yang terus menyuapi makanan kedalam mulutnya. Dia tidak bisa menolak perlakuan manis Naya yang seolah-olah telah membius dirinya saat itu. Dia menatap dalam kearah Naya yang mampu membuat hati nya berdebar-debar dengan kencang dan kuat akibat perlakuan romantis Naya.


__ADS_2