PESONA POLWAN CANTIK

PESONA POLWAN CANTIK
CHAPTER 21


__ADS_3

...LAMARAN HENDRA...


Hendra bersama kedua orang tua dan beberapa orang kerabat nya akan melakukan lamaran. Mereka berangkat ke Rumah Kost Bu Narsih lokasi yang dipilih keluarga nya Lisa karena Bu Narsih masih kerabat jauh Lisa. Bu Narsih akan menjadi wali untuk Lisa karena ibu nya tidak bisa datang ke Jakarta karena usianya telah uzur.  Akhirnya rombongan Hendra telah sampai di Rumah Kost Bu Narsih dan mereka disambut oleh Revi dan Tuan Wardhana selaku wali pihak perempuan.


“ Selamat datang Hendra dan keluarga, silahkan masuk”, ucap Revi mempersilahkan mereka masuk kedalam rumah.


“ Terima kasih atas sambutannya”, ucap Hendra atas sambutan yang diberikan Revi dan Tuan Wardhana.


Seluruh rombongan pun ikut masuk kedalam rumah. Hendra duduk bersebelahan dengan Pak Gumara dan Ibu Layla. Wajah Hendra terlihat sangat gugup saat itu karena dia berhadapan langsung dengan Tuan Wardhana dan Pamannya Lisa. Suasana seketika hening sesaat namun kembali cair setelah Tuan Wardhana berbicara kepada Hendra.


“ Nak Hendra apakah ananda siap menjadi suami dari saudari Lisa?”, ucap Tuan Wardhana tegas.


“ Saya siap Tuan. Saya akan berusaha menjadi suami terbaik untuk Lisa dan membimbing nya dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Say siap menerima kelebihan maupun kekurangan dari calon istri saya”, ucap Hendra lantang. Seketika seluruh rombongan kedua keluarga terkejut dengan ucapan Hendra, termasuk Lisa calon istrinya. Lisa sangat terharu pada sikap dewasa calon suami nya yang berani melamarnya didepan seluruh keluarga.


“ Baik saya mewakili wali dari Lisa. Menerima lamaran ananda dan mempersilahkan memakaikan cincin tunangannya ke tangan Lisa sebagai tanda kalian sudah terikat. Saya harap ananda bisa menjadi calon ternak untuk Lisa”, ucap Tuan Wardhana tegas dan bijaksana.


“ Saya selaku paman dari Lisa. Setuju dengan lamaran ananda dan yakin bahwa ananda layak sebagai calon suami Lisa. Untuk akadnya mungkin akan dilaksanakan 2 minggu lagi sesuai kesepakatan”, ucap Paman Lisa menyetujui lamaran Hendra.


Setelah proses lamaran yang begitu tegang, akhirnya Hendra memakaikan cincin tunangan di jari manis Lisa. Mereka malam ini telah resmi menjadi tunangan dan akan menikah 2 minggu lagi. Seusai prosesi lamaran, Naya dan Lisa ngobrol bareng sambil membahas ekpresi wajah Hendra yang teagang saat lamaran tadi. Sedang Revi mengajak Hendra ngobrol di teras Rumah Kost Bu Narsih.


“ Gue salut sama lo Ndra. Gentle melamar Lisa di depan Papa Dhana dan Paman nya Lisa. Keren pokoknya”, ucap Revi kagum ke sahabatnya itu.


“ Makasih, padahl lo tau kan gue gugup banget. Takut salah ucap gue takut banget liat kumis Tuan Dhana pas ngomong bergetar serem. Makanya nyali gue ciut pas ditatapnya”, ucap Hendra ketakutan mengingat wajah Tuan Wardhana.


“ Hahaha santai aja bro. Papa gue tuh baik gak bakal macam meskipun wajahnya sangar tapi hati nya kayak Hello Kitty. Gak usah liatin kumisnya Ndra”, ucap Revi bercanda.


“ Ya kan masih serem tau”, ucap Hendra membalas tertawaan Revi. Revi dan Hendra pun larut dalam canda tawa melepaskan ketegangan tadi. Revi sengaja membuat Hendra tertawa agar melupakan tegangnya lamaran tadi.


“ Ehhh Vi. Gimana kabar keponakan gue? Baby twins sehat kan?”, tanya Hendra.


“ Baik kok Ndra. Baby twins sehat dan mama nya sehat kok. Tapi gitu makan nya sekarang banyak banget gue jadi khawatir”, ucap Revi menjelaskan kondisi calon bayi dan mama nya. Membuat Revi sangat khawatir.

__ADS_1


“ Wajarlah Vi kan calon bayi lo kan dua, jadi Naya bakal makan nya banyak”, ucap Hendra memaklumi kekhawatiran Revi.


“ Gue mau cerita nih Ndra. Tapi lo bisa jaga rahasia kita kan. Gue gak mau Naya sampe tau”, ucap Revi mau cerita kegusarannya ke Hendra.


“ Cerita aja Vi anggap aja gue tuh pendengar setia lo”, ucap Hendra hendak mendengarkan cerita Revi.


“ Jadi gini gue lagi risih nih. Di ganggu cewek abg namanya Tiska dia terus aja ngirim makanan ke gue. Gue takut nanti Naya cemburu”, ucap Revi dengan wajah gundahnya.


“ Owhh gitu, dia masih nekat ya. Dekatin lo padahal kemarin lo dah nolak pernyataan cinta nya ke elo. Kayaknya kita harus bertindak Vi lambat laun Naya akan tau semua nya”, ucap Hendra menyarankan Revi untuk bertindak mengatasi nya.


“ Ya gue tau makanya itu gue lagi bingung. Dia dekati gue dengan gaya ala abg gitu kan risih. Gue minta tolong ke elo rahasiain masalah ini dari Naya, gue akan ambil tindakan”, ucap Revi meminta tolong ke Hendra.


“ Oke bos. Gue bakal tutup mulut kalo Naya tanya itu. Gue juga gak mau Naya dan Baby Twins kenapa-kenapa”, Hendra paham permintaan Revi. Mereka pun asik mengobrol dengan obrolan absurd mereka. Revi juga kadang mengejek Hendra yang pernah demam panggung saat acara launching kantor baru di Jepang.


Seluruh rombongan akhirnya pulang, Naya dan Revi menginap sengaja menginap disana karena masih kangen sama Bu Narsih maupun Lisa ditambah anggota baru Baby Santi. Revi memilih istirahat di kamar sang istri sedangkan Naya menemani Lisa tidur. Naya memilih tidur dengan Lisa karena setelah menikah nanti Lisa akan tinggal dengan Hendra. Mereka sangat asik mengobrol bareng sambil membahas apa saja diselengi bercanda.


“ Perut lo keliatan sedikit agar besar ya Nay”, ucap Lisa mengelus perut Naya.


“ Gak sabar nih liat mereka lahir pasti lucu kan dan mirip lo sama Revi”, ucap Lisa senang sambil terus mengusap perut Naya.


“ Ammin... tapi semoga mirip aktor dan aktris Korea kan gue suka banget nonton drakor”, ucap Naya membayangkan wajah anaknya mirip artis drakor.


“ Hahaha Naya.. naya. Lo seberapa sering nonton drakor? Sebelum tidur nonton juga ya?”, tanya Lisa kepo.


“ Dasar ratu kepo kumat penyakit nya. Hmm.. kayaknya hampir setiap hari sih sampe juga nulis novel terinspirasi dari drakor dan lumayan dapet cuan”, ucap Naya mengejek Lisa. Lisa hanya tertawa mendengar kata-kata Naya tadi.


Akhirnya Naya dan Lisa tertidur dengan pulas nya. Mereka tidur seperti anak kecil yang berantem berebut selimut dan guling. Naya yang sudah memeluk guling sengaja mengambil guling Lisa. Lisa hanya pasrah dibuatnya, kebiasaan kalo Naya tidur dengan Lisa pasti akan berantem. Meskipun dalam keadaan sama-sama tidur tapi mereka masih suka berantem.


...JERATAN PELAKOR BERBISA PART III...


Hari ini Andre sedang memanggil Farah untuk memantau kemajuan tugas yang diberikan padanya. Andre ingin mendengarnya langsung dari mulut Farah dia tidak mau ditipu. Dalam duduknya di kursi favoritnya, Andre terus memandangi foto Naya yang menurut sangatlah cantik dan mempesona dibandingkan wanita lain selama ini. Wajah Naya memang cantik dengan wajah baby face, lesung pipi nya chubby, alis lentik, bola mata hitam sempurna, dan ditambah senyumannya yang begitu manis membuat Andre sangat terpikat.

__ADS_1


Akhirnya Farah tiba di Rumah Andre, dia pun langsung masuk diantar oleh pengawal Andre. Farah terkejut melihat Andre memandangi foto Naya saat resepsi pernikahan Revi dan Naya. Andre yang mengetahui kedatangan Farah pun mempersilahkan nya duduk dikursi berhadapan langsung dengan Andre yang membuat Farah begitu gugup. Andre pun memulai obrolan mereka membahas perkembangan usaha Farah mendekati Revi.


“ Bagus Rah. Gue gak raguin kemampuan lo untuk menjerat Revi. Kayaknya bentar lagi mereka bakal perang deh”, ucap Andre puas melihat perkembangan Farah yang mendekati Revi.


“ Makasih Bos. Gue pastiin kalo mereka sebentar lagi bakal perang dan habis itu pisah. Gue bakal nempel terus agar mereka gak bakal rujuk”, ucap Farah merasa yakin atas hasil kerjanya.


“ Habis tuh lo bisa hancurin perusahaan Revi dan gerogotin duitnya sampe habis biar kapok si bocah tengil itu”, ucap Andre menambahkan perintah nya.


“ Siap Bos. Bakal gue laksanain perintah lo sampe tuntas. Lo gak usah raguin kemampuan gue”, ucap Farah yakin akan kemampuan nya.


“ Silahkan nikmati hidangan ini semua”, ucap Andre mempersilahkan Farah menikmati hidangan yang tersaji.


“ Makasih Bos”, ucap Farah berterima kasih.


Selesai pertemuan nya dengan Andre, Farah langsung menuju apartemen nya dengan senyum kemenangan. Karena sebentar lagi Revi akan jatuh dalam pelukannya. Dia membayangkan wajah Naya yang begitu benci pada Revi yang membuat nya sangat bahagia. Malam ini Farah akan tidur dengan sangat puas karena akan mendapatkan keinginannya mulai duit dari Andre maupun hati nya Revi.


Keesokan pagi nya, Farah bersiap bertemu dengan Revi membawa rantang makanan ke Kantor Revi. Dia telah merubah penampilan nya dulu agar Revi tidak akan curiga. Setiap hari Farah selalu membawakan makanan untuk Revi agar hati nya luluh sedikit demi sedikit. Farah telah sampai di Lobby Kantor Revi, dia telah membuat janji menemani Revi sarapan pagi di ruang khusus tamu VVIP. Tak perlu menunggu lama Revi pun datang menemui Farah namun kali ini Revi bersikap dingin tidak menyambutnya dengan senyuman.


“ Mas Revi aku kangen”, ucap Farah berusaha memegang tangan Revi namun ditepis oleh Revi.


“ Maaf Tiska. Kamu tidak boleh seperti itu saya telah katakan kalo kita tidak ada hubungan apa-apa. Saya mencintai istri ku Naya nama nya. Sekali lagi saya minta maaf”, ucap Revi meminta maaf tidak bisa kehadiran Farah di hidupnya.


“ Mas kok begitu. Aku sayang sama kamu bahkan aku rela melakukan apa pun untukmu. Kalo mau bukti kita bisa melakukan di hotel”, ucap Farah berpura-pura berkaca mendengar ucapan Revi.


“ Maaf Tiska, sekali lagi saya peringatkan kamu jangan dekati saya. Selama ini saya anggap kamu seperti adik ku sendiri tidak lebih. Saya akan jaga jarak denganmu dan tolong jangan ganggu kehidupan saya”, ucap Revi memperingatkan Farah untuk tidak menganggu nya.


“ Mas aku serius. Aku siap untuk menjadi yang kedua kalo Mbak Naya memberikan izin. Aku sangat mencintai mu”, Farah berpura-pura dengan suara serak dan mulai meneteskan air mata palsu.


“ Aku gak bisa Tiska. Lebih baik kamu tinggalkan saya atau gak saya akan angkat kaki dari sini. Maaf sekali lagi”, ucap Revi pergi meninggalkan Farah. Farah yang melihat sikap Revi kali ini hanya diam dan gak menyangka akan ditolak mentah-mentah oleh Revi. Dengan geram dia mengepalkan tangannya.


“ Apaan gue ditolak Revi. Sebelumnya gue gak pernah gagal dalam tugas kenapa ini gue ditolak. Apa kelebihan nya Naya sampe banyak cowok yang suka dia cantikan ya gue. Ini lagi suaminya terlalu bucin sama istrinya”, gumam Farah dalam hati dengan wajah kesalnya.

__ADS_1


__ADS_2