PESONA POLWAN CANTIK

PESONA POLWAN CANTIK
Chapter 41


__ADS_3

Kemudian, Naya keluar dari ruangan menuju tempat acara. Naya menuruni tangga dengan mengulas senyum memandangi semua orang yang tengah melihatnya. Banyak dari mereka takjub pada kecantikan Naya seperti seorang bidadari dari kayangan termasuk Arga sampai tidak bisa berkedip melihat kecantikan Naya. Hingga Naya telah sampai dibawah kemudian menuju kearah Arga yang tengah bengong. Naya yang melihat itu hanya tertawa melihat pacarnya bengong melihatnya.


“ Gimana cantikan?”, tanya Naya pada Arga dengan senyuman manisnya.


“ Kamu cantik banget Nay”, ucap Arga seakan tidak percaya Naya begitu cantik.


“ Baru nyadar Mas hahaha”, ucap Naya tertawa mendengar ucapan Arga tadi.


“ Ehh... Sekarang kamu makin cantik bagai bidadari kayangan”, ucap Arga mengeluarkan gombalan mautnya.


“ Dasar gombal tau”, ucap Naya tertawa manis.


“ Hadiahnya dah kamu terima Nay?”, tanya Arga memastikan bahwa Naya menerima hadiah darinya.


“ Udah Mas. Makasih hadiahnya cantik. Aku suka banget”, ucap Naya berterima kasih kepada Arga setelah mendapatkan hadiahnya. Arga hanya bisa terbengong melihat senyuman Naya. Arga semakin yakin kalo Naya telah menyukainya saat ini. Arga berhasil meluluhkan hati nya Naya yang sempat mati karena kehilangan Revi namun sekarang Naya berhasil move on dengan Arga. Naya tidak mengetahui bahwa Arga adalah Revi suaminya yang selama ini menghilang bukan meninggal karena kecelakaan.


Setelah berbincang sebentar, Naya menuju panggung acara didampingi oleh Tuan Wardhana. Banyak tamu undangan mengalihkan pandangan kepada Naya yang tengah berada di Panggung untuk acara intinya. Acara inti pun dimulai setelah Tuan Wardhana memberikan sepatah dua patah kata sambutan. Setelah Tuan Wardhana, giliran Naya yang memberikan kata sambutan kepada para undangan yang hadir.


“ Selamat malam. Semua nya saya Kanaya Ariska Putri selaku CEO Perusahaan Wardhana Group, mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak-ibu dalam acara malam ini. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada Tuan Wardhana dan Nyonya Nisa telah memberikan kepercayaan kepada saya menjadi penerus perusahaan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada  kedua orang tua saya yang telah hadir. Kemudian untuk kedua putri kembar saya yang cantik dan telah menjadi sumber semangat saya untuk kembali bangkit hingga jadi seperti ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada 2 orang spesial bagi saya, yaitu Alm. Revi Aditya Wardhana dan Arga Pradipta Herlambang. Mereka telah mengisi hati saya menjadi lebih sempurna dan bahagia”, kata sambutan Naya penuh haru kepada anaknya, kedua orang tua, kedua mertua nya, Alm. Revi, Arga, dan para tamu undangan.


“ Saya bersyukur dikelilingi orang-orang baik yang selalu mendukung dan peduli kepada saya”, lanjut Naya terharu melihat orang-orang tersayangnya.


“ Maaf jadi mewek disini. Tadi sebelum kesini nonton drakor dulu ehh... malah nangis disini. Yang sama seperti saya berarti satu circle”, ucap Naya melawak untuk mengalihkan suasana. Suasana begitu hening seketika riuh karena suara tawa setelah Naya melawak untuk mengalihkan perhatian. Naya senang berhasil membuat semua orang tertawa karena lawakan nya tadi. Suara tepuk tangan pun bergemuruh setelah lawakan Naya tadi, mereka sengaja memberikan penghargaan kepada Naya yang berhasil menghibur mereka.


“ Ya udah jangan berlama-lama. Kita mulai acara makan ya bapak-ibu para tamu undangan. Saya juga kebetulan dah lapar”, ucap Naya melawak lagi agar para tamu undangan tidak bosan.


Sontak semua para undangan kembali tertawa karena lawakan Naya berhasil menghibur mereka. Naya dan Tuan Wardhana pun turun dari panggung tempat acara tadi. Suara tepuk tangan dari para tamu memberikan penghargaan kepada Naya dan Tuan Wardhana atas keberhasilan acara malam ini. Naya mencari kedua putri nya yang tengah makan bersama dengan Arga. Naya tersenyum melihat kedekatan Arga dengan kedua putri nya kemudian menemui mereka bertiga yang tengah makan bersama.


“ Mona-Moni lagi makan gak ngajak Mama nih?”, tanya Naya sambil pura-pura ngambek.


“ Maaf Ma. Mona lapar nih. Terus ngajak Moni dan Om Arga makan bareng”, ucap Mona meminta maaf kepada Naya yang tidak diajak makan bersama.

__ADS_1


“ Habisnya Mama diatas panggung gak ajak Moni kan pengen nyanyi”, ucap Moni mengejek Naya.


“ Ya deh. Mama minta maaf ya sayang. Mona-Moni habis makan kita nanti ke panggung ya nyanyi bareng mau kan”, ucap Naya mengerti kalo kedua putri nya marah padanya.


“ Yes.. Kak Mona nanti kita nyany bareng Mama”, ucap Moni antusias mengajak Mona menyanyi dengan Mama nya.


“ Ya dek gak sabar nih”, ucap Mona senang ketika diajak Moni dan Mama nya nyanyi bareng nanti.


“ Om Arga boleh ikut kan?”, tanya Arga ingin ikut bernyanyi dengan Naya dan kedua putri nya.


“ Boleh Om”, jawab singkat Mona memperbolehkan Arga ikut.


“ Om nanti sama Mama nyanyi nya ya”, ucap Moni sengaja menduetkan Mama nya dengan Arga.


“ Moni kok sama Mama sih”, protes Naya pada Moni karena malu dan grogi duet dengan Arga.


“ Kan mama selalu ngajarin kalo orang nyanyi tuh gede sama yang gede terus yang kecil sama yang kecil”, ucap Moni polos membalas protes Naya.


“ Setuju banget. Nanti Mona sama Moni nyanyi berdua. Om Arga sama Mama Naya juga nyanyi bareng”, ucap Arga sengaja mengambil keputusan sendiri tanpa persetujuan Naya.


Naya tidak bisa protes hanya bisa mengikuti keinginan kedua putrinya yang telah sepakat dengan Arga tadi. Sebelumnya, Arga membuat kesepakatan dengan Si Kembar untuk mengajak Mama nya berduet bareng diatas panggung nanti. Si Kembar setuju dengan ide Arga mereka tau kalo Mama nya jago menyanyi dan suaranya merdu. Ternyata ide Arga berhasil membuat Naya tak berkutik menolak permintaan kedua putri nya.


Si Kembar bernyanyi dulu diatas panggung dengan suara yang merdu dan khas suara anak kecil. Setelah Si Kembar turun sekarang giliran Naya dan Arga yang akan menyanyi namun Naya terlihat gugup saat akan naik keatas panggung bersama Arga. Dengan yakin Arga menarik tangan Naya begitu erat hingga mereka berdua telah berdiri diatas panggung. Arga menyanyikan lagu romantis untuk Naya membuatnya kikuk salting oleh perlakuan Arga saat bernyanyi yang begitu romantis.


Banyak para tamu undangan bertepuk tangan melihat adegan romantis Arga dan Naya diatas panggung. Kebetulan Naya tau lagu itu mulai mengimbangi suara Arga dan mereka bernyanyi bersama dengan banyak gaya. Seusai menyanyi bersama diatas panggung, Arga memutuskan mengajak Naya menuju kursi dibarisan depan sambil mengobrol bareng. Akhirnya, Acara penyambutan 1 tahun Kepemimpinan Naya telah selesai dan berjalan dengan lancar.


 


...ANDRE BERAKSI KEMBALI...


Andre telah menyiapkan rencana untuk mendekati Naya lagi. Dia begitu muak melihat keromantisan Arga dan Naya pada acara kemarin malam. Dia bertekad akan benar-benar menaklukkan hati nya Naya. Bahkan dia mengutus guru dari Prancis yang paham masalah cinta maupun menaklukkan hati perempuan, seperti Naya. Selain belajar dari guru, Andre membaca novel romantis karena berpikir kalo perempuan suka nya dengan hal yang berbau romantis.

__ADS_1


Andre menghubungi Naya menggunakan telpon kantor untuk mengajaknya makan siang bareng. Naya menyetujui permintaan Andre tanpa curiga bahwa Andre merencanakan sesuatu padanya. Andre telah mengirimkan alamat Caffe yang akan dituju itu kebetulan tidak terlalu jauh dari kantor Naya. Andre tiba lebih dulu mempersiapkan sebuah makan siang romantis antara dirinya dengan Naya. Sekitar 15 menit kemudian Naya telah sampai di Caffe yang dimaksud Naya mencari meja pesanan Andre hingga akhirnya menemukannya. Namun ekspresi wajah Naya begitu terkejut disana terdapat banyak hiasan balon, bunga, kotak cokelat, dan tulisan bertuliskan nama Naya membuat Naya benar-benar bingung saat itu.


“ Kamu dah datang Nay”, ucap Andre menyapa Naya dari arah belakangnya Naya.


“ Ini maksudnya apa?”, tanya Naya langsung to the point karena masih bingung.


“ Duduk dulu Nay”, ucap Andre mempersilahkan Naya duduk di kursi.


“ Tolong jelasin”, jawab singkat Naya yang telah kesal pada Andre.


“ Owhh ini. Cuman buat hiasan aja kok Nay. Kan kita mau makan siang”, ucap Andre santai sambil memandangi wajah Naya yang kesal.


“ Ahhh... Sudahlah tadi katanya mau makan siang”, ucap Naya tidak peduli pada penjelasan Andre tadi.


“ Makin cantik aja kalo lagi marah Nay”, ucap Andre menggoda Naya.


“ Cukup kamu jangan macam-macam”, ucap Naya malas menanggapi ucapan Andre tadi.


“ Aku gak macam-macam kok. Cuman mau 1 macam aja yaitu kamu. Aku pengen menjalin hubungan dengan mu lagi Nay”, ucap Andre membalas ucapan Andre nada lembut dan penuh perasaan.


“ Terserah kamu. Kalo kamu bisa bersaing sama Mas Arga. Silahkan aja yang pasti kalo ingin dapetin hatiku kamu mampu gak ngikutin syaratku”, ucap Naya tidak peduli pada ucapan Andre dan menantang Andre.


“ Syarat apa Nay?”, ucap Andre penasaran pada syarat yang diberikan Naya.


“ Syaratnya adalah Pertama, kamu harus taklukin hati kedua putri ku dan akrab dengan mereka. Kedua, kamu coba dekati kedua mertua ku agar menyetujui hubungan kita. Ketiga, kamu harus berani meminta izin kedua orang tua ku untuk meminta anak perempuan nya menjadi pacar atau istri nya. Keempat, aku gak suka laki-laki kasar dan tidak menghargai perempuan. Kelima, aku ingin liat kamu mampu menyempurnakan ibadahmu dengan siap aku tes langsung”, ucap Naya memberikan syarat yang harus dipenuhi oleh Andre.


“ Apa gak ada kelonggaran Nay?”, tanya Andre keberatan pada syarat Naya.


“ Gak ada. Kalo gak sanggup ya udah mundur aja. Kan syaratnya juga gak terlalu berat kok”, ucap Naya tidak memberikan toleransi pada Andre apabila mau mendekati nya harus memenuhi syarat itu.


“ Coba aku pikirkan dulu”, ucap Andre bingung.

__ADS_1


“ Gini aja kamu siapkan semuanya. Kalo dah siap bilang aku. Aku serius gak main-main”, ucap Naya menghela napasnya pelan dan paham kalo Andre ragu.


Setelah makan siang bersama, Naya memutuskan kembali ke Kantor nya yang tidak terlalu jauh dari sana. Andre masih duduk terpaku di kursi nya setelah kepergian Naya, Andre merasa tak percaya atas ucapan Naya tadi menantang dirinya layak atau tidak menjadi pendamping Naya. Makan siang yang rencananya romantis itu harus gagal karena Naya memberikan beberapa syarat untuk dipenuhi oleh Andre dan bersaing dengan Arga untuk menaklukkan hati nya Naya. Andre bingung harus berbuat apa untuk menyanggupi tantangan dari Naya tadi yang menurutnya begitu berat.


__ADS_2