
Matahari mulai tenggelam menyisakan suasana hangat di sore hari. hal itu sama sekali tidak membuyarkan lamunan seorang pria yang tengah duduk di bangku taman. Taman itu terlihat jingga diterpa matahari sore. rasanya sangat hangat dan nyaman. pria itu masih setia dengan posisi duduknya yang bersandar. Memandang lurus ke depan. menatap kekosongan. tangan kanannya memegang sepucuk surat yang terlihat sudah lama.
__ADS_1
sudah dua tahun sejak kepergian Seli. Vito sama sekli belum bisa melupakannya. Dia masih duduk di bangku tempat Seli biasa melihat senja. Menunggu, berharap Seli akan menemuinya seperti janjinya 2 tahun lalu.
__ADS_1
Hari ini adalah hari terakhirnya di tempat ini. Dia sudah tamat SMA 1 tahun yang lalu dan dia sudah menganggur selama 1 tahun karena masih terus menunggu Seli yang tak pernah datang menemuinya Sesuai Janjinya.
__ADS_1
"aku masih menunggumu. tak terasa sudah 2 tahun. tapi mengapa kau tetap tidak datang menemuiku? kau bilang kita bertemu di tempat ini saat senja. ya, kau bilang begitu 2 tahun lalu. lantas dimana kau sekarang? kau membuatku menunggu terlalu lama. aku tak sanggup menunggu terlalu lama. aku membencimu. sungguh sangat membencimu dan membenci diriku yang bertindak bodoh ini. kumohon kembali. temui aku. jangan buat aku merasa tersiksa seperti ini. maafkan aku yang membuatmu kecewa. aku terlalu egois. seharusnya aku tidak memperpanjang masalah sesepele itu. aku benar benar menyesal. Aku sama sekali tidak menyadari masalah sepele itu akan membuatmu pergi meninggalkan aku. kumohon kembali. aku berjanji tidak akan mempermasalahkan hal sepele seperti itu lagi. aku minta maaf. aku memang laki laki bodoh. aku menyesal. aku tidak tau saat itu kau memiliki banyak masalah. seharusnya saat itu aku menjadi tempatmu berbagi cerita. tapi aku malah membuatmu semakin lelah dengan semua masalah itu. bahkan aku menambah masalahmu dengan mempermasalahkan hal sepele. maafkan aku. kembali lah. aku masih menunggumu. aku masih disini. masih di tempat ini. masih menunggu dan berharap suatu saat kau akan kembali. please come back. Aku akan pergi dari sini. Tapi aku akan kembali lagi. Dan saat itu kau harus datang menemuiku. Kita akan kembali bersama dan bahagia seperti dulu. Tapi, apa itu akan terjadi lagi? kuharap begitu. Aku tau aku memang belum bisa melupakan ataupun mengiklaskan mu. Dan aku juga tak tau kapan aku akan bisa melupakanmu. Semua terasa sangat perih dan sakit. Tapi aku bisa menahannya sampai kau kembali. Cepatlah kembali agar aku tak terlalu lama menunggumu. Aku sangat-sangat merindukanmu. Apa kau juga begitu?kuharap begitu. Sampai bertemu kembali di tempat ini.
__ADS_1
tanpa Ia sadari air matanya mengalir begitu saja. Dia menangis tanpa suara. menyesal, rindu, marah dan sungguh tak terjelaskan apa yang dia rasakan. sampai sekarang dia sungguh tidak bisa menerima bahwa kekasihnya yang sangat Ia cintai telah pergi. Pergi untuk selamanya dan tak akan pernah kembali. Ia tidak bisa menerima dan tidak akan pernah bisa menerima itu. Ia masih setia menunggu dan percaya suatu saat Ia akan bertemu kembali dengan kekasihnya. Ia percaya suatu saat Kekasihnya akan kembali kepadanya.
__ADS_1