
awalnya aku pikir itu adalah rendy karna yg selama ini aku lihat adalah rendy tp sekarang aku tidak melihat rendy dan aku sangat terkejut aku malah melihat reno
setelah bermain dan berbincang banyak seharian dengan reno akhirnya aku(syifa) pulang dengan sangat bahagia aku bernyanyi nyanyi kecil di dalam mobil aku melupakan apa yg terjadi sebelumnya
tiba tiba pesan masuk dari nomr tak ku kenal
nomor tak dikenal
"hy udah sampek rumah" tulisnya
awalnya aku gak merespon karna aku pikir nomor salah sambung tp satu pesan masuk lagi
nomor tak dikenal
"gue reno" tulisnya
"ternyata dia masih sama ya" gumamku
"dasar reno emang gak pernah berubah kpn tu anak bisa berubah ya " sambungku lagi
"tp tunggu dari mana dia dpt nomor aku" gumamku
syifa:"dari mana lo dapt nomor gue"
reno:kayak gak tau gue aja lo
syifa:dasar lo ya emang gk pernah berubah
reno:ngapain berubah gue orang baik jadi gak perlu yg harus gue ubah
syifa:pd banget lo
reno:emang gak boleh dari pada gue muji lo mendingan gue muji diri gue sendiri
syifa:terserah lo deh
reno:oh ya kapan kita ketemuan lagi ni
syifa:liat dulu males gue ketemu ama lo
reno: ya allah lo ya
syifa: iya kapan kapan ya tp gue gak janji
reno: terserah lo deh tp kalau bisa kabarin gue ya
syifa: iya bawel
reno adalah temanku di smp dulu dia memang anak yg sangat cuek dengan orang di sekelilingnya tp kalau orang udah kenal sama dia jangan kaget dia bisa lebih gila walaupun begitu dia adalah pria yg sangat baik pintar dan juga sangat tampan dia memiliki tubuh yg sangat atletis dia tinggi dan juga sangat pandai dalam pelajaran olahraga dan juga bela diri banyak sekali cewek yg mengejarnya tp sayang tidak ada satu pun yg menarik perhatiannya entah apa yg terjadi sama dia hingga dia seperti itu hanya dia yg tau karna dia tidak penah menceritakan pd siapa pun walaupun sahabat terdekatnya sekalipun
__ADS_1
hari ini aku agak terlambat pulang karna terjebak macet
"ah sial knp harus macet sih " gumamku
setelah beberapa lama akhirnya aku sampai dirumah tp saat aku baru masuk gerbang aku sangat terkejut karna aku melihat mobil mama sudah ada di rumah
"itu kan mobil mama " tanyaku pd diri sendiri karna aku heran saja knp mobil mamanya sudah ada di rumah jam segini
"ternyata mobil papa juga ada" sambungku yg melihat ternyata ada mobil papa juga di sana
"ada apa ya apa yg terjadi" gumamku saat ingin memarkirkan mobil
"assalamualaikum " ujarku saat memasuki rumah
"waalaikum salam knp pulangnya telat non " tanya bibi
"ketemu teman tadi bi dan kebiasaan jakarta bi" jawabku
"macet maksudnya non" tanya bibi sambil tersenyum
"apalagi bi kalau bukan macet" jawabku lagi
"bi mama sama papa udah pulang ya" tanya ku
"udah non " jabwbnya
"iya non" jwb bibi
sesaat sesudah aku membersihkan diri aku ingin istirahat tp ketukan pintu membuat aku bangun lagi
"siapa " tanya ku
"maaf non ini bibi " jwbnya
"iya bi ada apa " tnya ku yg masih ada di dlm kamar
"non dipanggil sama mama papa non" jwbnya lagi
aku langsung bangun dari atas ranjang dan membukakan pintu
"buat apa bi mama sama papa nyari aku" tanya ku sudah keluar kamar
"gak tau non "jwb bibi
" yaudah bi bentar lagi aku turun" memberi tau bibi
" iya non kalau gitu bibi pergi dulu ya"jwb bibi
"iya bi "
__ADS_1
aku masuk ke kamar sebentar dan langsung turun ke bawah aku lihat mama sama papa udah ada di ruang keluarga aku langsung menghampirinya
aku melihat tidak ada laptop sama berkas berkas kerja papa atau pun mama disana
"sepertinya serius " batinku
" mama papa " panggilku
" ya sayang "jwb mama
" ada apa mama sama papa panggil aku" tanya ku
"emang gak boleh mama panggil sama anak mama" ujarnya cemberut yg di buat buat
"bukan gitu ma " jwb ku
"sebenarnya mama sama papa ingin membicarakan sesuatu sana kamu" ucap mama dengan muka serius
"bicara apa ma " tanya ku karna tak seperti biasanya mereka seperti ini
aku melihat mama sama papa saling pandang saat aku bertanya seperti itu
"mama sama papa sebenarnya....." kini papa yg bicara
"bicara apa pa bicara apa ngomong aja" tuturku
"tp kamu jangan marah ya " jwbnya
"iya pa pengen ngomong apa ngomong aja " ujarku meyakinkan mereka
"sebenarnya papa sama mama ingin menjodohkan kamu sama anak teman papa" ungkapan papa yg membuat aku syok dan membuat mata ku berkaca kaca
"tp pa aku masih sekolah " jwbku sambil berkaca kaca
"papa tau sayang bukan sekarang kok sekarang kamu kenalan aja dulu papa juga gak maksa kamu buat terima kok tp papa berharap kamu mau ya dia anak yang baik kok dia juga satu sekolah sama kamu besok malam dia datng kesini untuk makan malam mungkin aja kamu kenal sama dia " ucap papa
"iya pa yaudah aku kembali ke kamar dulu ya " ujarku sambil meninggalkan papa sama mama
"iya sayang kamu istirahat aja mama sama papa juga mau ke kamar " ucapnya
ketika aku sampai di kamar aku langsung mengunci pintu dan menjatuhkan diri
nangis tanpa suara itulah yg aku lakukan
"knp jadi begini sih " ucapku sambil nangis sesugukan
semalaman aku hanya bisa menangis dan menagis saja aku gak bisa berbuat apa apa aku hanya bisa pasrah dengan keinginan papa sama mama aku ingin sekali menolak tp melihat kedua orang tuaku bahagia dan berharap atas perjodohan ini aku gak tega mengatakan ini semua lada mereka
Maaf ya author lama update nya lagi sibuk soalnya tp jangn lupa like and coment ya
__ADS_1